Wali Kota Tasik Larang Warga dari Daerah Lain Datang untuk Belanja Lebaran

Kompas.com - 09/05/2021, 16:12 WIB
Plt Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPlt Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengatakan, pihaknya akan melarang warga daerah tetangga datang ke wilayahnya untuk berbelanja kebutuhan Lebaran.

Adapun wilayah sekitar Tasikmalaya, Jawa Barat, yaitu Ciamis, Banjar dan Pangandaran .

Larangan itu karena saat ini wilayah Tasikmalaya masih berstatus zona merah, atau berisiko tinggi penularan Covid-19.

Baca juga: Adik Kakak Disabilitas Tertabrak Kereta Usai Antar Makanan Lebaran

Pemkot bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan memutarbalikkan pengendara dari daerah lokal di titik pos penyekatan larangan mudik Karangresik, Kota Tasikmalaya.

"Kota Tasikmalaya soalnya jadi barometer beberapa daerah lainnya di Priangan Timur. Setiap harinya warga asal Ciamis, Banjar, Pangandaran, bahkan Garut, berbelanja pakaian dan lainnya itu ke kita (Kota Tasikmalaya)," ujar Muhammad Yusuf kepada wartawan, Minggu (9/5/2021).

Yusuf menambahkan, pihaknya sengaja menyekat titik pusat kerumunan setiap sore di kawasan pusat perbelanjaan Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Terobos Hujan Deras, Pemudik Jatuh dari Motor hingga Menabrak Barier

Namun, warga malah pindah ke beberapa titik pusat perbelanjaan lainnya yang tidak dilakukan penyekatan.

"Saat zona merah sekarang dan larangan mudik diberlakukan, warga dari Ciamis juga disuruh pulang lagi. Soalnya Ciamis dan daerah tetangga lainnya ngabuburit dan belanja itu ke sini. Sekarang tak boleh ke Tasikmalaya, supaya tidak ada kerumunan," kata Yusuf.

Yusuf berharap kerja sama semua pihak, terutama masyarakat, sehingga akan mampu menekan penyebaran Covid-19.

"Saya waktu itu sudah tenang, eh ternyata zona merah lagi. Kata siapa corona sudah hilang, ini buktinya sudah ada lagi. Juga kita sekarang zona merah lagi," kata dia.

Sebelumnya, Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Jawa Barat menetapkan Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya sebagai zona merah Covid-19.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta pimpinan kedua daerah itu berjibaku untuk menurunkan status bahaya penyebaran Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Juni 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 20 Juni 2021

Regional
Banyak Lansia di Sumbar Belum Ikut Vaksinasi, Ini Alasannya

Banyak Lansia di Sumbar Belum Ikut Vaksinasi, Ini Alasannya

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Juni 2021

Regional
Kehilangan Indera Penciuman, Ini Kronologi Puluhan Pegawai Dispar Kulon Progo Terkena Covid-19

Kehilangan Indera Penciuman, Ini Kronologi Puluhan Pegawai Dispar Kulon Progo Terkena Covid-19

Regional
Pukul Istri karena Tak Terima Ponselnya Diperiksa, Pria Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Pukul Istri karena Tak Terima Ponselnya Diperiksa, Pria Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Juni 2021

Regional
Daftar Lokasi Vaksinasi Massal di Bandar Lampung untuk Senin Besok

Daftar Lokasi Vaksinasi Massal di Bandar Lampung untuk Senin Besok

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Juni 2021

Regional
Wartawan Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak, Rekan Ungkap Korban Sempat Bertemu Pengusaha

Wartawan Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak, Rekan Ungkap Korban Sempat Bertemu Pengusaha

Regional
Senin Besok, Vaksinasi Massal 20 Kecamatan di Bandar Lampung

Senin Besok, Vaksinasi Massal 20 Kecamatan di Bandar Lampung

Regional
Gara-gara Tak Ditegur Saat Berpapasan di Jalan, Pria Ini Bacok Tetangganya hingga Tewas

Gara-gara Tak Ditegur Saat Berpapasan di Jalan, Pria Ini Bacok Tetangganya hingga Tewas

Regional
Cerita Penjual Cilok, Awalnya Bermodal Rp 20.000, Kini Bisa Naik Haji hingga Beli 3 Apartemen

Cerita Penjual Cilok, Awalnya Bermodal Rp 20.000, Kini Bisa Naik Haji hingga Beli 3 Apartemen

Regional
Terobos Sarang Buaya, Tim SAR Akhirnya Temukan Jenazah Penjaga Pintu Air yang Hilang

Terobos Sarang Buaya, Tim SAR Akhirnya Temukan Jenazah Penjaga Pintu Air yang Hilang

Regional
Kronologi Sopir Truk Tewas Diterkam Buaya Saat Mancing Ikan di Dekat Tambak Garam

Kronologi Sopir Truk Tewas Diterkam Buaya Saat Mancing Ikan di Dekat Tambak Garam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X