Bupati Magetan Imbau Warga Tetap di Rumah meski Destinasi Wisata Dibuka, Pastikan Ada Tes Acak

Kompas.com - 07/05/2021, 15:02 WIB
Bupati Magetan meresmikan pos penyekatan di Cemoro Sewu. Pemkab Magetan teta[ akan membuka destinasi wisata di masa larangan mudik dengan memperketat pelaksanaan protocol kesehatan . KOMPAS.COM/SUKOCOBupati Magetan meresmikan pos penyekatan di Cemoro Sewu. Pemkab Magetan teta[ akan membuka destinasi wisata di masa larangan mudik dengan memperketat pelaksanaan protocol kesehatan .

MAGETAN, KOMPAS.com – Bupati Magetan, Jawa Timur Suprawoto memastikan tetap membuka lokasi destinasi wisata saat larangan mudik lebaran tahun 2021.

Suprawoto mengatakan, meski destinasi wisata tetap buka namun pihaknya mengimbau masyarakat tetap dirumah selama larangan mudik.

Pengunjung destinasi wisata di Kabupaten Magetan nantinya juga diwajibkan untuk membawa surat negatif Covid-19.

“Walaupun antarrayon itu dibolehkan, kita tetap mengimbau supaya tetap di rumah. Kalau pun keluar, harus dipastikan yang bersangkutan menerapkan protokol kesehatan dan yang bersangkutan negatif,” ujarnya, Jumat (07/05/2021).

Baca juga: Bupati Magetan: 8 Jembatan Rusak Diterjang Banjir, Kerugian Pokok Infrastruktur Saja Rp 15 Miliar...

Rapid test antigen acak di lokasi wisata

Ilustrasi tes swab Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona untuk hentikan pandemi Covid-19.(Shutterstock)KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL Ilustrasi tes swab Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona untuk hentikan pandemi Covid-19.(Shutterstock)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suprawoto menambahkan, untuk mencegah penyebaran Covid 19 di Kabupaten Magetan, pihaknya akan memperketat pelaksanaan protokol kesehatan di lokasi wisata.

Di tempat-tempat wisata akan dilakukan rapid test antigen secara acak.

”Di tempat tempat wisata kita lakungan sampling sehingga semua terlindungi,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan, seluruh destinasi wisata yang buka di tengah larangan mudik telah telah lolos asesmen dari satgas penangan Covid-19 Kabupaten Magetan.

Pengelola wisata juga diwajibkan  membatasi pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas biasanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Driver Ojol Ditangkap Polisi karena Antar Miras Pelanggan, Ini Penjelasan Gojek

Driver Ojol Ditangkap Polisi karena Antar Miras Pelanggan, Ini Penjelasan Gojek

Regional
Batuk dan Pilek Bersamaan Usai Hadiri Acara Nikah, 66 Warga Desa Ini Positif Tes Antigen, Akses Ditutup

Batuk dan Pilek Bersamaan Usai Hadiri Acara Nikah, 66 Warga Desa Ini Positif Tes Antigen, Akses Ditutup

Regional
Seluruh Titik Api di Kilang Pertamina Cilacap Telah Dipadamkan

Seluruh Titik Api di Kilang Pertamina Cilacap Telah Dipadamkan

Regional
Detik-detik Pajero yang Dikendarai Remaja 17 Tahun Tabrak 3 Motor di Gunungkidul, 1 Tewas, 4 Terluka

Detik-detik Pajero yang Dikendarai Remaja 17 Tahun Tabrak 3 Motor di Gunungkidul, 1 Tewas, 4 Terluka

Regional
KPU Tetapkan Al Haris-Abdullah Sani Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi Terpilih

KPU Tetapkan Al Haris-Abdullah Sani Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi Terpilih

Regional
Sukses Raup Puluhan Juta dari Melukis, Penyandang Disleksia Ini Mulai Rambah Dunia Fotografi

Sukses Raup Puluhan Juta dari Melukis, Penyandang Disleksia Ini Mulai Rambah Dunia Fotografi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ridwan Kamil Ungkap Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar | Wali Kota Salatiga Positif Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ridwan Kamil Ungkap Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar | Wali Kota Salatiga Positif Covid-19

Regional
Fakta Penangkapan Driver Ojol karena Antar Miras Pelanggan, Viral di Medsos hingga Gibran Turun Tangan

Fakta Penangkapan Driver Ojol karena Antar Miras Pelanggan, Viral di Medsos hingga Gibran Turun Tangan

Regional
Warga Abai Prokes, 2.517 Anak di Bangka Belitung Terpapar Covid-19

Warga Abai Prokes, 2.517 Anak di Bangka Belitung Terpapar Covid-19

Regional
Ulama Kharismatik KH Nawawi Abdul Jalil Tutup Usia, Khofifah: Umat Muslim Indonesia Berduka

Ulama Kharismatik KH Nawawi Abdul Jalil Tutup Usia, Khofifah: Umat Muslim Indonesia Berduka

Regional
Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Nawawi Wafat, Sosok Ulama Rendah Hati yang Diterima Semua Golongan

Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Nawawi Wafat, Sosok Ulama Rendah Hati yang Diterima Semua Golongan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Juni 2021

Regional
Swab Perantau yang Pulang dari Madura, Kades Temukan 18 Warganya Positif Covid-19

Swab Perantau yang Pulang dari Madura, Kades Temukan 18 Warganya Positif Covid-19

Regional
Curhatan Ojol yang Ditangkap karena Antar Paket Miras Viral, Ini Kata Polisi

Curhatan Ojol yang Ditangkap karena Antar Paket Miras Viral, Ini Kata Polisi

Regional
Sering Palak Warga, 79 Preman di Pekanbaru Diamankan, Polisi Sita Senjata Tajam hingga Pistol Mainan

Sering Palak Warga, 79 Preman di Pekanbaru Diamankan, Polisi Sita Senjata Tajam hingga Pistol Mainan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X