Viral, Video Nenek Berdaster Kendarai Motor Lawan Arah, Polisi: Sama Saja Bunuh Diri

Kompas.com - 11/05/2021, 14:33 WIB
Tangkapan layar video nenek greget yang lagi viral di Nunukan. Lawan arah dengan cuek di jalan protokol Nunukan Kaltara Kompas.com/Ahmad DzulviqorTangkapan layar video nenek greget yang lagi viral di Nunukan. Lawan arah dengan cuek di jalan protokol Nunukan Kaltara

NUNUKAN, KOMPAS.com – Video memperlihatkan nenek-nenek berdaster mengendarai motor bebek melawan arus di jalan protokol Nunukan, Kalimantan Utara ramai diperbincangkan warganet.

Video dengan durasi 19 detik itu diambil dari dalam sebuah mobil jeep warna biru.

Video tersebut kemudian menyebar di grup-grup WhatsApp hingga viral.

"Itu bisa dikatakan bunuh diri, apalagi lokasi itu jalur utama," kata Kasat Lantas Polres Nunukan AKP Arofiek Aprilian Riswanto.

Baca juga: Bebas dari Penjara, Mantan Petinggi Sunda Empire Ingin Diangkat Jadi Duta Bangsa dan Selesaikan Konflik KKB


Sosok nenek dicari

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi viralShutterstock Ilustrasi viral

Arofiek mengatakan, polisi tengah mencari siapa sosok nenek yang terbilang nekat tersebut.

"Dia berkendara di tengah jalan dengan melawan arah tanpa helm, kalau di pinggir jalan mungkin potensi kecelakaannya lebih kecil. Ya untungnya tidak kenapa-kenapa," ujarnya, dihubungi, Selasa (11/5/2021).

Nenek tersebut berambut putih sepanjang bahu dengan daster ungu motif bunga-bunga. Dia tampak cuek melaju kencang tanpa memedulikan klakson dan teriakan pengguna jalan lain.

Padahal jalan yang diperkirakan jalan TVRI Nunukan tersebut adalah jalanan utama dengan lalu lintas cukup padat.

Terdengar juga suara pembuat video yang seakan menyemangati si nenek, "Ayo Nek, hajar teruss, gas pol Neeek, ndak ada urusan," katanya sambil tertawa.

"Kita masih mencari siapa nenek dalam video itu. Motornya tidak ada pelat nomor, itu menjadi kesulitan kami," katanya lagi.

Baca juga: Kisah Pengemis yang Raup Rp 18 Juta Per Bulan, Bisa Bangun Rumah dan Beli Sepeda Motor

 

Akan dilakukan pendekatan humanis

Arofiek mengatakan, perlu sosialisasi dan pendekatan humanis terhadap nenek itu. Sebab menurutnya, si nenek tidak memahami aturan lalu lintas dengan baik.

Kelakuan si nenek yang mengendarai motor lawan arus tersebut bisa membahayakan diri sendiri dan menjadi pelanggaran lalu lintas yang fatal.

"Kita akan nasihati dan beri pengertian kepada keluarganya kalau kita temukan nanti. Anggota kami masih melakukan pencarian," kata Arofiek.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencarian 3 Pekerja Proyek di Karo yang Tertimbun Longsor Dihentikan, Dilanjutkan Senin Pagi

Pencarian 3 Pekerja Proyek di Karo yang Tertimbun Longsor Dihentikan, Dilanjutkan Senin Pagi

Regional
5 Orang Tertimbun Longsor di Kabupaten Karo, 2 Ditemukan, 1 Selamat 1 Meninggal

5 Orang Tertimbun Longsor di Kabupaten Karo, 2 Ditemukan, 1 Selamat 1 Meninggal

Regional
Agus, Pensiunan Polisi yang Ngemis Jadi Manusia Silver Diberi Uang oleh Kapolda dan Dicarikan Pekerjaan

Agus, Pensiunan Polisi yang Ngemis Jadi Manusia Silver Diberi Uang oleh Kapolda dan Dicarikan Pekerjaan

Regional
Sebuah Mobil Terbakar di Magetan, Diduga Angkut BBM, Sopir Selamat

Sebuah Mobil Terbakar di Magetan, Diduga Angkut BBM, Sopir Selamat

Regional
Sekhdam, Film Kolaborasi Sineas Muda Lampung, Sajikan Pelestarian Kearifan Lokal

Sekhdam, Film Kolaborasi Sineas Muda Lampung, Sajikan Pelestarian Kearifan Lokal

Regional
5 Atlet Dayung dan 2 Pelatih di Riau Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

5 Atlet Dayung dan 2 Pelatih di Riau Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

Regional
Dalam Waktu 7 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Warga di Sigi, Ini Motif Pelaku

Dalam Waktu 7 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Warga di Sigi, Ini Motif Pelaku

Regional
Pekanbaru dan Dumai, Daerah dengan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tertinggi di Riau

Pekanbaru dan Dumai, Daerah dengan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tertinggi di Riau

Regional
Miris, Agus Pensiunan Polisi Kini Mengemis Jadi Manusia Silver, Bawa Kotak Sedekah ke Mana-mana

Miris, Agus Pensiunan Polisi Kini Mengemis Jadi Manusia Silver, Bawa Kotak Sedekah ke Mana-mana

Regional
Kisah Para Petani di Ngawi Jadi Penembak Hama Tikus, 1 Orang Bisa Dapat 100 Ekor

Kisah Para Petani di Ngawi Jadi Penembak Hama Tikus, 1 Orang Bisa Dapat 100 Ekor

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 September 2021

Regional
Perahu Ditabrak Kapal Kargo hingga Terbalik, 2 Nelayan Hilang

Perahu Ditabrak Kapal Kargo hingga Terbalik, 2 Nelayan Hilang

Regional
Sambil Menahan Tangis, Ayah Sebut Bharada Kurniadi yang Gugur di Papua Ingin Menikah Desember

Sambil Menahan Tangis, Ayah Sebut Bharada Kurniadi yang Gugur di Papua Ingin Menikah Desember

Regional
Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.