Dibakar Hidup-hidup oleh Kekasihnya, Perempuan Muda di Cianjur Meninggal Dunia

Kompas.com - 11/05/2021, 14:01 WIB
Ilustrasi api ShutterstockIlustrasi api

 CIANJUR, KOMPAS.com - ID (27), perempuan asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang dibakar hidup-hidup oleh kekasihnya meninggal dunia.

Korban mengembuskan napasnya terakhirnya di RS Hasan Sadikin Bandung, Selasa (11/5/2021) dini hari, setelah sempat menjalani penanganan medis selama sepekan.

Kepala Polres Cianjur AKBP Mokhamad Rifai saat dikonfirmasi membenarkan perihal kabar kematian korban.

"Betul, tadi malam sekira pukul 00.00 WIB. Sebelum meninggal, kondisi korban sempat drop sejak Minggu," kata Rifai kepada Kompas.com di Mapolres Cianjur, Selasa.

Baca juga: Perempuan Muda Asal Cianjur Dibakar Kekasih Pakai Bensin, Pelaku Kabur

Luka bakar parah

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rifai menyebut, korban menderita luka bakar hampir merata di sekujur tubuhnya.

"Luka bakarnya mencapai 60 persen," ujar dia.

Saat ini, sebut Rifai, jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan oleh pihak keluarga.

Baca juga: Bebas dari Penjara, Mantan Petinggi Sunda Empire Ingin Diangkat Jadi Duta Bangsa dan Selesaikan Konflik KKB

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Ditangkap, Pengedar Sabu Ini Ajak Duel Polisi, Pelaku Ditembak, Begini Kronologinya

Hendak Ditangkap, Pengedar Sabu Ini Ajak Duel Polisi, Pelaku Ditembak, Begini Kronologinya

Regional
Motor Anak Oleng Saat Lewati Puncak Bogor, Ayah Tewas Terpental ke Kebun Teh

Motor Anak Oleng Saat Lewati Puncak Bogor, Ayah Tewas Terpental ke Kebun Teh

Regional
Baby Lobster Senilai Rp 18,4 Miliar Diselundupkan Layaknya Narkoba, 1 Pelaku Berhasil Kabur

Baby Lobster Senilai Rp 18,4 Miliar Diselundupkan Layaknya Narkoba, 1 Pelaku Berhasil Kabur

Regional
Unhas Terima 4.623 Mahasiswa Baru lewat Jalur SBMPTN 2021

Unhas Terima 4.623 Mahasiswa Baru lewat Jalur SBMPTN 2021

Regional
KPU Kalsel Harap Tak Ada Lagi Gugatan Hasil Pilkada Setelah PSU

KPU Kalsel Harap Tak Ada Lagi Gugatan Hasil Pilkada Setelah PSU

Regional
Kadinkes Jateng: 87 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Belum Divaksin

Kadinkes Jateng: 87 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Belum Divaksin

Regional
Kronologi Ibu Kandung Buang Bayinya, Sempat Ketuk Pintu Puskesmas

Kronologi Ibu Kandung Buang Bayinya, Sempat Ketuk Pintu Puskesmas

Regional
3 Tahun Tinggal Bersama Pacar di NTT Tanpa Izin, WNA Perempuan Asal Filipina Dideportasi

3 Tahun Tinggal Bersama Pacar di NTT Tanpa Izin, WNA Perempuan Asal Filipina Dideportasi

Regional
Dinkes Jateng Sudah Periksa Sampel Pasien Covid-19 Solo, Belum Ditemukan Varian India

Dinkes Jateng Sudah Periksa Sampel Pasien Covid-19 Solo, Belum Ditemukan Varian India

Regional
Driver Ojol Ditangkap Polisi karena Antar Miras Pelanggan, Kapolresta Solo: Saya Sudah Klarifikasi

Driver Ojol Ditangkap Polisi karena Antar Miras Pelanggan, Kapolresta Solo: Saya Sudah Klarifikasi

Regional
Ikatan Keluarga Madura Siap Bantu Jaga Pos Penyekatan di Suramadu

Ikatan Keluarga Madura Siap Bantu Jaga Pos Penyekatan di Suramadu

Regional
Kasus Naik Pasca Lebaran, Ridwan Kamil Minta Tambah Tempat Tidur Khusus Pasien Covid-19

Kasus Naik Pasca Lebaran, Ridwan Kamil Minta Tambah Tempat Tidur Khusus Pasien Covid-19

Regional
Video Viral Dugaan Penipuan Berkedok Restoran Terkenal di Aplikasi Ojol, Polisi Turun Tangan

Video Viral Dugaan Penipuan Berkedok Restoran Terkenal di Aplikasi Ojol, Polisi Turun Tangan

Regional
Pejabat DLH Pemkot Cilegon Gadaikan 2 Mobil Dinas, Kini Menghilang 6 Bulan Bolos Kerja

Pejabat DLH Pemkot Cilegon Gadaikan 2 Mobil Dinas, Kini Menghilang 6 Bulan Bolos Kerja

Regional
Positivity Rate Covid-19 di Surabaya Naik Jadi 9 Persen, Eri: Alarm Buat Kita

Positivity Rate Covid-19 di Surabaya Naik Jadi 9 Persen, Eri: Alarm Buat Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X