Kompas.com - 10/05/2021, 06:07 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang polisi berusaha menyelamatkan seorang warga dari amuk massa viral di media sosial.

Video berdurasi 1 menit 34 detik itu memperlihatkan seorang pelaku kejahatan menjadi bulan-bulanan warga.

Setelah ditelusuri, kejadian itu ternyata terjadi di Wilayah Kecamatan Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca juga: Hendak Ditanyai Petugas, Mobil VW Ini Malah Terobos Pos Penyekatan, Satu Polisi Tertabrak

Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurniadi, membenarkan kejadian tersebut tejadi di wilayahnya pada, Sabtu (8/5/2021).

"Betul, berawal dari cekcok mulut di lokasi keributan," singkat Kompol Irwan Kurniadi dalam keterangan yang diterima, Minggu (10/5/2021).

Sebelum kejadian, pelaku yang mengendarai sepeda motor bersama istri dan anaknya terlibat kecelakaan dengan salah seorang pengendara lainnya.

Namun, tutur Irwan, pelaku justru memperlakukan pengendara itu dengan kasar sehingga memancing amarah warga.

Beberapa warga kemudian memukul pelaku membuat pelaku bertambah geram.

Baca juga: Tiga Pelaku Teror Kepala Anjing Bersujud Minta Maaf Saat Dinasihati Kapolda Riau

Pelaku kemudian pulang ke rumahnya mengambil senjata tajam dengan maksud membalas dendam kepada warga.

Keributan pun tak terhindarkan antara pelaku dan warga yang sama-sama memegang senjata tajam.

"Tangan kirinya memegang pisau dan di tangan kanannya terikat sajam jenis parang," terang Irwan.

Istri pelaku sempat berusaha melerai tapi, pelaku dan warga tetap saling mengayunkan senjata tajam.

"Istri pelaku sudah berusaha menghalangi pelaku untuk balas dendam tak dihiraukan oleh pelaku sehingga dia ikut ke lokasi kejadian sambil menggendong anaknya seperti yang terlihat di video," jelas Irwan.

Tak lama, melintas Bripka Hery Vidianto dan langsung berusaha mengamankan pelaku.

Namun warga tetap beringas berusaha menghakimi pelaku.

Baca juga: Viral, Video Polisi Bersimpuh Cegah 2 Penjambret Diamuk Massa

Bripka Hery Vidianto terlihat berusaha tetap memeluk pelaku agar tak dihakimi sambil mengatakan bahwa dia adalah polisi.

"Melintas Bripka Hery Vidianto dan langsung turun dari kendaraan untuk mengamankan pelaku yang memegang sajam," tambahnya.

Karena warga terus mengamuk, Bripka Hery Vidianto terkena sabetan senjata di bagian kaki hingga akhirnya pelaku berhasil kabur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Aremanita Blora Soal Tragedi Kanjuruhan Malang: Banyak yang Tergeletak di Tangga

Kesaksian Aremanita Blora Soal Tragedi Kanjuruhan Malang: Banyak yang Tergeletak di Tangga

Regional
Bangunan SDN Inpres di Teke Bima Rusak Parah, Ratusan Siswa Belajar di Emperan Saat Hujan

Bangunan SDN Inpres di Teke Bima Rusak Parah, Ratusan Siswa Belajar di Emperan Saat Hujan

Regional
Fathir Menangis di Depan Patung Kanjuruhan, Menyesal Tak Bisa Selamatkan Adik Sepupu

Fathir Menangis di Depan Patung Kanjuruhan, Menyesal Tak Bisa Selamatkan Adik Sepupu

Regional
Curi Motor Teman, Pria Asal TTU Ditangkap Setelah 1 Bulan Kabur, Ini Kronologinya

Curi Motor Teman, Pria Asal TTU Ditangkap Setelah 1 Bulan Kabur, Ini Kronologinya

Regional
Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran 3 Rumah di Bima

Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran 3 Rumah di Bima

Regional
KPU Jateng Bantah Kebocoran Data Dicuri oleh Hacker Bjorka

KPU Jateng Bantah Kebocoran Data Dicuri oleh Hacker Bjorka

Regional
Kasus Narkoba di Kaltim Masih Banyak, Komisi III DPR RI Sebut Pencegahan di Kaltim Gagal

Kasus Narkoba di Kaltim Masih Banyak, Komisi III DPR RI Sebut Pencegahan di Kaltim Gagal

Regional
Logo HUT Ke-23 Nunukan Dituding Menjiplak dari Kabupaten Kendal

Logo HUT Ke-23 Nunukan Dituding Menjiplak dari Kabupaten Kendal

Regional
Fakta Pasutri yang Tewas Diduga Overdosis Obat Kuat di Karanganyar, Pengantin Baru yang Berbulan Madu

Fakta Pasutri yang Tewas Diduga Overdosis Obat Kuat di Karanganyar, Pengantin Baru yang Berbulan Madu

Regional
Tiga Perusahaan Besar Jadi Tersangka Tambang Ilegal di Kaltim

Tiga Perusahaan Besar Jadi Tersangka Tambang Ilegal di Kaltim

Regional
Kesaksian Relawan Evakuasi Korban Tragedi Kanjuruhan, Syok Jenazah Tergeletak di Halaman Rumah Sakit Saat Hujan

Kesaksian Relawan Evakuasi Korban Tragedi Kanjuruhan, Syok Jenazah Tergeletak di Halaman Rumah Sakit Saat Hujan

Regional
Sejarah Hari Jadi Kota Pontianak yang Diperingati Tiap Tanggal 23 Oktober

Sejarah Hari Jadi Kota Pontianak yang Diperingati Tiap Tanggal 23 Oktober

Regional
Jembatan Hanyut Terseret Arus Sungai Tulabolo, Warga di Sejumlah Desa dan Penambang Terisolasi

Jembatan Hanyut Terseret Arus Sungai Tulabolo, Warga di Sejumlah Desa dan Penambang Terisolasi

Regional
Beda Sikap Kader Nasdem Usai Anies Baswedan Diusung Jadi Capres, Ada yang Pilih Mundur, Lainnya Mendukung

Beda Sikap Kader Nasdem Usai Anies Baswedan Diusung Jadi Capres, Ada yang Pilih Mundur, Lainnya Mendukung

Regional
Duduk Bersila, Ratusan Anggota Komunitas Pencinta Sepak Bola Baubau Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

Duduk Bersila, Ratusan Anggota Komunitas Pencinta Sepak Bola Baubau Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.