Terdesak Kebutuhan Lebaran, Suami Istri di Magetan Nekat Mencuri Kotak Amal di Warung.

Kompas.com - 10/05/2021, 06:04 WIB
Butuh biaya hidup dan lebaran, sepasang suami istri di Magetan gasak kotak amal di warung Jl Ring Road Sarangan. Keduanya sudah setahun ini melakukan pencurian tabung gas LPG KOMPAS.COM/SUKOCOButuh biaya hidup dan lebaran, sepasang suami istri di Magetan gasak kotak amal di warung Jl Ring Road Sarangan. Keduanya sudah setahun ini melakukan pencurian tabung gas LPG

MAGETAN, KOMPAS.com – Pasangan suami sitri di Kabupaten Magetan, Jawa Timur nekat melakukan aksi pencurian di warung yang berada di jalur ring road Sarangan – Cemoro Sewu.

Mereka mengaku melakukan aksi nekat itu demi mencukupi kebutuhan hidup dan keperluan Lebaran.

Sudah setahun lakukan pencurian

Ilustrasi pencuriSHUTTERSTOCK Ilustrasi pencuri

Kapolsek Plaosan AKP Munir mengatakan, pasangan JK (42) dan HS (24) merupakan warga  Magetan yang sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran warung di Jalan Ring Road Sarangan.

“Kejadiannya Jumat (07/05) Pukul 02:30 WIB. Pengakuannya sudah  satu tahun yang lalu melakukan pencurian,” ujar Munir ditemui di Polsek Plaosan Minggu (09/05/2021).

Munir menambahkan, untuk melakukan aksi pencurian di warung, kedua pelaku ini saling berbagi tugas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Biasanya, JK akan melakukan upaya paksa membuka pintu yang digembok.

Sementara HS bertindak sebagai eksekusi barang barang yang mereka temukan.

"Saat kejadian mereka sudah menggambil kotak amal, tabung gas, rokok dan minuman kaleng,” imbuhnya.

Baca juga: Bupati Nganjuk Dikabarkan Terjaring OTT, Ruang Sub Bidang Mutasi Pemkab Disegel Dit Tipidkor Bareskrim Polri

 

Sempat berkelahi karena pemilik tidur di warung

Tindakan komplotan pencuri suami istri itu terbongkar ketika mereka beraksi di warung milik Pangat yang berada di kawasan ring road masuk Dukuh Singolangu Kelurahan Sarangan.

Mereka tidak mengetahui jika pemilik warung tidur di warung tersebut.

“Mereka sempat merusak gembog warung. Istri pemilik warung mendengar ada orang,” ucap Munir.

Setelah pelaku berhasil merusak gembok pintu warung, pelaku perempuan berusaha mengambil sejumlah barang yang ditemukan.

Saat tepergok oleh pemilik warung, pelaku sempat mengancam pemilik dengan berpura pura mendongkan sesuatu kepada korban.

“Sempat terjadi perkelahian  tetapi pelaku berhasil kabur dengan isitrinya menggunakan motor ke arah barat,” ucapnya.

Baca juga: Bupati Nganjuk Terjaring OTT, Pejabat Lainnya Bungkam

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Plaosan dan kedua pelaku berhasil diamankan Sabtu (8/5/2021).

Dari kedua pelaku, polisi menyita sejumlah barang hasil curian, seperti 2 buah kotak amal dan peralatan untuk beraksi seperti  tang, obeng, linggis kecil yang disimpan di dalam tas warna coklat.

“Kita masih melakukan pendalaman,” pungkas Munir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapan Ridwan Kamil soal Rp 600 Juta untuk Sewa Helikopter

Tanggapan Ridwan Kamil soal Rp 600 Juta untuk Sewa Helikopter

Regional
Kerusakan Mesin Produksi Perusahaan Pemasok Sempat Buat Kaltim Kekurangan 15 Ton Oksigen

Kerusakan Mesin Produksi Perusahaan Pemasok Sempat Buat Kaltim Kekurangan 15 Ton Oksigen

Regional
Kondisi Ketua Akar Jabar yang Mencoba Bunuh Diri di Depan Balai Kota Bandung

Kondisi Ketua Akar Jabar yang Mencoba Bunuh Diri di Depan Balai Kota Bandung

Regional
Terlibat Tarung Bebas di Jalanan Kota Makassar, 8 Remaja Ditangkap

Terlibat Tarung Bebas di Jalanan Kota Makassar, 8 Remaja Ditangkap

Regional
Gempa M 3,6 Guncang Buleleng Bali, Tak Berpotensi Tsunami, Warga Panik dan Berlarian

Gempa M 3,6 Guncang Buleleng Bali, Tak Berpotensi Tsunami, Warga Panik dan Berlarian

Regional
Ayah Apriyani Rahayu Ketiban Untung, Dapat Rp 100 Juta dan Rumah Usai Anaknya Sukses di Olimpiade

Ayah Apriyani Rahayu Ketiban Untung, Dapat Rp 100 Juta dan Rumah Usai Anaknya Sukses di Olimpiade

Regional
Kepsek dan Bendahara di Manggarai Ditahan, Korupsi Dana BOS Rp 839 Juta dengan Modus Kegiatan Fiktif

Kepsek dan Bendahara di Manggarai Ditahan, Korupsi Dana BOS Rp 839 Juta dengan Modus Kegiatan Fiktif

Regional
Kuota Vaksin Minim, Bupati Magetan: Begitu Datang Kami Segera Habiskan

Kuota Vaksin Minim, Bupati Magetan: Begitu Datang Kami Segera Habiskan

Regional
Penyekatan di Perbatasan Aceh dan Sumut Tetap Berlaku

Penyekatan di Perbatasan Aceh dan Sumut Tetap Berlaku

Regional
Sehari Sebelum Tewas, Remaja Ini Tulis Status 'RIP' di Medsos

Sehari Sebelum Tewas, Remaja Ini Tulis Status "RIP" di Medsos

Regional
Temukan Beras Bansos Berkutu Saat Sidak, Emil: Segera Ganti

Temukan Beras Bansos Berkutu Saat Sidak, Emil: Segera Ganti

Regional
150 Anak di DI Yogyakarta Kehilangan Orangtuanya karena Covid-19

150 Anak di DI Yogyakarta Kehilangan Orangtuanya karena Covid-19

Regional
Pelajar SMA di Madiun Divaksin, Wali Kota: Covid-19 Tak Kenal Umur, Vaksin Harus Segera, Termasuk Remaja

Pelajar SMA di Madiun Divaksin, Wali Kota: Covid-19 Tak Kenal Umur, Vaksin Harus Segera, Termasuk Remaja

Regional
Tutup Selama PPKM, Begini Strategi Pengelola Taman Satwa Bisa Bertahan

Tutup Selama PPKM, Begini Strategi Pengelola Taman Satwa Bisa Bertahan

Regional
Tangis Haru Pedagang Ayam Penyet, Dagangannya Diborong Anak-anak Muda, lalu Dibagikan Gratis ke Warga

Tangis Haru Pedagang Ayam Penyet, Dagangannya Diborong Anak-anak Muda, lalu Dibagikan Gratis ke Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X