Fakta Pengolah Sampah di Surabaya yang Diresmikan Jokowi, Tebesar di Indonesia, Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Kompas.com - 06/05/2021, 06:16 WIB
Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya, Jawa Timur, akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (6/4/2021) mendatang. KOMPAS.COM/GHINAN SALMANPengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya, Jawa Timur, akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (6/4/2021) mendatang.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo Surabaya pada Kamsi (6/5/2021).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya Anna Fajriatin mengatakan PSEL Benowo dibangun sejak tahun 2012.

Saat pembangunan PSEL Benowo, Pemkot Surabaya menggandeng PT Sumber Organik.

Baca juga: Diresmikan Jokowi Besok, Pengolah Sampah Menjadi Listrik di Surabaya Bakal Jadi Proyek Percontohan Nasional

Ubah 1.000 ton sampah jadi energi listrik

Anna mengatakan pada tahun 2012, proses mengolah sampah menjadi listrik masih menggunakan metode landfill gas power plant.

"Dengan metode ini, PSEL mampu menghasilkan energi listrik 2 megawatt dari 600 ton sampah per hari," ujar dia.

Seiring berjalannya waktu, di tahun 2015, pemkot yang bekerja sama dengan PT Sumber Organik mulai menggunakan metode Gasification Power Plant untuk mengolah sampah menjadi listrik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kamis, Jokowi Resmikan Pengolah Sampah Menjadi Listrik Terbesar di Indonesia

Rencannya metode tersebut sudah bisa diterapkan sejak tahun 2020. Namun karena pandemo Covid-19, proses komisioning atau pengujian oleh tim ahli dari luar negeri mundur dilakukan.

Dengan metode baru, dari 1.000 ton sampah bisa menghasilkan listrik 9 megawatt per hari.

"Sebetulnya targetnya tahun 2020, tapi karena kondisi Covid-19 sehingga untuk komisioning dengan mendatangkan tim ahli dari luar negeri ke Indonesia jadi mundur. Alhamdulillah tanggal 10 Maret 2021 kemarin sudah proses. Jadi, sudah bisa menghasilkan listrik 9 Megawatt dari setiap 1.000 ton sampah per hari," kata dia.

Baca juga: Air Kelapa Muda Jadi Menu Favorit Berbuka Warga Padang, Sampah Batok Kelapa Naik 2 Kali Lipat

Kerjasama selama 20 tahun

Ilustrasi sampah plastik yang menumpuk. Dok. Freepik/jcomp Ilustrasi sampah plastik yang menumpuk.
Anna mengatakan pemkot bekerja sama dengan PT Sumber Organik dengan konsep 'bangun guna serah' (built operate and transfer) selama 20 tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebih Cepat Terima Hasil Tes, Karimun Kini Punya Laboratorium PCR

Lebih Cepat Terima Hasil Tes, Karimun Kini Punya Laboratorium PCR

Regional
Duduk Perkara Ketua Asosiasi Kafe Coba Bunuh Diri di Depan Balai Kota Bandung, Awalnya Dikira Korban Kecelakaan

Duduk Perkara Ketua Asosiasi Kafe Coba Bunuh Diri di Depan Balai Kota Bandung, Awalnya Dikira Korban Kecelakaan

Regional
Peron Hampir Rampung, KA Bandara YIA Ditargetkan Beroperasi Mulai 17 Agustus 2021

Peron Hampir Rampung, KA Bandara YIA Ditargetkan Beroperasi Mulai 17 Agustus 2021

Regional
Puluhan Pasien Isoman di Jambi Dijemput Polisi

Puluhan Pasien Isoman di Jambi Dijemput Polisi

Regional
Jadi Wasit Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020, Wahyana Tak Lupakan Kewajibannya Mengajar

Jadi Wasit Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020, Wahyana Tak Lupakan Kewajibannya Mengajar

Regional
Di Balik Geliat Bisnis Jasa Cetak Sertifikat Vaksin, Dinkes Minta Warga Hati-hati

Di Balik Geliat Bisnis Jasa Cetak Sertifikat Vaksin, Dinkes Minta Warga Hati-hati

Regional
Resmi, Pemprov Papua Tutup Pelabuhan dan Perketat Bandara

Resmi, Pemprov Papua Tutup Pelabuhan dan Perketat Bandara

Regional
Banyak Orang Tua Meninggal karena Covid-19, Pemkab Wonogiri Percepat Vaksinasi Lansia

Banyak Orang Tua Meninggal karena Covid-19, Pemkab Wonogiri Percepat Vaksinasi Lansia

Regional
Cerita Kadinkes Banten, Terpaksa Menyetujui Harga Masker yang Mahal

Cerita Kadinkes Banten, Terpaksa Menyetujui Harga Masker yang Mahal

Regional
Polda Jateng Gelar Vaksinasi Merdeka Candi, Ada 1.348.000 Vaksin Covid-19 untuk Warga

Polda Jateng Gelar Vaksinasi Merdeka Candi, Ada 1.348.000 Vaksin Covid-19 untuk Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bonus Keluarga Apriyani Rahayu | Bisnis Cetak Kartu Vaksin Menuai Untung

[POPULER NUSANTARA] Bonus Keluarga Apriyani Rahayu | Bisnis Cetak Kartu Vaksin Menuai Untung

Regional
Korupsi Dana Bos Selama 4 Tahun, Kepsek dan Bendahara di Manggarai Ditahan

Korupsi Dana Bos Selama 4 Tahun, Kepsek dan Bendahara di Manggarai Ditahan

Regional
Sebelum Meninggal karena Covid-19 Bersama Sang Istri, Ayah Vino Menitipkan Bocah Itu kepada Pamannya

Sebelum Meninggal karena Covid-19 Bersama Sang Istri, Ayah Vino Menitipkan Bocah Itu kepada Pamannya

Regional
Tak Masuk Gudang, 1.000 Vaksin yang Datang ke Madiun Langsung Digunakan untuk Siswa SMA

Tak Masuk Gudang, 1.000 Vaksin yang Datang ke Madiun Langsung Digunakan untuk Siswa SMA

Regional
Cerita Sedih di Balik Semangkuk Soto Gratis di Sorong, Adik Ipar Meninggal karena Covid-19

Cerita Sedih di Balik Semangkuk Soto Gratis di Sorong, Adik Ipar Meninggal karena Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X