Bupati Jember Minta Semua Destinasi Wisata Ditutup pada 11-17 Mei Cegah Penyebaran Covid-19

Kompas.com - 10/05/2021, 14:49 WIB
Bupati Jember Hendy Siswanto  saat ditemui di DPRD Jember Rabu (14/4/2021) Kompas.com/Bagus SupriadiBupati Jember Hendy Siswanto saat ditemui di DPRD Jember Rabu (14/4/2021)

JEMBER, KOMPAS.com - Bupati Jember Hendy Siswanto membuat surat edaran terkait aktivitas wisata pada masa mudik Lebaran.

Dia meminta agar semua destinasi wisata ditutup. Hal itu untuk mencegah penularan Covid-19.

“Kami sekarang mengeluarkan edaran dilarang mudik dan seluruh wisata ditutup,” kata Hendy pada Kompas.com di Pemkab Jember Senin (10/5/2021).

Larangan wisata itu berlaku sejak tanggal 11 hingga 17 Mei 2021.

Karena semua obyek wisata ditutup, maka tidak ada lagi penjualan tiket. Baik secara langsung maupun via online.

Baca juga: Video Wanita Sebar Uang Rp 100 Juta dari Balkon Viral, Ternyata Pengusaha, Ini Dia Sosoknya

“Kalau itu masih terjadi, mungkin warga sekitar yang membuka,” tambah dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yakni wisata kecil yang dibuka sendiri oleh masyarakat. Hendy mengaku tak bisa memantau semua tempat wisata itu, karena memiliki keterbatasan petugas Covid-19.

“Kami tidak bisa menjangkau karena petugas kami tidak cukup,” tambah dia.

Dia mengaku sudah menyampaikan kebijakan tersebut pada para pelaku wisata.

Bila ada yang melanggar, maka ada sanksi yang sudah siap diberikan. Mulai dari sanksi peringatan hingga penutupan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batu Akik Kalimaya, Dulu Dipuja Kini Mulai Dilupa...

Batu Akik Kalimaya, Dulu Dipuja Kini Mulai Dilupa...

Regional
Jepara Zona Merah Covid-19, Semua Pentas Hiburan Dilarang

Jepara Zona Merah Covid-19, Semua Pentas Hiburan Dilarang

Regional
Curi ATM, Sales Bobol Uang Tabungan Pelanggan Rp 64 Juta di Blitar, Ini Kronologinya

Curi ATM, Sales Bobol Uang Tabungan Pelanggan Rp 64 Juta di Blitar, Ini Kronologinya

Regional
Gerebek 'Kampung Narkoba' di Musirawas, Polisi Tangkap 18 Pengedar

Gerebek "Kampung Narkoba" di Musirawas, Polisi Tangkap 18 Pengedar

Regional
Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Regional
Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Regional
Berkunjung ke Dusun Butuh, 'Nepal van Java' yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Berkunjung ke Dusun Butuh, "Nepal van Java" yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal 'Hantu' Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal "Hantu" Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

Regional
Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Regional
Sejarah Becak Pertama di Yogyakarta, dari Antar Beras hingga Candu

Sejarah Becak Pertama di Yogyakarta, dari Antar Beras hingga Candu

Regional
Seorang Warga Sorong Menyerahkan Senjata Api dan Amunisi kepada TNI

Seorang Warga Sorong Menyerahkan Senjata Api dan Amunisi kepada TNI

Regional
Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Tinggi, Ini Penyebabnya

Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Tinggi, Ini Penyebabnya

Regional
Besok, Grobogan Berlakukan Gerakan Satu Hari di Rumah Saja

Besok, Grobogan Berlakukan Gerakan Satu Hari di Rumah Saja

Regional
60 Orang pada Satu Perusahaan di Karawang Positif Covid-19

60 Orang pada Satu Perusahaan di Karawang Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X