Petani Belajar Racik Mercon dari YouTube, Kini Terancam 20 Tahun Penjara

Kompas.com - 12/05/2021, 15:40 WIB
Polres Blitar Kota menangkap dua orang peracik dan penjual bubuk mercon, Mentul dan Petol, warga Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar KOMPAS.COM/ASIP HASANIPolres Blitar Kota menangkap dua orang peracik dan penjual bubuk mercon, Mentul dan Petol, warga Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar

BLITAR, KOMPAS.com - Polres Blitar Kota menangkap dua orang di Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar yang diduga meracik dan menjual bubuk peledak petasan (mercon).

Salah satu pelaku berprofesi sebagai petani dan belajar meracik petasan dari YouTube.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, pengungkapan itu berawal dari adanya penawaran bubuk mercon di Facebook.

"Tersangka MD alias Mentul kami tangkap saat berada di lokasi yang hendak dijadikan tempat transaksi, yaitu di pinggir jalan di Kecamatan Srengat," ujarnya pada konferensi pers pengungkapan kasus tersebut, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Detik-detik Mobil Rombongan Kapolres dan Brimob di Papua Tiga Kali Ditembaki OTK

Dipasarkan melalui Facebook

ilustrasi FacebookCNET ilustrasi Facebook

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yudhi mengatakan, pemuda berusia 22 tahun itu memasarkan bubuk peledak mercon melalui Facebook.

Polisi, ujarnya, berhasil mengendus transaksi antara Mentul dan calon pembeli.

Namun, sebelum transaksi terjadi, ujarnya, polisi telah meringkus Mentul bersama sejumlah barang bukti pada 28 April lalu termasuk menyita 2 kg bubuk mercon.

"Tersangka MD ini menjual bubuk mercon seharga Rp 200.000 per kilogram," ujarnya.

Baca juga: Resmi Menjabat, Plt Bupati Nganjuk: Otak Saya Bukan Pejabat, Saya Pelayan Rakyat

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pembunuhan Nakes di Banjarbaru Kalsel, Polisi Sebut Sudah Direncanakan

Kronologi Pembunuhan Nakes di Banjarbaru Kalsel, Polisi Sebut Sudah Direncanakan

Regional
Bertahan di Tengah Pandemi, PT Kahatex Tak PHK 55.000 Karyawannya

Bertahan di Tengah Pandemi, PT Kahatex Tak PHK 55.000 Karyawannya

Regional
Banyak Warga Terpapar Covid-19, Sebanyak 14 Lingkungan di Medan Lakukan Isolasi

Banyak Warga Terpapar Covid-19, Sebanyak 14 Lingkungan di Medan Lakukan Isolasi

Regional
Bupati Simalungun Pecahkan Rekor MURI, 100 Hari Bangun Jalan Terpanjang dengan Swadaya Masyarakat

Bupati Simalungun Pecahkan Rekor MURI, 100 Hari Bangun Jalan Terpanjang dengan Swadaya Masyarakat

Regional
Waspada Demam Berdarah Dengue di Masa Pandemi, 375 Warga Terjangkit dan 9 Meninggal di Tasikmalaya

Waspada Demam Berdarah Dengue di Masa Pandemi, 375 Warga Terjangkit dan 9 Meninggal di Tasikmalaya

Regional
Toko Sembako Bisnis Sampingan Jual Miras, Polisi Kesulitan Bongkar Transaksinya

Toko Sembako Bisnis Sampingan Jual Miras, Polisi Kesulitan Bongkar Transaksinya

Regional
Luhut Pastikan RS Darurat Covid-19 Asrama Haji Donohudan Siap Digunakan

Luhut Pastikan RS Darurat Covid-19 Asrama Haji Donohudan Siap Digunakan

Regional
Soal Pelanggaran Prokes Pemakaman Bupati Yasin Payapo, Satgas: Harus Ada Sanksi

Soal Pelanggaran Prokes Pemakaman Bupati Yasin Payapo, Satgas: Harus Ada Sanksi

Regional
Efek PPKM Level 4, BOR RS Covid-19 di Kota Magelang Turun 68 Persen

Efek PPKM Level 4, BOR RS Covid-19 di Kota Magelang Turun 68 Persen

Regional
Tolak Ajakan Bisnis Dekorasi Pernikahan, Nakes Dibunuh Kenalannya

Tolak Ajakan Bisnis Dekorasi Pernikahan, Nakes Dibunuh Kenalannya

Regional
Aksi Kades Bagi Bansos Door-to-door, Pastikan Tepat Sasaran dan Tak Dipotong

Aksi Kades Bagi Bansos Door-to-door, Pastikan Tepat Sasaran dan Tak Dipotong

Regional
Cerita Ibu Hamil di Banyumas Jalani Isolasi di Hotel: Di Sini Kasurnya Empuk, di Rumah Tidur Lesehan

Cerita Ibu Hamil di Banyumas Jalani Isolasi di Hotel: Di Sini Kasurnya Empuk, di Rumah Tidur Lesehan

Regional
Ditolak 3 Rumah Sakit, Pasien Batuk dan Demam Ini Meninggal di Jalan

Ditolak 3 Rumah Sakit, Pasien Batuk dan Demam Ini Meninggal di Jalan

Regional
Soal Bantuan Rp 2 Triliun, Kapolda Sumsel Memaafkan Keluarga Akidi Tio

Soal Bantuan Rp 2 Triliun, Kapolda Sumsel Memaafkan Keluarga Akidi Tio

Regional
Seorang Remaja Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Tarakan Kaltara

Seorang Remaja Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Tarakan Kaltara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X