Pemerintah DIY Izinkan Warga Mudik Lokal, tetapi dengan Syarat

Kompas.com - 09/05/2021, 14:57 WIB
Ilustrasi Yogyakarta Unsplash.com/Angga KurniawanIlustrasi Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperbolehkan warganya untuk melakukan mudik di wilayah aglomerasi, atau perjalanan lokal antar kabupaten di wilayah DIY.

Namun, dalam pelaksanaannya warga tetap harus memenuhi beberapa persyaratan.

Aturan ini tertuang pada Surat Edaran (SE) Gubernur DIY Nomor: 27/SE/V/2021 tentang Ketentuan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah di Wilayah Aglomerasi Yogyakarta Raya Dalam Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Baca juga: Hampir Tidak Ada Batas Antarkabupaten, Pemerintah DIY Akui Sulit Terapkan Larangan Mudik Aglomerasi

Dalam SE yang diperoleh Kompas.com, Minggu (9/5/2021), ada 4 poin yang harus dipatuhi oleh warga DIY apabila akan melakukan mudik aglomerasi.

Pertama bahwa aglomerasi Yogyakarta Raya dimungkinkan melaksanakan perjalanan antar kabupaten/kota di DIY.

Kedua, dalam pelaksanaan silaturahmi hari raya Idul Fitri, setiap warga harus tetap menjalankan rapid test antigen, PCR, atau GeNose C19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Poin ketiga dalam SE tersebut yaitu, selama melakukan silaturahmi, warga dilarang untuk menginap di rumah saudara atau kerabat.

Baca juga: Kisah Pemudik, Mulai dari Jalan Kaki, Mengumpet di Bak hingga Berdalih Naik Angkot

Keempat, optimalisasi pelaksanaan fungsi posko Covid-19 kelurahan/kalurahan untuk melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang hendak melaksanakan kegiatan silaturahmi Idul Fitri.

SE tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Ketetapan berlaku sejak 8 Mei 2021 sampai dengan tanggal 24 Mei 2021.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duka Rismanto yang Istri, Anak, dan Cucunya Meninggal dalam Tabrakan Beruntun

Duka Rismanto yang Istri, Anak, dan Cucunya Meninggal dalam Tabrakan Beruntun

Regional
Viral, Video Seorang Perawat Berhazmat Dihajar Keluarga Pasien Covid-19

Viral, Video Seorang Perawat Berhazmat Dihajar Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Bupati Jember Serahkan Pengelolaan Ambulans Desa ke Puskesmas, Ini Alasannya

Bupati Jember Serahkan Pengelolaan Ambulans Desa ke Puskesmas, Ini Alasannya

Regional
Rencana Sekolah Tatap Muka, Gubernur Banten: Kondisi Covid-19 Begini, 'Stop'

Rencana Sekolah Tatap Muka, Gubernur Banten: Kondisi Covid-19 Begini, "Stop"

Regional
Cerita Ibu Hamil yang Kabur Dinyatakan Positif Covid-19

Cerita Ibu Hamil yang Kabur Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Banjir Rob Terjang Pantai Cacalan, Warga Diminta Waspada Ombak Tinggi

Banjir Rob Terjang Pantai Cacalan, Warga Diminta Waspada Ombak Tinggi

Regional
Klaster Supermarket Megaria di Sangihe, Pegawai Terpapar Covid-19 Bertambah Jadi 40 Orang

Klaster Supermarket Megaria di Sangihe, Pegawai Terpapar Covid-19 Bertambah Jadi 40 Orang

Regional
Jumlah Anak Terinfeksi Covid-19 Meningkat, Ganjar Minta PTM Terbatas Ditunda

Jumlah Anak Terinfeksi Covid-19 Meningkat, Ganjar Minta PTM Terbatas Ditunda

Regional
Soal KBM Tatap Muka, Dinkes Lampung Sarankan Cek Status Covid-19 di Lokasi Sekolah

Soal KBM Tatap Muka, Dinkes Lampung Sarankan Cek Status Covid-19 di Lokasi Sekolah

Regional
3 Ambulans Jemput 15 Orang Sekeluarga di Tegal yang Terpapar Covid-19

3 Ambulans Jemput 15 Orang Sekeluarga di Tegal yang Terpapar Covid-19

Regional
Ular Nyaris Merambat ke Tangan Perempuan Ini Saat Kendarai Motor, Bermula Parkir Dekat Pohon

Ular Nyaris Merambat ke Tangan Perempuan Ini Saat Kendarai Motor, Bermula Parkir Dekat Pohon

Regional
Cerita Dusun Karanglo, Warganya Sepakat “Lockdown” agar Covid-19 Tidak Meluas

Cerita Dusun Karanglo, Warganya Sepakat “Lockdown” agar Covid-19 Tidak Meluas

Regional
Larang Hajatan, Bupati Lamongan: yang Bawa Virus adalah Tamu dari Luar

Larang Hajatan, Bupati Lamongan: yang Bawa Virus adalah Tamu dari Luar

Regional
5.757 RT di Jateng Zona Merah Covid-19, Ganjar: Langsung Lockdown Saja

5.757 RT di Jateng Zona Merah Covid-19, Ganjar: Langsung Lockdown Saja

Regional
Juli 2021, Bupati Sleman Berencana Buka Sekolah Tatap Muka Terbatas

Juli 2021, Bupati Sleman Berencana Buka Sekolah Tatap Muka Terbatas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X