Ini Titik-Titik Penyekatan Antarprovinsi dan Antarkabupaten di Jatim

Kompas.com - 06/05/2021, 06:15 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

SURABAYA, KOMPAS.com - Warga yang nekat mudik melalui jalur tikus di Jawa Timur diminta tidak buru-buru merasa senang, karena mereka dipastikan akan dikarantina di desa atau kelurahan tujuan mereka mudik.

Hal ini terjadi karena pada saat yang bersamaan, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro masih berlaku.

"Yang lolos mudik melalui jalur tikus akan dikarantina karena sekarang masih berlaku PPKM mikro. Ini akan jadi perhatian betul," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Latif Usman di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (5/5/2021) sore.

Namun, jalur tikus telah menjadi fokus perhatian jelang pemberlakukan larangan mudik 6-17 Mei 2021. "Soal jalur tikus selama ini sudah diantisipasi oleh Polres jajaran," terangnya.

Baca juga: Larangan Mudik, 8 Taman Ini Bisa Jadi Alternatif Warga Surabaya Isi Waktu Libur Lebaran, Mana Saja?

9.000 polisi disiagakan di pos penyekatan

Ilustrasi Polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi Polisi

Mulai Kamis (6/5/2021) tengah malam pukul 24.00 WIB, penyekatan mulai diberlakukan di sejumlah titik. Pos penyekatan akan dijaga polisi dan petugas gabungan selama 24 jam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada 9.000 lebih anggota polisi yang disiagakan di pos penyekatan. Jika ada kendaraan yang membawa pemudik akan diminta putar balik," terang Usman.

Total titik penyekatan hingga hasil koordinasi terakhir kata Latif, terdiri dari sembilan batas provinsi, 20 batas antarkota/kabupaten dan 45 gerbang tol yang ada di Jatim. 

"Ada dua penambahan pos tepatnya di jalur selatan yakni di Pacitan-Wonogiri dan Ponorogo-Wonogiri. 2 jalur tersebut ternyata ramai dilintasi pemudik," jelasnya.

Selama masa larangan mudik, di jalur darat polisi memberlakukan kebijakan penyekatan antar wilayah baik itu antarprovinsi bahkan antarkabupaten dan kota.

Baca juga: Ahli Waris Korban Covid-19 di Jatim Akan Segera Terima Santunan Rp 5 Juta, Ini Syarat-syaratnya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Penuh, Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Mencapai 84,56 Persen

Mulai Penuh, Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Mencapai 84,56 Persen

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Gubernur Ridwan Bantah Ada Rumah Sakit Tolak Pasien

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Gubernur Ridwan Bantah Ada Rumah Sakit Tolak Pasien

Regional
Batu Akik Kalimaya, Dulu Dipuja Kini Mulai Dilupa...

Batu Akik Kalimaya, Dulu Dipuja Kini Mulai Dilupa...

Regional
Jepara Zona Merah Covid-19, Semua Pentas Hiburan Dilarang

Jepara Zona Merah Covid-19, Semua Pentas Hiburan Dilarang

Regional
Curi ATM, Sales Bobol Uang Tabungan Pelanggan Rp 64 Juta di Blitar, Ini Kronologinya

Curi ATM, Sales Bobol Uang Tabungan Pelanggan Rp 64 Juta di Blitar, Ini Kronologinya

Regional
Gerebek 'Kampung Narkoba' di Musirawas, Polisi Tangkap 18 Pengedar

Gerebek "Kampung Narkoba" di Musirawas, Polisi Tangkap 18 Pengedar

Regional
Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Regional
Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Regional
Berkunjung ke Dusun Butuh, 'Nepal van Java' yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Berkunjung ke Dusun Butuh, "Nepal van Java" yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal 'Hantu' Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal "Hantu" Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

Regional
Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Regional
Sejarah Becak Pertama di Yogyakarta, dari Antar Beras hingga Candu

Sejarah Becak Pertama di Yogyakarta, dari Antar Beras hingga Candu

Regional
Seorang Warga Sorong Menyerahkan Senjata Api dan Amunisi kepada TNI

Seorang Warga Sorong Menyerahkan Senjata Api dan Amunisi kepada TNI

Regional
Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Tinggi, Ini Penyebabnya

Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Tinggi, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X