Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Polisi Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo di Surabaya

Kompas.com - 09/05/2021, 18:45 WIB
Ghinan Salman,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur telah menetapkan dua tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap N, jurnalis Tempo di Surabaya, Jatim.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Gatot Repli Handoko mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan hasil gelar perkara.

Ia menyampaikan, dua personel polisi yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Bripka P dan Brigpol MFS.

"(Keduanya) cukup bukti melakukan tindak pidana menghalangi tugas pers, bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang, penganiayaan, pengancaman dengan kekerasan," kata Gatot saat dikonfirmasi, Minggu (9/5/2021).

Baca juga: Viral Video Pengendara VW Menerobos Pos Penyekatan dan Menabrak Polisi di Prambanan

Gatot menjelaskan, Bripka P dinilai telah menghalangi kerja jurnalis dengan menganiaya korban di ruang ganti pakaian Gedung Graha Samudra Bumi Moro Surabaya.

"Dan melakukan penyensoran dengan cara membawa Saudara N dkk ke kamar 801 Hotel Arcadia dan menyuruh Saudara N menelepon redaktur Majalah Tempo dengan maksud meminta redaktur Majalah Tempo supaya menghapus foto Angin Prayitno Aji," kata Gatot.

Adapun Brigpol MFS, menurut Gatot, turut berperan menghalangi rencana wawancara yang dilakukan korban terhadap Angin Prayitno Aji.

Gatot mengatakan, Brigpol MFS juga telah melakukan kekerasan terhadap korban, serta merampas dan merusak ponsel korban.

"Dengan cara melakukan kekerasan (pukulan) atau ancaman kekerasan terhadap korban pada saat di ruang ganti pakaian Gedung GSB, merampas HP dan memaksa password HP untuk dibuka," kata Gatot.

Baca juga: Kronologi Pengendara Mobil Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi di Pos Prambanan

"Setelah dibaca file-nya, ponsel diserahkan kepada korban. Tapi file dalam keadaan sudah terhapus dan simcard hilang," kata Gatot.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hilang Beberapa Hari, Satu dari Tiga Pria Tenggelam di Cisanggarung Ditemukan Mengapung di Sungai

Hilang Beberapa Hari, Satu dari Tiga Pria Tenggelam di Cisanggarung Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Saat Petani Padi Berebut Jadi Buruh Angkut untuk Mencukupi Kebutuhan...

Saat Petani Padi Berebut Jadi Buruh Angkut untuk Mencukupi Kebutuhan...

Regional
Harga Beras Turun, Cabai di Demak Tembus Rp 100.000 per Kilogram

Harga Beras Turun, Cabai di Demak Tembus Rp 100.000 per Kilogram

Regional
Umbul Ngabean di Boyolali: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Umbul Ngabean di Boyolali: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
4 Kecamatan di Magelang Endemis DBD, Mana Saja?

4 Kecamatan di Magelang Endemis DBD, Mana Saja?

Regional
Santri Tewas Dikeroyok, Polres Lampung Selatan Periksa 11 Saksi

Santri Tewas Dikeroyok, Polres Lampung Selatan Periksa 11 Saksi

Regional
Anak Kecil Lempar Korek Api Dekat Tampungan Bensin, Satu Rumah di Purworejo Terbakar

Anak Kecil Lempar Korek Api Dekat Tampungan Bensin, Satu Rumah di Purworejo Terbakar

Regional
Harga Cabai Melambung, Pedagang Nasi Kurang Porsi Agar Tidak Rugi

Harga Cabai Melambung, Pedagang Nasi Kurang Porsi Agar Tidak Rugi

Regional
Seorang Nelayan Hilang Saat Mencari Ikan di Sungai Habitat Buaya

Seorang Nelayan Hilang Saat Mencari Ikan di Sungai Habitat Buaya

Regional
Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja 2024: Syarat, Cara Daftar, Jadwal, dan Rute

Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja 2024: Syarat, Cara Daftar, Jadwal, dan Rute

Regional
Sejumlah Oknum TNI Serang Polres Jayawijaya, Kapendam: Terbukti Terlibat Kami Sanksi

Sejumlah Oknum TNI Serang Polres Jayawijaya, Kapendam: Terbukti Terlibat Kami Sanksi

Regional
Polisi Tangkap 11 Anggota Geng Motor Saat Mau 'Live Instagram' Tawuran

Polisi Tangkap 11 Anggota Geng Motor Saat Mau "Live Instagram" Tawuran

Regional
Mengintip Festival Domba di Kebumen, Rebutkan Gelar Raja dan Ratu

Mengintip Festival Domba di Kebumen, Rebutkan Gelar Raja dan Ratu

Regional
Jaga Ketahanan Pangan, Mbak Ita dan TP-PKK Semarang Ajak Masyarakat Tanam Selada dan Cabai

Jaga Ketahanan Pangan, Mbak Ita dan TP-PKK Semarang Ajak Masyarakat Tanam Selada dan Cabai

Regional
Istri yang Potong Alat Kelamin Suami di Muba Serahkan Diri, Motif Kesal Korban Menikah Lagi

Istri yang Potong Alat Kelamin Suami di Muba Serahkan Diri, Motif Kesal Korban Menikah Lagi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com