Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anggota Polisi Diduga Melakukan Pungli kepada Pengendara di Pos Penyekatan Mudik, Kapolsek Membantah

Kompas.com - 07/05/2021, 05:44 WIB
Setyo Puji

Editor

KOMPAS.com - Kapolsek Kertapati AKP Irwan Sidik membantah adanya pungutan liar (Pungli) yang dilakukan anggotanya di pos penyekatan Simpang Nilakandi, Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan.

Menurutnya, kejadian yang terjadi pada Kamis (6/5/2021) tersebut diduga karena adanya miskomunikasi antara pengendara dan anggotanya.

"Tidak beranilah kami seperti itu (pungli), tadi pengendaranya sudah bisa lewat. Mungkin karena sama-sama keras, sama anggota jadi seperti itu," ungkapnya.

Baca juga: Pengemudi Mobil Marah, Sebut Polisi Minta Rp 100.000 agar Diizinkan Lewati Penyekatan, Ini Klarifikasinya

Saat kejadian tersebut, dirinya mengaku sempat mendatangi lokasi untuk melerai keributan itu.

Namun demikian, dari keterangan yang didapat dari anggotanya terkait tuduhan yang dilontarkan salah seorang pengendara itu ternyata tidak benar.

"Kata anggota tidak seperti itu (terjadi pungli). Saya tidak tahu persis kejadiannya karena jauh (antara pos dan lokasi). Dari pada ribut-ribut jadi saya lerai saja, 'jangan ribut-ribut Pak, sudahlah'," kata Irwan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com