Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Kompas.com - 15/05/2021, 07:02 WIB
Bupati Bener Meriah, Sarkawi KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPBupati Bener Meriah, Sarkawi

BENER MERIAH, KOMPAS.com - Bupati Bener Meriah, Aceh, Sarkawi, didiagnosa mengalami pecah pembuluh darah pada bagian kepala.

Akibatnya, orang nomor satu di Bener Meriah itu mengalami stroke dan tidak dapat menggerakkan bagian tubuh sebelah kanan.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bener Meriah, Ilham Abdi, dalam siaran pers yang dilakukan secara virtual, Jumat (14/5/2021).

"Selesai melaksanakan patroli malam dalam rangka menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah, Kamis 13 Mei 2021 sekitar pukul 00.00 WIB, Abuya merasa kurang fit dan disarankan istirahat oleh Wakil Bupati Bener Meriah, Pak Dailami," jelas Ilham Abdi.

Baca juga: Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Atas saran beberapa pejabat yang hadir, Sarkawi diminta untuk pulang dan beristirahat di rumah.

Namun kondisi Sarkawi kian menurun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setibanya di rumah dan beristirahat, Abuya merasa kondisinya semakin menurun, dan sekitar pukul 02.00 WIB, Pak Bupati merasa bagian tubuhnya mengalami kebas," lanjut Ilham.

Sarkawi kemudian langsung menjalani pemeriksaan awal pada Kamis pagi, dan selanjutnya dipersiapkan untuk menjalani pengobatan ke Medan, Sumatera Utara.

"Sekitar Pukul 09.00 WIB, setelah menjalani pemeriksaan awal, pihak keluarga bersama dengan Wakil Bupati Bener Meriah, dan Sekda memutuskan untuk membawa Sarkawi ke Medan untuk mendapat perawatan yang intensif," ucap Ilham.

Sarkawi kemudian dilarikan ke Medan menggunakan jasa ambulans milik Public Safety Center (PSC) 119 sekitar Pukul 11.00 WIB.

Sarkawi rencananya akan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Columbia Asia.

Setibanya di Medan, Sarkawi langsung mengikuti rangkaian pemeriksaan, diawali dengan pemeriksaan ct scan, jantung, dan sebagainya.

"Tim Dokter RS Columbia Asia Medan mendiagnosa Abuya Sarkawi mengalami pecah pembuluh darah," terang Ilham.

Baca juga: Dinasihati Ulama, Sarkawi Pikir-pikir untuk Mundur sebagai Bupati Bener Meriah

Sarkawi dirawat di Ruang HCU RS Columbia Asia Medan dan akan menjalani observasi.

Hasil ct scan akan diserahkan Pemkab Bener Meriah kepada Mendagri melalui Gubernur Aceh, Sabtu (25/5/2021).

Selanjutnya posisi Sarkawi sebagai Bupati Bener Meriah akan berjalan sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

"Prosesnya kita laporkan kabar terkini kepada Mendagri melalui Gubernur Aceh, selanjutnya kita menunggu petunjuk dari Gubernur Aceh setelah ct scan kondisi Abuya diterima oleh Pemerintah Aceh," sebutnya.

Sarkawi yang juga kader Partai Kebangkitan Bangsa pernah mengeluhkan sakit pada bagian syaraf pada tahun lalu, dan mengumumkan rencana pengunduran dirinya.

Namun dengan berbagai pertimbangan, Sarkawi masih melanjutkan kepemimpinannya sebagai kepala daerah.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X