Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berenang Bersama Gubernur NTB di Gili Trawangan, Sandiaga: Jaga Prokes, Kita Pakai Masker

Kompas.com - 07/05/2021, 11:04 WIB
Idham Khalid,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

LOMBOK UTARA, KOMPAS.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengunjungi kawasan Gili Trawangan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ditemani Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Sandiaga tak melewatkan kesempatan berenang di salah satu destinasi wisata favorit di NTB itu.

Sandi terlihat mengenakan pakaian berwarna gelap dengan tulisan #newnormal di bagian dada. Sementara Gubernur NTB mengenakan kaos putih.

"Berenang di Gili sangat menyenangkan, untuk jaga protokol Kesehatan, kita kenakan masker," kata Sandi sambil tersenyum usai berenang di kawasan Gili Trawangan, Kamis (7/5/2021).

Sandiaga terlihat menikmati kejernihan laut di Pantai Gili Trawangan. Ia terlihat asyik berenang di hamparan laut biru kehijauan tersebut.

Baca juga: Sepekan Dibuka Online, Kuota Shalat Idul Fitri di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya Penuh

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, menerapkan protokol kesehatan saat berwisata bisa mengurangi risiko penularan Covid-19.

Ia meminta seluruh pihak di Gili Trawangan menerapkan protokol kesehatan ketat sehingga destinasi wisata itu menjadi nyaman dikunjungi wisatawan.

saat Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bersama Gubernur NTB berenang di Gili TrawanganHumas Menparekraf saat Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bersama Gubernur NTB berenang di Gili Trawangan

"Semoga memulihkan perekonomian masyarakat dengan protokol kesehatan," kata Sandi.

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah terlihat mengunggah foto berenang bersama Sandiaga di akun Facebook pribadinya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Berduel pada Hari Idul Adha, 1 Orang Tewas dan 1 Kritis

Berduel pada Hari Idul Adha, 1 Orang Tewas dan 1 Kritis

Regional
Gempa Erupsi Gunung Lewotobi Meningkat, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Erupsi Gunung Lewotobi Meningkat, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Hindari Plastik, Pembagian Daging Kurban di Purworejo Pakai Daun Jati dan Besek

Hindari Plastik, Pembagian Daging Kurban di Purworejo Pakai Daun Jati dan Besek

Regional
Ayah Bunuh Anak Balitanya Saat Tidur di Serang Banten

Ayah Bunuh Anak Balitanya Saat Tidur di Serang Banten

Regional
50 TKI Ilegal dari NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 6 Bulan, Sebagian Diduga Dibunuh

50 TKI Ilegal dari NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 6 Bulan, Sebagian Diduga Dibunuh

Regional
Ingin Punya Motor CBR, Pria di Lampung Begal Temannya Sendiri

Ingin Punya Motor CBR, Pria di Lampung Begal Temannya Sendiri

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Pekerja Tambang Emas di Dompu Temukan Benda Diduga Tengkorak dan Tulang Manusia

Pekerja Tambang Emas di Dompu Temukan Benda Diduga Tengkorak dan Tulang Manusia

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
13 Kios Pasar di Dumai Riau Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

13 Kios Pasar di Dumai Riau Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Regional
Pria Asal Manado Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos di Makassar

Pria Asal Manado Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos di Makassar

Regional
Seorang Pekerja Migran yang Tewas Diduga Dibunuh Dipulangkan ke NTT

Seorang Pekerja Migran yang Tewas Diduga Dibunuh Dipulangkan ke NTT

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com