"Selama 33 Tahun Bertugas, Tak Pernah Ada Kapolda Bernama Endang Bachtiar"

Kompas.com - 13/05/2021, 07:55 WIB
Ilustrasi penangkapan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan.

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang pria melakukan pungutan liar terhadap pedagang bakso bakar di dekat SPBU di Jalan H Anif, Medan, Sumatera Utara.

Aksi pemalakan itu direkam dan menjadi viral di media sosial Instagram.

Sebab, dalam video itu pelaku menyebut dirinya sudah minta izin dari Kapolda bernama Endang Bachtiar.

Saat dikonfirmasi, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menegaskan bahwa tidak pernah ada Kapolda bernama Endang Bachtiar di Sumut.

Baca juga: Penumpang Bus Kompak Gunakan Seragam Karyawan, Ternyata Modus Pemudik

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, selama 33 tahun bertugas di Polda Sumut, dia tidak pernah merasa ada Kapolda yang bernama Endang Bachtiar.

"Mana pernah ada Kapolda Endang Bachtiar. Ndak ada. Selama saya di sini, sudah saya bertugas 33 tahun, tak pernah ada Kapolda yang bernama itu," kata Nainggolan saat dikonfirmasi, Rabu (12/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, pelaku pemerasan hanya mencatut polisi untuk melakukan aksi pungutan liar.

"Kita harapkan ada yang melaporkan. Siapa yang rugi, siapa korbannya kemudian siapa pelakunya, akan kita proses itu. Dilaporkan saja lah ke Polres," kata Nainggolan.

Baca juga: Dugaan Penyebab Seorang Mahasiswi Bunuh Diri Terungkap dari Pesan WhatsApp

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.

Dia menegaskan bahwa tidak ada Kapolda Sumut yang bernama Endang Bachtiar.

"Tidak ada itu. Tak ada Kapolda kita namanya itu (Endang Bachtiar)," kata Hadi saat dihubungi.

Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu mengatakan, pihaknya langsung memberikan respons cepat untuk menangani kasus tersebut.

Ada dua pelaku yang sudah ditangkap pada Selasa (11/5/2021).

Pihaknya juga sudah memanggil korban.

Selanjutnya, pelaku meminta maaf kepada korban.

Kasus ini kemudian tidak dilanjutkan setelah korban tidak membuat laporan dan pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Mereka tidak ada yang mau melaporkan ini. Jadi pelaku bikin pernyataan tidak akan mengulangi kejahatan itu lagi. Dengan begitu, mudah-mudahan tidak terjadi seperti itu lagi," kata Janpiter.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Penderita TBC Ditolak 4 RS gara-gara Stok Oksigen Kosong, Wali Kota Bantah Ada Penolakan

Penderita TBC Ditolak 4 RS gara-gara Stok Oksigen Kosong, Wali Kota Bantah Ada Penolakan

Regional
Puncak Kemarau, Embun Upas Muncul di Kawasan Semeru dan Bromo

Puncak Kemarau, Embun Upas Muncul di Kawasan Semeru dan Bromo

Regional
Cegah Perampasan Jenazah Pasien Covid-19, Polisi Jaga Sejumlah Rumah Sakit di NTT

Cegah Perampasan Jenazah Pasien Covid-19, Polisi Jaga Sejumlah Rumah Sakit di NTT

Regional
Mantan Atlet Tinju Bone Ditemukan Tewas di Kolong Jembatan, Polisi: Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Mantan Atlet Tinju Bone Ditemukan Tewas di Kolong Jembatan, Polisi: Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Regional
Marak Penipuan Modus Tawarkan Plasma Konvalesen, Polisi Turun Tangan

Marak Penipuan Modus Tawarkan Plasma Konvalesen, Polisi Turun Tangan

Regional
Kota Blitar Mulai Pindahkan Warga Isoman di Rumah ke Pusat Isolasi

Kota Blitar Mulai Pindahkan Warga Isoman di Rumah ke Pusat Isolasi

Regional
Gubernur Edy: Kalau Banyak Kena Covid-19, Orang Sumut Tak Makan Nanti

Gubernur Edy: Kalau Banyak Kena Covid-19, Orang Sumut Tak Makan Nanti

Regional
31 Penumpang Kapal di Pelabuhan Baubau Gunakan Surat Vaksin dan Antigen Palsu

31 Penumpang Kapal di Pelabuhan Baubau Gunakan Surat Vaksin dan Antigen Palsu

Regional
Pasien Covid-19 Dikenakan Tarif oleh Puskesmas, Bupati Trenggalek Minta Maaf

Pasien Covid-19 Dikenakan Tarif oleh Puskesmas, Bupati Trenggalek Minta Maaf

Regional
Pelaku Pariwisata di Banyumas Banting Setir Jualan Es Kelapa Muda untuk Bertahan Hidup

Pelaku Pariwisata di Banyumas Banting Setir Jualan Es Kelapa Muda untuk Bertahan Hidup

Regional
Haru, Bocah 13 Tahun Pakai APD Kumandangkan Azan di Pusara Sang Ibu, Ayah Juga Meninggal karena Covid-19

Haru, Bocah 13 Tahun Pakai APD Kumandangkan Azan di Pusara Sang Ibu, Ayah Juga Meninggal karena Covid-19

Regional
Pesilat Tewas Saat Latihan, 4 Pelatih Jadi Tersangka, 2 Orang Masih di Bawah Umur

Pesilat Tewas Saat Latihan, 4 Pelatih Jadi Tersangka, 2 Orang Masih di Bawah Umur

Regional
Cerita SS, dari Malaysia Menyelinap di Rusunawa di Nunukan untuk Temui Sang Istri yang Dideportasi

Cerita SS, dari Malaysia Menyelinap di Rusunawa di Nunukan untuk Temui Sang Istri yang Dideportasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Warkop Korban Penganiayaan Satpol PP Ditutup | Anggota DPRD Menembok Pintu Rumah Tahfiz

[POPULER NUSANTARA] Warkop Korban Penganiayaan Satpol PP Ditutup | Anggota DPRD Menembok Pintu Rumah Tahfiz

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X