Kompas.com - 06/05/2021, 15:51 WIB

KOMPAS.com - Seorang pria berinisial SPM (34), yang merupakan distributor dan sales wilayah Jawa Tengah untuk PT SSP, ditangkap polisi.

Dia diduga mengedarkan alat rapid test antigen ilegal di Jawa Tengah (Jateng). Sejumlah merek yang dijualnya tidak memiliki izin edar.

Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi menjelaskan, pelaku telah beraksi selama Oktober 2020-Februari 2021.

Alat rapid test antigen ilegal tersebut menyasar klinik dan rumah sakit di area Jateng.

Baca juga: Polisi Bongkar Penjualan Rapid Test Antigen Ilegal di Semarang, Beromzet Miliaran Rupiah

 

Lutfi menyebut, dalam waktu satu hingga dua pekan, pelaku bisa menjual 300-400 boks.

"Diedarkan di wilayah Jateng, di masyarakat umum biasa, klinik dan rumah sakit. Ini sudah merugikan tatanan kesehatan," tandasnya, Rabu (5/5/2021).

Lutfi mengatakan, selama lima bulan beraksi, pelaku meraih keuntungan hingga Rp 2,8 miliar.

"Tentu perbandingannya lebih murah karena tidak punya izin edar. Dan ini sangat merugikan terkait dengan perlindungan konsumen ancaman hukuman bisa lima tahun. Tapi kalau UU kesehatan ancaman bisa 15 tahun dan denda sampai Rp 1,5 miliar," ucapnya.

Baca juga: “Jadi Kalau dalam Kondisi Terbuka, Patut Dicurigai, Antigen Itu Bisa Saja Didaur Ulang”

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksara Lota dari Ende, Latar Belakang dan Huruf

Aksara Lota dari Ende, Latar Belakang dan Huruf

Regional
Siswa SMKN Purbalingga Belajar di Ruko Pasar sampai November 2022

Siswa SMKN Purbalingga Belajar di Ruko Pasar sampai November 2022

Regional
Golkar Jabar Sebut KIB Belum Bicara Figur Tapi Apa yang Dihadapi Indonesia

Golkar Jabar Sebut KIB Belum Bicara Figur Tapi Apa yang Dihadapi Indonesia

Regional
Tanggapi Gerakan 'Rumah Ganjar', Bambang Pacul: Ganjar Masih Kader PDIP, Kenapa Tidak Izin Megawati?

Tanggapi Gerakan "Rumah Ganjar", Bambang Pacul: Ganjar Masih Kader PDIP, Kenapa Tidak Izin Megawati?

Regional
Angka Fatalitas Kecelakaan Lalin di Lumajang Naik

Angka Fatalitas Kecelakaan Lalin di Lumajang Naik

Regional
Diduga Rem Blong, Mobil Suami Istri di Dompu Terjun ke Jurang hingga Tewas Terbakar

Diduga Rem Blong, Mobil Suami Istri di Dompu Terjun ke Jurang hingga Tewas Terbakar

Regional
Covid-19 Melandai, Garuda Buka 5 Penerbangan Jakarta-Bengkulu PP, Diskon hingga Rp 200 Ribu

Covid-19 Melandai, Garuda Buka 5 Penerbangan Jakarta-Bengkulu PP, Diskon hingga Rp 200 Ribu

Regional
Pernah Disinggahi Presiden Soekarno, Hotel Du Pavillon Akan Direvitalisasi

Pernah Disinggahi Presiden Soekarno, Hotel Du Pavillon Akan Direvitalisasi

Regional
Tabrak Pembatas Jalan, Pengendara Motor di Jayapura Tewas

Tabrak Pembatas Jalan, Pengendara Motor di Jayapura Tewas

Regional
Tak Perlu Tunggu Partai, Pengunduran Diri Anang Dinilai Bisa Diparipurnakan DPRD Lumajang

Tak Perlu Tunggu Partai, Pengunduran Diri Anang Dinilai Bisa Diparipurnakan DPRD Lumajang

Regional
Mobil Muatan BBM Jatuh ke Jurang, Pasutri di Dompu Tewas Terbakar

Mobil Muatan BBM Jatuh ke Jurang, Pasutri di Dompu Tewas Terbakar

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 September 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 September 2022

Regional
Iriana Jokowi Dijadwalkan Ikuti Parade Kebaya di Solo, 2.000 Personel Keamanan Diterjunkan

Iriana Jokowi Dijadwalkan Ikuti Parade Kebaya di Solo, 2.000 Personel Keamanan Diterjunkan

Regional
Sidang Korupsi KONI Padang, Saksi: Pengadaan Perlengkapan Kontingen Sudah Sesuai dan Dibayarkan

Sidang Korupsi KONI Padang, Saksi: Pengadaan Perlengkapan Kontingen Sudah Sesuai dan Dibayarkan

Regional
Update Kasus Suap PMB Mandiri Unila, KPK Periksa Rektor Untirta Banten

Update Kasus Suap PMB Mandiri Unila, KPK Periksa Rektor Untirta Banten

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.