Penghuni Tertidur Saat Masak Ketupat Lebaran, Sebuah Rumah Terbakar

Kompas.com - 13/05/2021, 06:13 WIB
Petugas berusaha memadamkan sisa percikan api dalam peristiwa kebakaran yang melanda rumah warga di Kota Tegal, Jawa Tengah akibat memasak ketupat dengan kayu bakar yang ditinggal tidur, Rabu (12/5/2021) malam. Tresno Setiadi/kompas.comPetugas berusaha memadamkan sisa percikan api dalam peristiwa kebakaran yang melanda rumah warga di Kota Tegal, Jawa Tengah akibat memasak ketupat dengan kayu bakar yang ditinggal tidur, Rabu (12/5/2021) malam.


TEGAL, KOMPAS.com - Sebuah rumah di Kota Tegal, Jawa Tengah, terbakar pada Rabu (12/5/2021), sekitar pukul 23.30 WIB.

Kebakaran dipicu percikan api tungku berbahan bakar kayu yang sedang digunakan untuk memasak ketupat Lebaran.

Kepala Bidang Linmas dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Budi Santosa mengatakan, saat proses menunggu ketupat matang, pemilik rumah yang berada di Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, justru tertidur.

Baca juga: Warga 82 RW Zona Merah di Jakarta Diminta Shalat Id di Rumah, Ini Daftarnya

"Dipicu api saat memasak ketupat di dapur memakai tungku, namun ditinggal tidur. Diketahui nyala api sekitar pukul 23.30 WIB," kata Budi kepada Kompas.com, Kamis (13/5/2021).

Tidak ada korban jiwa, karena pemilik rumah akhirnya terbangun dan menyelamatkan diri keluar rumah.

Seketika pemilik rumah berteriak meminta tolong hingga mengundang warga berdatangan, termasuk sejumlah warga yang sedang menggelar takbiran di masjid terdekat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petugas damkar yang datang tak lama kemudian langsung berusaha memadamkan api dengan dua unit mobil pemadam.

Baca juga: Ruko 2 Lantai di Medan Terbakar, 23 Orang Terluka

Pemadaman membutuhkan waktu selama 2 jam.

"Pada sekitar pukul 01.15 WIB, api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun rumah bagian belakang tepatnya di dapur terbakar habis," kata Budi.

Budi mengingatkan warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan.

Kelalaian tidak hanya bisa merugikan harta benda, tapi juga nyawa manusia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Alami Lesu, Tujuh ASN Positif Covid-19, Ini Ceritanya

Sempat Alami Lesu, Tujuh ASN Positif Covid-19, Ini Ceritanya

Regional
Predator Seksual Anak Ditangkap, Korbannya 19 Orang

Predator Seksual Anak Ditangkap, Korbannya 19 Orang

Regional
Disdikbud Lampung Perbolehkan Gelar Sekolah Tatap Muka, Ini Syaratnya

Disdikbud Lampung Perbolehkan Gelar Sekolah Tatap Muka, Ini Syaratnya

Regional
Gelapkan Dana PBB 3.000 Warga Selama 7 Tahun, Kades di Luwu Ditahan Kejari

Gelapkan Dana PBB 3.000 Warga Selama 7 Tahun, Kades di Luwu Ditahan Kejari

Regional
Detik-detik Bocah 5 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin Saat Bercanda dengan Temannya

Detik-detik Bocah 5 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin Saat Bercanda dengan Temannya

Regional
Kamis Malam, Gunung Merapi Luncurkan 2 Kali Awan Panas Guguran

Kamis Malam, Gunung Merapi Luncurkan 2 Kali Awan Panas Guguran

Regional
Situs Web PPDB Banten Eror, Anggota DPRD: Kesalahan Setiap Tahun

Situs Web PPDB Banten Eror, Anggota DPRD: Kesalahan Setiap Tahun

Regional
Puluhan Santri di Bantul Positif Covid-19, Seratusan Lainnya Dikarantina dan Kekurangan Logistik

Puluhan Santri di Bantul Positif Covid-19, Seratusan Lainnya Dikarantina dan Kekurangan Logistik

Regional
Kasus Covid-19 di Ende Meningkat, Wisata Danau Kelimutu Ditutup Sementara

Kasus Covid-19 di Ende Meningkat, Wisata Danau Kelimutu Ditutup Sementara

Regional
Soal Video Viral Perawat Dianiaya Keluarga Pasien, Ini Penjelasan Kepala Puskesmas

Soal Video Viral Perawat Dianiaya Keluarga Pasien, Ini Penjelasan Kepala Puskesmas

Regional
Kerap Berpergian ke Luar Kota, 7 ASN Cianjur Positif Covid-19

Kerap Berpergian ke Luar Kota, 7 ASN Cianjur Positif Covid-19

Regional
Bikin Video Menghina Polisi dan Banser, Seorang Pemuda Ditangkap

Bikin Video Menghina Polisi dan Banser, Seorang Pemuda Ditangkap

Regional
Work From Bali Disebut Jadi Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Kata Sandiaga Uno

Work From Bali Disebut Jadi Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Kata Sandiaga Uno

Regional
Perawat yang Dipukul Keluarga Pasien Covid-19 Alami Luka Memar, Wabup Garut: Tak Boleh Terulang Lagi

Perawat yang Dipukul Keluarga Pasien Covid-19 Alami Luka Memar, Wabup Garut: Tak Boleh Terulang Lagi

Regional
Sebuah Yayasan Pendidikan di Bandung Diduga Lakukan Penistaan Agama, Ini Kata Polisi

Sebuah Yayasan Pendidikan di Bandung Diduga Lakukan Penistaan Agama, Ini Kata Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X