Usai Bertemu Kapolri dan Panglima TNI, Kapolda Papua Sebut Ada Pola Baru dalam Tangani KKB

Kompas.com - 08/05/2021, 15:38 WIB
Kapolda Papua,Irjen Mathius D Fakhiri KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua,Irjen Mathius D Fakhiri

KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Mathius D Fakhiri menyebutkan bakal ada pola baru dalam menangani kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Hal itu dibahas dalam pertemuan tertutup bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto di Timika, Jumat (7/5/2021).

Namun, Fakhiri tidak menjelaskan secara detail soal pola baru tersebut.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri ke Papua dan Gelar Pertemuan Tertutup, Ada Apa?

"Salah satu bagian yang beliau sampaikan, tapi tentunya pola penanganan itu kita masih menunggu petunjuk dari Mabes Polri. Mudah-mudahan kalau minggu depan sudah keluar, kita akan melakukan penyesuaian," ujarnya.

Fakhiri menuturkan, pertemuan tersebut juga membicarakan tentang proses penindakan KKB.

Penindakan, sambungnya, akan dilakukan oleh satuan kewilayahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pola tindak tetap sama, tapi dari yang tadinya dari pusat itu akan diserahkan ke (satuan) kewilayahan, yaitu Polda dan Kodam," bebernya.

Baca juga: Bantah Pengerahan Pasukan Khusus Kejar KKB, Kapolda Papua: Orang Suka Membesar-besarkan Saja

 

Kunjungan Panglima TNI dan Kapolri

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tiba di Bandara Moses Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (7/5/2021)Dok Humas Polda Papua Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tiba di Bandara Moses Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (7/5/2021)

Panglima TNI dan Kapolri mengunjungi Timika, Kabupaten Mimika, pada Jumat (7/5/2021).

Selain Kapolda Papua, pertemuan itu juga dihadiri oleh Pangdam XVII/Cenderawasih dan semua satgas.

Fakhiri menyampaikan, kedatangan dua jenderal bintang empat itu untuk membahas penanganan KKB.

Baca juga: Kapolda Papua Sebut Masih Ada 6 KKB yang Aktif Tebar Teror

"Memberi arahan untuk penanganan dan penegakan hukum di tanah Papua karena semua perkuatan on the spot-nya di Timika sehingga Panglima TNI dan Kapolri berkunjung ke sini untuk melihat sejauh mana Satgas Nemangkawi bertindak dan bagaimana konsep penanganan berikutnya," ucapnya.

Panglima TNI dan Kapolri juga menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat, akademisi, dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.

Mengenai pertemuan ini, kata Fakhiri, Kapolri dan Panglima TNI ingin meminta saran bagaimana cara terbaik menangani KKB.

Kata Fakhiri, Kapolri dan Panglima TNI ingin lebih berhati-hati dalam penanganan KKB.

Baca juga: 1 Anggota Satgas Nemangkawi Gugur dalam Kontak Tembak di Ilaga Papua, Ini Penjelasan Polisi

 

Hal ini dilakukan supaya masalah bisa diselesaikan tanpa memunculkan dendam.

"Koordinasi dengan akademisi, Komnas HAM, dan tokoh masyarakat itu semua integral karena kita perlu saran dan masukan untuk melakukan tindakan yang pas. Ini sedang berproses, tentu Kapolri dan Panglima TNI berhati-hati melaksanakan hal itu," ungkapnya.

Usai pertemuan tersebut, Panglima TNI dan Kapolri tidak memberikan keterangan pers.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi | Editor: Pythag Kurniati)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengamuk karena Dihina Setelah Tolak Miras, Penumpang Kapal Tikam 5 Orang

Mengamuk karena Dihina Setelah Tolak Miras, Penumpang Kapal Tikam 5 Orang

Regional
Air Saluran Irigasi di Klaten Berwarna Merah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Air Saluran Irigasi di Klaten Berwarna Merah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
PPKM Level 3 di Bali, Bioskop Belum Boleh Buka

PPKM Level 3 di Bali, Bioskop Belum Boleh Buka

Regional
Pertama Kali dalam 13 Tahun, Penyu Belimbing Kembali Bertelur di Pantai Ini

Pertama Kali dalam 13 Tahun, Penyu Belimbing Kembali Bertelur di Pantai Ini

Regional
Kasus Pemerkosaan di Padang Terungkap Setelah Sikap Korban Berubah

Kasus Pemerkosaan di Padang Terungkap Setelah Sikap Korban Berubah

Regional
Polisi Gelar Reka Ulang Kasus Pembunuhan Taruna PIP Semarang, Fakta Baru Terkuak

Polisi Gelar Reka Ulang Kasus Pembunuhan Taruna PIP Semarang, Fakta Baru Terkuak

Regional
Kata Dinkes Yogyakarta soal Vaksinasi Massal di XT Square Timbulkan Kerumunan

Kata Dinkes Yogyakarta soal Vaksinasi Massal di XT Square Timbulkan Kerumunan

Regional
Kabar Baik, Pemkot Denpasar Tutup 4 Lokasi Isoter Setelah Kasus Covid-19 Menurun

Kabar Baik, Pemkot Denpasar Tutup 4 Lokasi Isoter Setelah Kasus Covid-19 Menurun

Regional
Derita Peternak Ayam Petelur, Sehari Rugi Rp 8 Juta

Derita Peternak Ayam Petelur, Sehari Rugi Rp 8 Juta

Regional
Polisi Pastikan Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Nusakambangan Tak Kelebihan Muatan

Polisi Pastikan Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Nusakambangan Tak Kelebihan Muatan

Regional
Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Kabupaten Semarang Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Kabupaten Semarang Rusak

Regional
Saat Polisi di Madiun Beramai-ramai Angkat 100 Yatim Piatu karena Covid-19 Jadi Anak Asuh

Saat Polisi di Madiun Beramai-ramai Angkat 100 Yatim Piatu karena Covid-19 Jadi Anak Asuh

Regional
Cegah Kemacetan Saat Ganjil Genap di Puncak, Ini Strategi Polres Bogor

Cegah Kemacetan Saat Ganjil Genap di Puncak, Ini Strategi Polres Bogor

Regional
Sulitnya Belajar Daring di Pedalaman Kaltim, Anak-anak Naik Bukit untuk Cari Sinyal

Sulitnya Belajar Daring di Pedalaman Kaltim, Anak-anak Naik Bukit untuk Cari Sinyal

Regional
Kronologi Kapal Pengayoman IV Tenggelam di Perairan Nusakambangan

Kronologi Kapal Pengayoman IV Tenggelam di Perairan Nusakambangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.