Calon Gubernur Kalsel Denny Indrayana Terinfeksi Covid-19

Kompas.com - 07/05/2021, 05:53 WIB
Denny Indrayana memberikan keterangan kepada wartawan terkait penggalangan dana donasi untuk biaya perkara ke MK. IstimewaDenny Indrayana memberikan keterangan kepada wartawan terkait penggalangan dana donasi untuk biaya perkara ke MK.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Calon gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Denny Indrayana terinfeksi virus corona (Covid-19).

Hal itu dia umumkan langsung melalui video yang dikirimkan ke wartawan melalui akun WhatsApp miliknya pada Kamis (6/5/2021) malam.

Dikatakan Denny, dirinya dinyatakan terinfeksi Covid-19 pada Kamis sore.

"Setelah bekerja dari subuh, melalui subuh keliling sampai subuh lagi, tanpa henti, Akhirnya sore ini, terkonfirmasi saya kena virus Covid-19," ujarnya dalam rekaman video yang diterima, Kamis malam.

Baca juga: Penumpang Positif Covid-19 Terbang dari Semarang ke Pangkalan Bun, Ganjar: Ada SOP yang Keliru

Mengetahui dirinya terinfeksi Covid-19, mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia itu memilih untuk beristirahat sejenak dari aktivitas politik sebelum pemungutan suara ulang (PSU).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Denny memilih menjalani isolasi mandiri di rumah setelah berkonsultasi dengan dokter spesialis.

"Saya memutuskan untuk tetap rawat jalan aja, isolasi mandiri di rumah aja," jelasnya.

Denny meminta kepada seluruh pendukungnya untuk tetap mendoakannya selama menjalani isolasi mandiri.

"Mohon didoakan agar saya segera sehat, segera bisa beraktivitas lagi dan kita bertemu lagi," harapnya.

Baca juga: Keluarga Ambil Paksa Jenazah Positif Covid-19 di RSUD dr Hardjono

Dengan kondisinya yang terinfeksi Covid-19, Denny juga meminta maaf kepada seluruh pendukung dan simpatisannya karena banyak agenda kegiatan yang terpaksa dibatalkan.

Namun dari rumah tempatnya menjalani isolasi mandiri, Denny akan tetap memantau perkembangan politik dari para pendukung maupun media sosial.

"Di sisi lain, saya tetap memantau situasi dan kondisi. Yang paling kita harus jaga dan kita pastikan untuk kita lawan adalah politik uang dan politik yang curang," tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Varian India Masuk Jateng, Ganjar Minta Kepala Daerah Ambil Sampel Genome Sequencing

Varian India Masuk Jateng, Ganjar Minta Kepala Daerah Ambil Sampel Genome Sequencing

Regional
47 Warga Positif Covid-19, Padukuhan Klaster Hajatan di Gunungkidul 'Lockdown'

47 Warga Positif Covid-19, Padukuhan Klaster Hajatan di Gunungkidul "Lockdown"

Regional
Cegah Penularan Meluas, 89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke Rumah Sakit

Cegah Penularan Meluas, 89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke Rumah Sakit

Regional
Masuk Zona Merah, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina untuk Pasien Covid-19

Masuk Zona Merah, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina untuk Pasien Covid-19

Regional
Unnes Terima 3.873 Mahasiswa Jalur SBMPTN, Catat Jadwal Registrasi Ulangnya

Unnes Terima 3.873 Mahasiswa Jalur SBMPTN, Catat Jadwal Registrasi Ulangnya

Regional
2 Warga Nigeria dan 1 WNI Kendalikan Jaringan Sabu 1,1 Ton dari Balik Lapas

2 Warga Nigeria dan 1 WNI Kendalikan Jaringan Sabu 1,1 Ton dari Balik Lapas

Regional
Kronologi Suami Bawa Polisi Gerebek Istri yang Selingkuh dengan Kepala Desa

Kronologi Suami Bawa Polisi Gerebek Istri yang Selingkuh dengan Kepala Desa

Regional
Fakta Covid-19 Varian India Ditemukan di Jawa Timur, 3 Warga Terinfeksi

Fakta Covid-19 Varian India Ditemukan di Jawa Timur, 3 Warga Terinfeksi

Regional
Klaster Hajatan Nikah di Madiun Bertambah Jadi 88 Orang, Ada dari Keluarga Besan

Klaster Hajatan Nikah di Madiun Bertambah Jadi 88 Orang, Ada dari Keluarga Besan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penutupan Akses Dukuh yang Terpapar Covid-19 | Pengemudi Ojol Ditangkap Saat Antar Miras Pelanggan

[POPULER NUSANTARA] Penutupan Akses Dukuh yang Terpapar Covid-19 | Pengemudi Ojol Ditangkap Saat Antar Miras Pelanggan

Regional
Duduk Perkara Kerumunan Senam Massal di Bangka, Digelar Rutin tapi Tak Berizin, Banyak Peserta Langgar Prokes

Duduk Perkara Kerumunan Senam Massal di Bangka, Digelar Rutin tapi Tak Berizin, Banyak Peserta Langgar Prokes

Regional
275 Orang di Lapas Narkotika Sleman Positif Covid-19, Berawal dari Sipir Hilang Penciuman

275 Orang di Lapas Narkotika Sleman Positif Covid-19, Berawal dari Sipir Hilang Penciuman

Regional
Detik-detik 20 Warga Bakar Kapal Ikan, lalu Cegat dan Paksa Polisi Serahkan Semua Awaknya

Detik-detik 20 Warga Bakar Kapal Ikan, lalu Cegat dan Paksa Polisi Serahkan Semua Awaknya

Regional
Pokja Genetik UGM: Covid-19 Varian Delta di Kudus Lebih Menular dan Pengaruhi Respons Imun

Pokja Genetik UGM: Covid-19 Varian Delta di Kudus Lebih Menular dan Pengaruhi Respons Imun

Regional
8 dari 16 Kecamatan di Blora Zona Merah Covid-19, Bupati: Kalau Perlu Ada Jam Malam

8 dari 16 Kecamatan di Blora Zona Merah Covid-19, Bupati: Kalau Perlu Ada Jam Malam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X