Amankan Idul Fitri di Maluku, 4.000 Personel Pasukan Gabungan Dikerahkan

Kompas.com - 05/05/2021, 21:31 WIB
Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri bersama Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Jeffri Rahawarin saat mengecek kesiapan pasukan pengamanan Idul Fitri di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu sore (5/5/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri bersama Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Jeffri Rahawarin saat mengecek kesiapan pasukan pengamanan Idul Fitri di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu sore (5/5/2021)

AMBON,KOMPAS.com- Sebanyak 4.000 personel pasukan gabungan Polri, TNI dan unsur lainnya dikerahkan untuk mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Provinsi Maluku.

Persiapan pengamanan hari Raya Idul Fitri di Maluku ditandai dengan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Siwalima Tahun 2021 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu sore (5/5/2021).

Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri, usai memimpin apel gelar pasukan mengatakan, khusus untuk Polda Maluku, ada sebanyak 2.500 personel yang akan dikerahkan untuk pengamanan.

“Dari Polri saja jumlahnya 2.500 orang ditambah lagi nanti dengan dari Kodam dan dari mantra-mitra terkait sehingga jumlahnya sebanyak 4.000 orang,” kata Refdi kepada wartawan di Tribun Lapangan Merdeka Ambon.

Baca juga: Saat Sejumlah Menteri Tegur Koster soal Upacara Adat di Bali, Diingatkan Jangan Sampai Covid-19 seperti di India

Bertugas mulai besok

Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri bersama Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Jeffri Rahawarin saat mengecek kesiapan pasukan pengamanan Idul Fitri di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu sore (5/5/2021)KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri bersama Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Jeffri Rahawarin saat mengecek kesiapan pasukan pengamanan Idul Fitri di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu sore (5/5/2021)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menjelaskan, ribuan personel gabungan itu mulai disiagakan untuk pengamanan Idul Fitri terhitung mulai Kamis (6/5/2021) besok hingga 12 hari kedepan.

“Operasi Ketupat Siwalima akan kita laksanakan selama 12 hari mulai tanggal 6 besok,” ujarnya.

Menurut Refdi, 4.000 pasukan gabungan itu akan dikerahkan di sejumlah titik mulai dari pusat keramaian seperti tempat rekreasi dan pusat perbelanjaan, rumah-rumah ibadah, pelabuhan, bandara hingga pengamanan malam takbiran.

“Kemudian pada malam takbiran, kami telah mengimbau dan lakukan komunikasi dengan MUI bahwa sebaiknya untuk takbiran dilakukan di masjid-masjid,” ujarnya.

Baca juga: Saya Dengar Aduh Aduh, Wajah Perawat Itu Mengepul Saat Saya Padamkan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kisruh Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kapolda: Warga Sumsel, Saya Minta Maaf

Soal Kisruh Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kapolda: Warga Sumsel, Saya Minta Maaf

Regional
Beras Bansos Ditemukan Banyak Kutu, Ini Reaksi Emil Dardak

Beras Bansos Ditemukan Banyak Kutu, Ini Reaksi Emil Dardak

Regional
Wakil Bupati Konawe Sultra Gusli Topan Sabara Meninggal Dunia

Wakil Bupati Konawe Sultra Gusli Topan Sabara Meninggal Dunia

Regional
Bupati Lamongan Perintahkan Camat Data Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Bupati Lamongan Perintahkan Camat Data Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Siswa SMA di Batu, Pimpinan Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Siswa SMA di Batu, Pimpinan Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
230 Vial Vaksin Moderna Tiba, Nakes di Kabupaten Blitar Mulai Disuntik Dosis Ketiga

230 Vial Vaksin Moderna Tiba, Nakes di Kabupaten Blitar Mulai Disuntik Dosis Ketiga

Regional
Kronologi Seorang Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sehari Sebelumnya Tulis Status “RIP” di Medsos

Kronologi Seorang Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sehari Sebelumnya Tulis Status “RIP” di Medsos

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Regional
Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

Regional
Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Regional
Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Regional
BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

Regional
Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X