Perahu Berisi 20 Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Pengelola Dinilai Melanggar Prokes

Kompas.com - 15/05/2021, 18:54 WIB
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi kejadian perahu terbalik, Sabtu (15/5/2021). Dok. Polda JatengKapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi kejadian perahu terbalik, Sabtu (15/5/2021).

SEMARANG, KOMPAS.com - Perahu yang mengangkut puluhan wisatawan di Waduk Kedung Ombo, Kecamatan Kemusuk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan pada Sabtu (15/5/2021), sekitar pukul 12.15 WIB.

Perahu wisata yang mengangkut 20 penumpang itu terguling hingga menyebabkan seluruh penumpang tenggelam.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menyebut, 11 orang ditemukan selamat, sementara 9 orang masih dalam proses pencarian.

Baca juga: Detik-detik Perahu Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Gegara Selfie di Depan Kapal

"Kesembilan orang penumpang tersebut masih dilakukan pencarian oleh jajaran kepolisian Polres Boyolali dan Polda Jateng dan ini masih kita lakukan pencarian korban tersebut," kata Iskandar kepada wartawan, Sabtu.

Iskandar menjelaskan, para wisatawan tersebut melakukan swafoto di atas perahu, sehingga perahu tidak kuat menampung beban muatan.

"Setelah berputar-putar, kemudian mereka melakukan swafoto di atas perahu. Karena perahu tidak kuat, akhirnya perahu tersebut terbalik, semua penumpang tercebur ke dalam air," ucap Iskandar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Detik-detik Perahu Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Gegara Selfie di Depan Kapal

Adapun 9 orang yang hilang dan tenggelam yaitu Siti Mukaromah, Wilda, Niken Safitri, Tituk Mulyani, Ana, Zamzam, Jalal, Jalil dan Desti.

Sedangkan 11 orang korban selamat adalah Alya, Mustakim, Suswanti, Laras, Supriyadi, Andre, Khoirunisia, Rifki Edi, Andi, Adi dan Tinuk.

Iskandar mengatakan, setelah insiden tersebut, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi memerintahkan kepada pengelola pariwisata Kedung Ombo untuk menutup lokasi wisata.

Sebab, obyek wisata tersebut dinilai tidak menerapkan protokol kesehatan dan prosedur keselamatan, serta kapasitas pengunjung melebihi kapasitas yang ditentukan.

"Kapolda Jateng perintahkan tutup lokasi wisata Kedung Ombo mulai hari ini juga, karena tidak mematuhi prokes dan melanggar kapasitas pengunjung yang ditentukan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batuk dan Flu Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit, Ini Kronologi 35 Warga di Satu RT Positif Covid-19

Batuk dan Flu Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit, Ini Kronologi 35 Warga di Satu RT Positif Covid-19

Regional
Ditangkap di NTT, WNA Australia Mengaku Gunakan Narkoba untuk Ini

Ditangkap di NTT, WNA Australia Mengaku Gunakan Narkoba untuk Ini

Regional
Gubernur NTT Tegur Bupati Alor Usai Video Viral, Berpesan agar Minta Maaf kepada Risma

Gubernur NTT Tegur Bupati Alor Usai Video Viral, Berpesan agar Minta Maaf kepada Risma

Regional
Beredar Kabar Ada Temuan Covid-19 Varian Delta, Ini Kata Dinkes Salatiga

Beredar Kabar Ada Temuan Covid-19 Varian Delta, Ini Kata Dinkes Salatiga

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Wonogiri Tolak Kunjungan Kerja dari Luar Daerah

Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Wonogiri Tolak Kunjungan Kerja dari Luar Daerah

Regional
Predator Seksual di Buton Selatan Ditangkap, 21 Anak Jadi Korban

Predator Seksual di Buton Selatan Ditangkap, 21 Anak Jadi Korban

Regional
Diduga Buang Janin, Sepasang Kekasih di Brebes Ditangkap Polisi

Diduga Buang Janin, Sepasang Kekasih di Brebes Ditangkap Polisi

Regional
4 Polisi Dilarikan ke RS Usai Santap Bakso, Pemilik Bantah Dagangannya Disebut Mengandung Bahan Berbahaya

4 Polisi Dilarikan ke RS Usai Santap Bakso, Pemilik Bantah Dagangannya Disebut Mengandung Bahan Berbahaya

Regional
Warga Kudus Terinfeksi Virus Corona Varian Delta Bertambah Jadi 62 Orang, Pemkab Masih Lacak Identitas

Warga Kudus Terinfeksi Virus Corona Varian Delta Bertambah Jadi 62 Orang, Pemkab Masih Lacak Identitas

Regional
Bupati Blora Perintahkan Direktur Rumah Sakit Buka Lowongan Nakes Covid-19

Bupati Blora Perintahkan Direktur Rumah Sakit Buka Lowongan Nakes Covid-19

Regional
Pasien Covid-19 Varian India di Jatim Bertambah 5 Orang, Terjaring di Pos Penyekatan Suramadu

Pasien Covid-19 Varian India di Jatim Bertambah 5 Orang, Terjaring di Pos Penyekatan Suramadu

Regional
60 Kg Sabu-sabu dan 2.000 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan, Seorang Nelayan dan IRT Diamankan Polisi

60 Kg Sabu-sabu dan 2.000 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan, Seorang Nelayan dan IRT Diamankan Polisi

Regional
Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Regional
Buntut Video Bupati Alor Marahi Risma, Gubernur NTT Beri Teguran Keras

Buntut Video Bupati Alor Marahi Risma, Gubernur NTT Beri Teguran Keras

Regional
6 Anggota TNI AL Aniaya Warga Sipil hingga Tewas, Danpuspomal: Maksimal 10 Tahun Penjara dan Dipecat

6 Anggota TNI AL Aniaya Warga Sipil hingga Tewas, Danpuspomal: Maksimal 10 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X