Catat, Ini 3 Syarat yang Wajib Ditunjukkan Pengendara di Pos Penyekatan Mudik Kota Surabaya

Kompas.com - 06/05/2021, 12:53 WIB
Sejumlah kendaraan roda empat dihentikan petugas gabungan di pos penyekatan Bundaran Waru, perbatasan Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/5/2021). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANSejumlah kendaraan roda empat dihentikan petugas gabungan di pos penyekatan Bundaran Waru, perbatasan Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/5/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Masa larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriyah mulai dilaksanakan petugas gabungan sejak Kamis (6/5/2021), pukul 00.00 WIB.

Terdapat 17 titik penyekatan yang ditempatkan di perbatasan Kota Surabaya, Jawa Timur.

Pos penyekatan tersebut dijaga petugas gabungan dari Polri, TNI, dan satpol PP, dinas perhubungan, dan BPB Linmas di sejumlah titik penyekatan di Kota Surabaya.

Saat Kompas.com mendatangi beberapa titik penyekatan, salah satunya di kawasan Rungkut hingga Bundaran Waru, pos sudah dijaga ketat petugas gabungan.

Setiap kendaraan yang melintas, baik motor maupun mobil, diperiksa. Terutama bagi kendaraan di luar pelat Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya.

Baca juga: Diduga Mabuk, Pengemudi Dump Truk Tabrak 3 Pengendara Motor, 1 Orang Tewas

Ada tiga ketentuan atau syarat bagi pengendara agar bisa tetap masuk ke Kota Surabaya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syaratnya, para pengendara diwajibkan menunjukkan surat keterangan kerja, identitas diri, hingga keterangan perihal tujuan melakukan perjalanan ke Surabaya.

Jika syarat yang diminta petugas lengkap, pengendara dipersilakan masuk ke Surabaya. Namun sebaliknya, jika pengendara tidak dapat menunjukkan syarat yang diminta, mereka diharuskan memutar balik kendaraannya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menjelaskan, pelaksanaan penyekatan mudik ini sesuai hasil koordinasi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442.

"Sesuai hasil koordinasi peraturan Menteri Perhubungan nomor 13 tahun 2021, bahwa yang boleh melakukan perjalanan di Surabaya, pertama kalau ASN, TNI, Polri, BUMN, dan BUMD, disertai dengan surat tugas dari minimal eselon dua atau pimpinan tertinggi," kata Irvan saat ditemui di depan Mall City of Tomorrow (Cito) Surabaya, Kamis (6/5/2021).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Yustisi Prokes di Padang, Tak Pakai Masker Didenda Rp 100 Ribu

Operasi Yustisi Prokes di Padang, Tak Pakai Masker Didenda Rp 100 Ribu

Regional
Sekda dan 2 Kepala Dinas di Pemprov Jabar Positif Covid-19

Sekda dan 2 Kepala Dinas di Pemprov Jabar Positif Covid-19

Regional
Choirul Anwar Sulap Limbah Popok Jadi Pot Bunga hingga Pupuk Cair

Choirul Anwar Sulap Limbah Popok Jadi Pot Bunga hingga Pupuk Cair

Regional
Kasus Covid-19 di Indonesia Tinggi, Wamenkes Evaluasi Program Work From Bali

Kasus Covid-19 di Indonesia Tinggi, Wamenkes Evaluasi Program Work From Bali

Regional
7.227 Pengungsi Masih Bertahan di Perbukitan, BPBD Maluku Tengah: Mereka Trauma dengan Gempa

7.227 Pengungsi Masih Bertahan di Perbukitan, BPBD Maluku Tengah: Mereka Trauma dengan Gempa

Regional
4 Kali Beraksi di Tegal, Penjambret yang Kerap Incar Perempuan Pengendara Motor Ditangkap

4 Kali Beraksi di Tegal, Penjambret yang Kerap Incar Perempuan Pengendara Motor Ditangkap

Regional
Deposito Rp 20,1 Miliar Hilang, 2 Nasabah Gugat ke Pengadilan, Ini Tanggapan BNI

Deposito Rp 20,1 Miliar Hilang, 2 Nasabah Gugat ke Pengadilan, Ini Tanggapan BNI

Regional
Warga Dipersilakan Gelar Kegiatan yang Mengumpulkan Massa, Bupati Banjarnegara: Saya Bertanggungjawab

Warga Dipersilakan Gelar Kegiatan yang Mengumpulkan Massa, Bupati Banjarnegara: Saya Bertanggungjawab

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, 8 Ruas Jalan di Semarang Ditutup 24 Jam Selama 2 Minggu, Ini Daftarnya

Kasus Covid-19 Melonjak, 8 Ruas Jalan di Semarang Ditutup 24 Jam Selama 2 Minggu, Ini Daftarnya

Regional
UNS Lockdown Sepekan Usai 3 Dosen Meninggal karena Covid-19, Ini Penjelasan Rektor

UNS Lockdown Sepekan Usai 3 Dosen Meninggal karena Covid-19, Ini Penjelasan Rektor

Regional
16 Nakes Positif Covid-19, Pelayanan RS Elisabeth Purwokerto Tutup Sepekan

16 Nakes Positif Covid-19, Pelayanan RS Elisabeth Purwokerto Tutup Sepekan

Regional
Tenda Vaksinasi di GBLA Bandung Roboh akibat Hujan Es dan Angin

Tenda Vaksinasi di GBLA Bandung Roboh akibat Hujan Es dan Angin

Regional
Minta Kegiatan Masyarakat Jalan Terus, Bupati Banjarnegara: Aparat Membubarkan, Foto Saja!

Minta Kegiatan Masyarakat Jalan Terus, Bupati Banjarnegara: Aparat Membubarkan, Foto Saja!

Regional
Pemkot Bandung Galang Dana Rp 416 Juta dari ASN untuk Palestina

Pemkot Bandung Galang Dana Rp 416 Juta dari ASN untuk Palestina

Regional
Wali Kota Surabaya Ungkap Penyebab Kericuhan di Posko Penyekatan Suramadu

Wali Kota Surabaya Ungkap Penyebab Kericuhan di Posko Penyekatan Suramadu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X