Heboh soal Bipang, Khofifah dan Gus Ipul Pamer Bipang Jangkar Khas Kota Pasuruan

Kompas.com - 10/05/2021, 05:37 WIB
Khofifah dan Gus Ipul memamerkan produk jajanan khas Kota Pasuruan Bipang Jangkar Dokumentasi Humas Pemprov JatimKhofifah dan Gus Ipul memamerkan produk jajanan khas Kota Pasuruan Bipang Jangkar

SURABAYA, KOMPAS.com - Di tengah pernyataan kontroversial terkait kuliner Nusantara bernama "bipang", Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mempromosikan jajanan khas Kota Pasuruan bernama Bipang Jangkar.

Minggu (9/5/2021), kedua kepala daerah itu meninjau langsung tempat pembuatan sekaligus toko tempat Bipang Jangkar dijual, yakni di Jalan Lombok, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

"Bipang Jangkar ini jajanan khas Kota Pasuruan yang melegenda di Jatim, sudah ada sejak 72 tahun lalu," kata Khofifah dalam rilis yang diterima Kompas.com Minggu malam.

Baca juga: Ramai Bipang Ambawang dalam Pidato Jokowi hingga Penjelasan Menteri Perdagangan


 

Berbahan baku tepung beras

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia memastikan bahwa Bipang Jangkar tersebut halal dikonsumsi karena berbahan baku tepung beras yang diolah.

"Bipang Jangkar ini halal berbahan baku tepung beras yang diolah menjadi beragam rasa. Ini bukan Bipang yang sedang ramai dibicarakan," ucap Khofifah.

Bipang Jangkar adalah salah satu jajanan khas daerah di Jatim.

"Kalau setiap ada forum pengajian di Kota Pasuruan, Bipang Jangkar ini selalu disuguhkan," jelas Khofifah.

Jajanan Bipang Jangkar dirintis sejak 1940 oleh keluarga Kwee Pwee Bhook. Jajanan ini sudah terkenal di kalangan pelaut yang singgah di Pelabuhan Pasuruan untuk dijadikan oleh-oleh.

Baca juga: Tak Cuma Bipang Ambawang, 5 Kuliner Kalimantan Barat yang Wajib Dicoba

 

Trending topic

Seperti diketahui, media sosial Twitter sepanjang Sabtu (8/5/2021) ramai dengan tagar #Bipang.

Bipang ramai dibicarakan setelah dipublikasikannya video pidato Presiden Joko Widodo yang mengajak masyarakat belanja kuliner secara online di Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Bipang Ambawang merupakan salah satu kuliner yang dipromosikan Presiden.

"Sebentar lagi Lebaran. Namun, karena masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama. Nah, Bapak, Ibu, Saudara-saudara, yang rindu kuliner daerah atau mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online," kata Jokowi dalam video pidatonya, Sabtu (8/5/2021).

"Yang rindu makan gudeg Yogya, bandeng Semarang, siomay Bandung, pempek Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan, dan lain-lainnya tinggal pesan dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," ujar Presiden

Baca juga: Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dalam video pernyataannya, mengajak masyarakat untuk melihat konteks pidato Presiden secara keseluruhan.

Ia mengatakan, isi pidato Presiden ditujukan untuk seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri dari beragam suku, agama, dan budaya yang memiliki kekayaan kuliner Nusantara dari berbagai daerah.

"Jadi sekali lagi, kuliner khas daerah yang disebut Bapak Presiden dalam video tersebut adalah untuk mempromosikan kuliner Nusantara yang memang sangat beragam," ujar dia.

Menteri Lutfi juga mengajak masyarakat untuk bangga dan mempromosikan kuliner Nusantara yang beragam sehingga bisa menggerakkan ekonomi, terutama UMKM.

Sebagai penanggung jawab acara tersebut, Kemendag memastikan tidak ada maksud apa pun dari pernyataan Presiden. 

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika terjadi kesalahpahaman karena niat kami hanya ingin agar kita semua bangga terhadap produksi dalam negeri, termasuk berbagai kuliner dari khas daerah dan menghargai keberagaman bangsa," ujar M Lutfi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Regional
Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Regional
Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Regional
Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Regional
Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Regional
Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Regional
Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Regional
Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Regional
Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Regional
Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sosok Akidi Tio, Penyumbang Bantuan Rp 2 Triliun | Viral Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan

[POPULER NUSANTARA] Sosok Akidi Tio, Penyumbang Bantuan Rp 2 Triliun | Viral Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan

Regional
Terduga Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

Terduga Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

Regional
2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan, Danlanud Merauke Pastikan Proses Hukum Berjalan dan Janji Rawat Korban

2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan, Danlanud Merauke Pastikan Proses Hukum Berjalan dan Janji Rawat Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X