Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gadis Tunawicara Asal Nganjuk Dicabuli Tetangganya Saat Mandi

Kompas.com - 07/05/2021, 07:00 WIB
Usman Hadi ,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

NGANJUK, KOMPAS.com – Nasib pilu dialami oleh EO (21), gadis tunawicara asal Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

EO menjadi korban pencabulan, ironisnya pelaku adalah tetangganya sendiri, yakni SU (35). Kini SU telah ditangkap dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Terminal Anjuk Ladang Nganjuk Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik 6-17 Mei, tapi…

Kronologi

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, membenarkan peristiwa ini. Insiden pencabulan itu terjadi pada Sabtu (1/5/2021).

“Kejadiannya Hari Sabtu tanggal 1 Mei 2021 sekitar pukul 16.45 WIB,” jelas Supriyanto kepada Kompas.com, Kamis (6/5/2021).

Peristiwa ini terjadi saat korban berada sendirian di rumah, kakak sepupunya tengah keluar untuk membeli makanan.

Tanpa disangka-sangka, pelaku mengendap-endap masuk ke rumah yang ditinggali korban.

“Bersamaan dengan itu, korban di dalam kamar mandi sedang mandi dengan pintu dalam keadaan terbuka. Kemudian timbul niat pelaku untuk mencabuli korban,” papar Supriyanto.

Mengetahui niat jahat pelaku, korban berusaha memberontak dan berlari ke dalam kamarnya. Namun, pelaku mengejar korban, lalu mendekapnya dari belakang, menindih tubuh, dan membekap mulut korban.

Tak hanya itu, lanjut Supriyanto, pelaku juga sempat memukul pelipis korban.

Baca juga: Siap-siap, Pemudik yang Nekat Masuk Nganjuk Akan Di-swab Acak

 

Dipergoki kakaknya

Aksi bejat pelaku tepergok setelah kakak sepupu korban pulang ke rumah sekitar pukul 17.15 WIB. Sesampainya di rumah, ia mendapati Motor Yamaha Jupiter Z AG 4397 VAR milik pelaku terparkir di depan bangunan rumah.

“Setelah itu saksi buka pintu rumah, dan menemukan korban berteriak dengan pakaian bagian atas terbuka serta ditindih oleh pelaku yang sudah tidak mengenakan pakaian,” tutur Supriyanto.

Insiden ini sempat membuat geger warga setempat. Sementara keluarga korban yang tak terima dengan kejadian tersebut, akhirnya melaporkan kasus ini ke Mapolsek Jatikalen.

“Pelaku ditangkap pada Minggu tanggal 2 Mei 2021, dan ditetapkan tersangka pada Senin tanggal 3 Mei 2021. Saat ini pelaku ditahan di Polres Nganjuk,” pungkas dia.

Adapun, dalam kasus ini pelaku terancam pasal 289 KUHP tentang pencabulan. Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Banjir Bandang di Musi Rawas Utara, 2 Korban Tewas, 1 Hilang

Banjir Bandang di Musi Rawas Utara, 2 Korban Tewas, 1 Hilang

Regional
Penduduk Pulau Tagulandang Dihantui Hujan Batu Pasir Gunung Ruang

Penduduk Pulau Tagulandang Dihantui Hujan Batu Pasir Gunung Ruang

Regional
Soal Dugaan Kekerasan Seksual di Kampusnya, BEM Undip: Banyak Korban Takut Bersuara

Soal Dugaan Kekerasan Seksual di Kampusnya, BEM Undip: Banyak Korban Takut Bersuara

Regional
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sementara akibat Dampak Erupsi Gunung Ruang

Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sementara akibat Dampak Erupsi Gunung Ruang

Regional
Namanya Masuk Bursa Pilkada Solo, Gusti Bhre: Saya Fokus di Mangkunegaran Dulu

Namanya Masuk Bursa Pilkada Solo, Gusti Bhre: Saya Fokus di Mangkunegaran Dulu

Regional
Fakta Terkini Erupsi Gunung Ruang di Sitaro, Status Awas dan Soal Potensi Tsunami

Fakta Terkini Erupsi Gunung Ruang di Sitaro, Status Awas dan Soal Potensi Tsunami

Regional
Warga Terima Uang Ganti Rugi Dampak Pembangunan Bendungan Jragung, Ada yang Rp 120.000

Warga Terima Uang Ganti Rugi Dampak Pembangunan Bendungan Jragung, Ada yang Rp 120.000

Regional
PDI-P Solo Sebut 6 Orang Daftar Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pilkada Serentak 2024, 2 Sudah Lengkapi Berkas

PDI-P Solo Sebut 6 Orang Daftar Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pilkada Serentak 2024, 2 Sudah Lengkapi Berkas

Regional
Polres Merauke Tangkap Pelaku Pemerkosaan terhadap Mahasiswi

Polres Merauke Tangkap Pelaku Pemerkosaan terhadap Mahasiswi

Regional
Truk Rem Blong Terbalik di Kebumen, 6 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Truk Rem Blong Terbalik di Kebumen, 6 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Balon Udara Berisi Mercon Teror Warga Magelang dan Klaten, Polda Jateng: Ada Ancaman Penjara

Balon Udara Berisi Mercon Teror Warga Magelang dan Klaten, Polda Jateng: Ada Ancaman Penjara

Regional
Banjir Lebong Bengkulu, Warga Terdampak Dihantui Krisis Air Bersih

Banjir Lebong Bengkulu, Warga Terdampak Dihantui Krisis Air Bersih

Regional
Perayaan Waisak 2024 di Candi Borobudur, Ini Rangkaian Acaranya

Perayaan Waisak 2024 di Candi Borobudur, Ini Rangkaian Acaranya

Regional
Puluhan Biksu Thudong Akan Jalan Kaki ke Candi Borobudur dan Muaro Jambi, Apa Tujuannya?

Puluhan Biksu Thudong Akan Jalan Kaki ke Candi Borobudur dan Muaro Jambi, Apa Tujuannya?

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com