Kasus Perawat Dibakar Orang Tak Dikenal, Polisi Tunggu Kesaksian Korban

Kompas.com - 07/05/2021, 17:24 WIB
Ilustrasi api ShutterstockIlustrasi api

MALANG, KOMPAS.com - Jajaran Polres Malang belum mengungkap kasus penyiraman bensin dan pembakaran terhadap Eva Sofiana Wijayanti (33) seorang perawat asal Dusun Ngembul RT 2 RW 3 Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Meski demikian, polisi sudah mendapatkan gambaran mengenai pelaku.

Belum terungkapnya kasus disebabkan karena korban masih dalam perawatan dan belum bisa dimintai keterangan. Padahal, korban menjadi saksi kunci dalam kasus ini.

Baca juga: Saya Dengar Aduh Aduh, Wajah Perawat Itu Mengepul Saat Saya Padamkan

Dijadwalkan menjalani operasi kedua

Ilustrasi medical formSHUTTERSTOCK Ilustrasi medical form

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny K Baralangi mengatakan, korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasta Husada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Korban dijadwalkan akan menjalani operasi kedua akibat luka bakar yang dialaminya.

"(Korban) Masih proses pemulihan. Besok korban mau dioperasi kedua lagi," katanya melalui pesan singkat, Jumat (7/5/2021).

Karena masih dalam perawatan, polisi yang menyelidiki kasus tersebut belum bisa meminta keterangan dari korban.

"Belum bisa diminta keterangan," jelasnya.

Baca juga: Tangis Pemudik yang Sembunyi di Bak Truk dan Diminta Putar Balik di Pelabuhan Gilimanuk: Anak Saya Sakit

 

Ilustrasi orang tak dikenalShutterstock Ilustrasi orang tak dikenal
Ciri-ciri pelaku sudah dikantongi

Sebelumnya, Donny mengatakan bahwa polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku penyiraman dan pembakaran terhadap Eva.

Dugaan sementara, pelaku adalah orang yang mengenal korban atau suruhannya.

"Antara saling kenal atau orang suruhan. Antara dua ini," katanya pada Rabu (5/5/2021).

Namun untuk memastikan itu, pihaknya harus meminta keterangan dari korban.

"Belum bisa saya pastikan. Saya tunggu korbannya bertutur kata dulu," katanya.

Baca juga: Berenang di Gili Trawangan Pakai Masker, Gubernur NTB: Susah Ternyata

Disiram diduga bensin dan dibakar

Ilustrasi perawat.Shutterstock Ilustrasi perawat.

Diketahui, Eva Sofiana Wijayanti (33) seorang perawat asal Dusun Ngembul RT 2 RW 3 Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang disiram cairan diduga bensin oleh orang tidak dikenal pada Senin (3/5/2021) sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat itu, korban sedang beristirahat di klinik tempatnya bekerja, yakni Klinik Bunga Husada di Dusun Pangganglele RT 26 RW 3 Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Pelaku yang mengenakan helm, masker dan jaket tiba-tiba masuk ke ke klinik tempat korban berada.

Pelaku lantas menyiramkan cairan diduga bensin jenis pertalite ke wajah korban dan membakarnya. Cairan itu dibawa pelaku menggunakan botol kecil.

Setelah kejadian itu, pelaku langsung kabur. Sedangkan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hasta Husada di Kepanjen, Kabupaten Malang oleh saksi yang mengetahui kejadian itu.

Korban mengalami luka bakar di bagian wajah, dada dan tangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Regional
Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Regional
Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Regional
Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Regional
Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Regional
Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Regional
Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Regional
Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Regional
Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sosok Akidi Tio, Penyumbang Bantuan Rp 2 Triliun | Viral Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan

[POPULER NUSANTARA] Sosok Akidi Tio, Penyumbang Bantuan Rp 2 Triliun | Viral Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan

Regional
Terduga Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

Terduga Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

Regional
2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan, Danlanud Merauke Pastikan Proses Hukum Berjalan dan Janji Rawat Korban

2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan, Danlanud Merauke Pastikan Proses Hukum Berjalan dan Janji Rawat Korban

Regional
Cerita Dede, Susah Cari Penumpang Angkutan Umum Sejak PPKM, Kini Gunakan Pinjaman demi Bertahan Hidup

Cerita Dede, Susah Cari Penumpang Angkutan Umum Sejak PPKM, Kini Gunakan Pinjaman demi Bertahan Hidup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X