Setelah Doni Monardo Lewat, Tak Ada Penyekatan di Perbatasan Palembang-Jambi

Kompas.com - 07/05/2021, 07:46 WIB
Kendaraan dari luar Jambi melewati penyekatan begitu saja di dekat perbatasan Jambi-Sumatera Selatan, pada Kamis (6/5/2021). Penyekatan dilakukan sejak pagi hingga siang dan menyuruh 5 bus dan 2 unit mobil pribadi putar balik sebelumnya. KOMPAS.com/JAKA HENDRA BAITTRI Kendaraan dari luar Jambi melewati penyekatan begitu saja di dekat perbatasan Jambi-Sumatera Selatan, pada Kamis (6/5/2021). Penyekatan dilakukan sejak pagi hingga siang dan menyuruh 5 bus dan 2 unit mobil pribadi putar balik sebelumnya.

JAMBI, KOMPAS.com - Penyekatan di perbatasan Palembang-Jambi ternyata hanya sampai siang. Penyekatan setengah-setengah ini terjadi di wilayah Muaro Jambi, pada hari pertama larangan mudik, Kamis (6/5/2021). 

Pantauan Kompas.com, sebuah tenda didirikan di depan lapangan sebuah panti asuhan. Sejumlah petugas berjaga dan menyuruh sejumlah kendaraan putar balik. 

Siangnya, sekitar pukul 13.30 WIB, rombongan Kepala BNPB Doni Monardo lewat menuju Kota Jambi. Selepas itu, petugas tampak mengendurkan penjagaan. 

Beberapa mobil dengan pelat luar Jambi melalui pos penyekatan begitu saja. Begitu pula kendaraan pelat Jambi yang mengarah ke luar Jambi.

Baca juga: Pintu Tol Palembang Tak Disekat, Kendaraan Pelat Luar Sumsel Bebas Keluar Masuk

 

Ditemui di lokasi, Kasatlantas Polres Muaro Jambi AKP Nafrizal mengatakan, pihaknya sedang beristirahat. Namun, pantauan Kompas.com, beberapa barang dari pos mulai diangkut pergi sekitar pukul 14.00 WIB.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut keterangan Nafrizal, hari pertama larangan mudik, pihaknya sudah menyuruh putar balik lima bus dari arah Sumatera Selatan ke Jambi.

“Lima bus dan dua unit minibus pribadi yang kita (suruh) putar balik,” katanya.

Baca juga: Kisah Pemudik Pulang Pakai Travel ke Tasik: Ongkos 4 Kali Lipat, Bonus Surat Negatif Antigen, Dijamin Lolos Pos Penyekatan

Syarat boleh melintas di pos penyekatan

Dia menambahkan, warga yang mempunyai surat keterangan sesuai persyaratan bisa melewati penyekatan, bahkan saat Lebaran. 

Kemudian, untuk bus yang penumpangnya tidak dapat menunjukkan surat seperti perjalanan dinas, atau melaksanakan kegiatan pekerjaan atau keterangan mengantar keluarganya sakit atau meninggal, akan disuruh putar balik.

“Kalau tidak ada keterangan, kami putar balikkan," katanya. 

Baca juga: Sebut Mau Pulang Kampung, Pekerja Ini Bisa Lolos Penyekatan Polisi di Perbatasan Bekasi-Karawang

Selain itu, ada lagi yang dapat melintas bagi kendaraan yang ada stiker dari Dinas Perhubungan.

“Stiker angkutan nonmudik yang penumpangnya melakukan pekerjaan, perjalanan dinas, itu diperbolehkan asal ada surat dari instansi terkait,” katanya.

Nafrizal mengatakan, belum ditemukan adanya mobil barang yang mengangkut penumpang seperti yang diberitakan di Jawa.

“Sejauh ini belum kita jumpai, memang barang yang mereka angkut,” katanya.

Baca juga: Bus Dilarang Beroperasi, Taksi Gelap Rute Pematangsiantar-Medan Marak Beraksi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Menegangkan Saat Tim SAR Evakuasi Mayat Pria yang Diseret Buaya

Detik-detik Menegangkan Saat Tim SAR Evakuasi Mayat Pria yang Diseret Buaya

Regional
Kesiapan Pemerintah DIY Hadapi Peningkatan Jumlah Pasien Covid-19

Kesiapan Pemerintah DIY Hadapi Peningkatan Jumlah Pasien Covid-19

Regional
Kasus Korupsi SPP SMK di Batam, Tersangka Sebut Nama Pejabat Kepri

Kasus Korupsi SPP SMK di Batam, Tersangka Sebut Nama Pejabat Kepri

Regional
Sebulan Terakhir, Ada 4 Kasus Kekerasan Pada Jurnalis di Sumut, Pembakaran Mobil hingga Pembunuhan

Sebulan Terakhir, Ada 4 Kasus Kekerasan Pada Jurnalis di Sumut, Pembakaran Mobil hingga Pembunuhan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Juni 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 20 Juni 2021

Regional
Banyak Lansia di Sumbar Belum Ikut Vaksinasi, Ini Alasannya

Banyak Lansia di Sumbar Belum Ikut Vaksinasi, Ini Alasannya

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Juni 2021

Regional
Kehilangan Indera Penciuman, Ini Kronologi Puluhan Pegawai Dispar Kulon Progo Terkena Covid-19

Kehilangan Indera Penciuman, Ini Kronologi Puluhan Pegawai Dispar Kulon Progo Terkena Covid-19

Regional
Pukul Istri karena Tak Terima Ponselnya Diperiksa, Pria Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Pukul Istri karena Tak Terima Ponselnya Diperiksa, Pria Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Juni 2021

Regional
Daftar Lokasi Vaksinasi Massal di Bandar Lampung untuk Senin Besok

Daftar Lokasi Vaksinasi Massal di Bandar Lampung untuk Senin Besok

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Juni 2021

Regional
Wartawan Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak, Rekan Ungkap Korban Sempat Bertemu Pengusaha

Wartawan Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak, Rekan Ungkap Korban Sempat Bertemu Pengusaha

Regional
Senin Besok, Vaksinasi Massal 20 Kecamatan di Bandar Lampung

Senin Besok, Vaksinasi Massal 20 Kecamatan di Bandar Lampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X