Detik-detik 23 Orang Terluka Saat Kebakaran Ruko di Medan, Ada Ledakan dan Api Langsung Menyambar

Kompas.com - 12/05/2021, 16:41 WIB
Kebakaran ruko dua lantai di Jalan KL Yos Sudarso, Kecematan Medan Labuhan, Kota Medan, Rabu pagi menyebabkan sedikitnya 23 orang mengalami luka bakar. (KOMPAS.com/istimewa) KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALIKebakaran ruko dua lantai di Jalan KL Yos Sudarso, Kecematan Medan Labuhan, Kota Medan, Rabu pagi menyebabkan sedikitnya 23 orang mengalami luka bakar. (KOMPAS.com/istimewa)

KOMPAS.com - Sebanyak 23 orang termasuk petugas pemadam kebakaran di Kota Medan terluka saat memadamkan api di sebuah rumah toko (ruko) di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (12/5/2021) pagi.

Pasalnya, saat pemadaman berlangsung, ledakan terjadi dari dalam ruko.

"Jadi ada lidah api yang menyambar, membakar pasukan kita dan masyarakat. Saat itu memang posisi sedang memadamkan api," kata Kepala Dinas Pencegahan dan Pemadam Kota Medan, Albon Sidauruk.

Baca juga: Kenang Anaknya yang Tewas Akibat Sate Beracun, Bandiman: Cita-citanya Pemadam Kebakaran

Akibat ledakan itu, menurut Albon, tiga orang petugas mengalami luka bakar, satu orang di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pirngadi Medan.

Lalu, ada ada 20 warga yang terluka dan dirawat di Rumah Sakit Delima di Medan Labuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari warga, ada dua orang yang mengalami luka bakar di atas 70 persen.

"Kalau anggota damkar tak terlalu serius. Yang serius itu dua orang masyarakat yang di atas 70 persen," katanya.

Baca juga: Ledakan di Ruko Terbakar di Medan, 23 Warga dan Petugas Damkar Luka Bakar

 

Masih ditelusuri

Kebakaran ruko dua lantai di Jalan KL Yos Sudarso, Kecematan Medan Labuhan, Kota Medan, Rabu pagi menyebabkan sedikitnya 23 orang mengalami luka bakar. (KOMPAS.com/istimewa)KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALI Kebakaran ruko dua lantai di Jalan KL Yos Sudarso, Kecematan Medan Labuhan, Kota Medan, Rabu pagi menyebabkan sedikitnya 23 orang mengalami luka bakar. (KOMPAS.com/istimewa)

Menurut Albon, sumber ledakan diduga dari bahan-bahan yang ada di dalam ruko, yaitu bahan bakar minyak (BBM) dan bahan kimia yang mudah terbakar atau gas.

Namun demikian, dirinya masih belum bisa memastikan dan akan diselidiki lebih lanjut.

"Kami belum bisa informasikan karena lebih tepatnya dari Labfor, yang meledak apa. Dugaan kami ada bahan yang mudah terbakar, seperti BBM atau gas," katanya.

Baca juga: Kebakaran Terjadi di Medan Belawan, 10 Rumah Ludes Terbakar

(Penulis: Kontributor Medan, Dewantoro | Editor: Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Kepala Daerah Harus Melek Digital, Jangan Hanya Anak Buahnya

Ridwan Kamil: Kepala Daerah Harus Melek Digital, Jangan Hanya Anak Buahnya

Regional
Terdampak PPKM, Pedagang Pasar Matawai Sumba Timur: Saya Menangis Setiap Sore...

Terdampak PPKM, Pedagang Pasar Matawai Sumba Timur: Saya Menangis Setiap Sore...

Regional
Kota Tasikmalaya Gelar Vaksinasi Anak di Mal, Ini Alasannya

Kota Tasikmalaya Gelar Vaksinasi Anak di Mal, Ini Alasannya

Regional
Baliho Puan Maharani Kembali Jadi Sasaran Aksi Vandalisme, Dicoret dan Ditulisi Kata-kata Kotor

Baliho Puan Maharani Kembali Jadi Sasaran Aksi Vandalisme, Dicoret dan Ditulisi Kata-kata Kotor

Regional
Berikan Bantuan Sembako, Wali Kota Salatiga : Jika Ada yang Menunda Laporkan Saya

Berikan Bantuan Sembako, Wali Kota Salatiga : Jika Ada yang Menunda Laporkan Saya

Regional
Viral, Banner 'Merdeka Promo PPKM Beli Satu Gratis Satu Kecuali Presiden', Ini Penjelasan Pemilik Kedai

Viral, Banner "Merdeka Promo PPKM Beli Satu Gratis Satu Kecuali Presiden", Ini Penjelasan Pemilik Kedai

Regional
Satpol PP Bubarkan Aktivitas Belajar Tatap Muka di Sikka, Ini Penjelasan Bupati

Satpol PP Bubarkan Aktivitas Belajar Tatap Muka di Sikka, Ini Penjelasan Bupati

Regional
'Yang Isoman Dijagain Sampai Sembuh, Jangan Sampai Berkeliaran'

"Yang Isoman Dijagain Sampai Sembuh, Jangan Sampai Berkeliaran"

Regional
PPKM Level 4 di Kabupaten Bogor, Ada 5 Perubahan Aturan

PPKM Level 4 di Kabupaten Bogor, Ada 5 Perubahan Aturan

Regional
PPKM Level 4 di Banyumas Disesuaikan, Kapolresta: Warga Jangan Euforia, Covid-19 Belum Selesai

PPKM Level 4 di Banyumas Disesuaikan, Kapolresta: Warga Jangan Euforia, Covid-19 Belum Selesai

Regional
Ibadah Umrah Dibuka dengan Syarat Karantina 14 Hari, Kemenag Sumedang: Biaya Tambahannya Memberatkan

Ibadah Umrah Dibuka dengan Syarat Karantina 14 Hari, Kemenag Sumedang: Biaya Tambahannya Memberatkan

Regional
40 Tahun Jadi Tukang Becak, Sukadi Kaget Dapat Bantuan Rp 600.000, Ini Kisahnya

40 Tahun Jadi Tukang Becak, Sukadi Kaget Dapat Bantuan Rp 600.000, Ini Kisahnya

Regional
Video Call dengan Pasien Covid-19, Menteri Basuki: Kalau Ada yang Isoman, Segera Lapor

Video Call dengan Pasien Covid-19, Menteri Basuki: Kalau Ada yang Isoman, Segera Lapor

Regional
RS Covid-19 di Banyumas Masih Penuh, Lebih Banyak yang Datang daripada yang Sembuh

RS Covid-19 di Banyumas Masih Penuh, Lebih Banyak yang Datang daripada yang Sembuh

Regional
Penderita Covid-19 Banyak yang Cemas dan Kebingungan Saat Isoman

Penderita Covid-19 Banyak yang Cemas dan Kebingungan Saat Isoman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X