ASN Nekat Mudik Lebaran, Bupati Magetan: Saya Suruh Segera Pensiun, daripada Saya Berhentikan

Kompas.com - 13/05/2021, 12:35 WIB
Bupati Magetan Suprawoto akan mengambil tindakan tegas ASN yang nekat melanggar aturan laranagn mudik. Bagi ASN yang ketahuan mudik dipeslahkan membuat surat pernyataan mengundurkan diri. KOMPAS.COM/SUKOCOBupati Magetan Suprawoto akan mengambil tindakan tegas ASN yang nekat melanggar aturan laranagn mudik. Bagi ASN yang ketahuan mudik dipeslahkan membuat surat pernyataan mengundurkan diri.

MAGETAN, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Magetan bertindak tegas terhadap ASN yang nekat melanggar aturan larangan mudik di Hari Raya Idul Fitri.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, bagi ASN yang nekat melangar mudik maka dipersilakan untuk mengajukan surat pensiun dini.

"Saya bilang suruh segera pensiun, mumpung usianya masih dapat pensiun daripada saya berhentikan,” ujar Suprawoto, di Pendopo Surya Graha, Kamis (13/05/2021).

Suprawoto menambahkan, dia tidak akan menunggu lama untuk menerapkan kebijakan terhadap ASN yang nekat melanggar aturan larangan mudik.

Baca juga: Detik-detik Ledakan Petasan yang Tewaskan 3 Orang, Tubuh Bergelimpangan, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

 

“Saya tidak ambil terlalu lama bagi ASN yang melanggar. Sankisnya sudah jelas, arahan Menpan sudah jelas,” imbuh dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suprawoto juga memastikan tidak akan melaksanakan open house pada Lebaran tahun ini.

Dia juga meminta ASN untuk tetap siaga dan memastikan jika kantor SKPD yang terkait pelayanan masyarakat juga akan tetap melayani masyarakat seperti hari biasanya.

"ASN tidak boleh mudik, tidak boleh cuti, tetap stay di bidang masing-masing, apalagi OPD yang punya tugas dengan pelayanan. Jadi, nanti playanan tetap akan buka,” kata dia.

Baca juga: Takut Disuruh Putar Balik, 4 Pemudik Ini Lewati Sungai, Nahas Perahunya Malah Terbalik

Untuk melihat kesiapan ASN di hari raya Idul Fitri, dia mengaku akan menggelar rapat mendadak.

“Mungkin saya akan rapat di hari raya,” ucap dia.

Sebelumnya, Bupati Magetan Suprawoto memastikan 4.000 lebih RT di Magetan dalam zona hijau sehingga pemerintah daerah mengizinkan shalat Id berjemaah dengan menerapkan protokol kesehatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Regional
Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Regional
Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Regional
Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Regional
Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Regional
Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Regional
Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Regional
Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Regional
Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Regional
Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Regional
Sepanjang Juni 2021, 23 Jenazah di Sleman Dimakamkan dengan Prokes Covid-19

Sepanjang Juni 2021, 23 Jenazah di Sleman Dimakamkan dengan Prokes Covid-19

Regional
Gali Pasir Timah pada Malam Hari, 6 Penambang Tertimbun Longsor

Gali Pasir Timah pada Malam Hari, 6 Penambang Tertimbun Longsor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X