Terekam CCTV, Imam Masjid Ditampar di Depan Jemaah Shalat Subuh, Pelaku Diamankan

Kompas.com - 07/05/2021, 15:23 WIB
Tangkapan layar rekaman CCTV detik-detik imam masjid ditampar seorang pria berbaju kaos hitam di Masjid Baitul Arsy di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (7/5/2021). Dok. IstimewaTangkapan layar rekaman CCTV detik-detik imam masjid ditampar seorang pria berbaju kaos hitam di Masjid Baitul Arsy di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (7/5/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Aksi penganiayaan terjadi terhadap seorang pria ketika menjadi imam shalat subuh di Masjid Baitul Arsy di Jalan Srikandi, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (7/5/2021).

Penganiayaan dilakukan seorang pria yang  tiba-tiba masuk ke dalam masjid. Aksinya pun terekam kamera CCTV hingga beredar di media sosial.

Seperti yang dilihat Kompas.com, pelaku masuk dari pintu samping dan berjalan di belakang syaf jemaah shalat subuh.

Pelaku ketika itu mengenakan celana pendek berbaju kaus warna hitam.

Pelaku berjalan ke depan melewati antara saf jemaah menuju tempat imam.

Baca juga: Baru 5 Menit Ceramah, Imam Masjid di Palembang Mendadak Terjatuh lalu Meninggal


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sesampainya di depan, pelaku langsung menampar pipi sebelah kanan korban dengan tangan kirinya.

Imam masjid tampak tak melawan. Namun, jemaah yang kaget langsung mengamankan pelaku.

Selanjutnya, pelaku tersebut digelandang ke Polsek Tampan.

Baca juga: Kasus Imam Masjid Dibacok Saat Pimpin Shalat di OKI, Polda Sumsel Pastikan Tak Ada Unsur Sara

Motif belum diketahui

Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita saat dikonfirmasi Kompas.com membenarkan kejadian ini.

"Kejadiannya tadi subuh sekitar pukul 05.30 WIB, saat korban menjadi imam shalat subuh di Masjid Baitul Arsyi, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya," ujar Ambarita, Jumat.

Pelaku penganiayaan berinisial DA. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Tampan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, terkait motif penganiayaan terhadap imam masjid itu, Ambarita mengaku masih dalam proses pemeriksaan.

"Masih dalam proses pemeriksaan, mohon bersabar," tutup Ambarita.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Jateng Klaim Tingkat Kematian di Tempat Isolasi Terpusat Tak Sampai 5 Persen

Dinkes Jateng Klaim Tingkat Kematian di Tempat Isolasi Terpusat Tak Sampai 5 Persen

Regional
[POPULER NUSANTARA] Catatan Emas Greysia Polii/Apriyani Rahayu | Polemik Sumbangan Rp 2 T Akidi Tio

[POPULER NUSANTARA] Catatan Emas Greysia Polii/Apriyani Rahayu | Polemik Sumbangan Rp 2 T Akidi Tio

Regional
Demokrat Jateng Laporkan Unggahan Wamendes di Media Sosial ke Polisi

Demokrat Jateng Laporkan Unggahan Wamendes di Media Sosial ke Polisi

Regional
Momen Sandiaga Uno Video Call dengan Penjual Cilok Berjas: Halo Bapak Pejabat!

Momen Sandiaga Uno Video Call dengan Penjual Cilok Berjas: Halo Bapak Pejabat!

Regional
Pasien Covid-19 Dipulangkan Paksa Saat Kritis, Akhirnya Meninggal, Keluarga Tolak Jenazah Dimakamkan dengan Prokes

Pasien Covid-19 Dipulangkan Paksa Saat Kritis, Akhirnya Meninggal, Keluarga Tolak Jenazah Dimakamkan dengan Prokes

Regional
Stok Vaksin di Kota Semarang Nyaris Habis, Dinkes Jateng: Sambil Menunggu, Manfaatkan Dulu

Stok Vaksin di Kota Semarang Nyaris Habis, Dinkes Jateng: Sambil Menunggu, Manfaatkan Dulu

Regional
Satgas Covid-19 Maluku: Kalau Ada Pandangan Satgas Tak Berani dengan Pejabat, Itu Tidak Benar...

Satgas Covid-19 Maluku: Kalau Ada Pandangan Satgas Tak Berani dengan Pejabat, Itu Tidak Benar...

Regional
Merasa Terbantu Saat Terpapar Covid-19, Bripka Nuki 9 Kali Donorkan Plasma Konvalesen

Merasa Terbantu Saat Terpapar Covid-19, Bripka Nuki 9 Kali Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Duduk Perkara Sumbangan Rp 2 Triliun Anak Akidi Tio dan Beda Pernyataan Status Tersangka

Duduk Perkara Sumbangan Rp 2 Triliun Anak Akidi Tio dan Beda Pernyataan Status Tersangka

Regional
Kantor Bappeda Kabupaten Nias Terbakar

Kantor Bappeda Kabupaten Nias Terbakar

Regional
Anak-anak Mulai Terinfeksi Covid-19, Pemkab Wonogiri Siapkan Ruang Isolasi Khusus Anak

Anak-anak Mulai Terinfeksi Covid-19, Pemkab Wonogiri Siapkan Ruang Isolasi Khusus Anak

Regional
Bupati Ipuk Sebut Vaksin Efektif Tekan Corona, 70 Persen Pasien Covid-19 di Banyuwangi Belum Divaksin

Bupati Ipuk Sebut Vaksin Efektif Tekan Corona, 70 Persen Pasien Covid-19 di Banyuwangi Belum Divaksin

Regional
Gerebek 3 Pabrik Jamu Ilegal di Banyuwangi, BPOM Sita 7 Truk Barang Bukti

Gerebek 3 Pabrik Jamu Ilegal di Banyuwangi, BPOM Sita 7 Truk Barang Bukti

Regional
Jalan Trans Flores Ende-Maumere Tertutup Longsor, Aktivitas Lalu Lintas Terganggu

Jalan Trans Flores Ende-Maumere Tertutup Longsor, Aktivitas Lalu Lintas Terganggu

Regional
Diperiksa 8 Jam, Anak, Menantu, dan Cucu Akidi Tio Keluar Ruang Penyidik Sambil Menutup Wajah

Diperiksa 8 Jam, Anak, Menantu, dan Cucu Akidi Tio Keluar Ruang Penyidik Sambil Menutup Wajah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X