Periksa Temuan Struktur Bata dan Jambangan Batu, BPCB Jatim: Pernah Ada Aktivitas Masa Lalu di Sini

Kompas.com - 05/05/2021, 16:24 WIB
Seorang petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB Jawa Timur melakukan pengecekan temuan struktur bata di area persawahan di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (5/5/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANISeorang petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB Jawa Timur melakukan pengecekan temuan struktur bata di area persawahan di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (5/5/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur memastikan adanya aktivitas masa lalu pada area temuan struktur bata dan batu jambangan di persawahan, Kelurahan Karangtengah, Kota Blitar.

Arkeolog dari BPCB Jawa Timur, Nonuk Kristina mengatakan, hal itu disimpulkan setelah mengecek obyek diduga benda cagar budaya di Kota Blitar itu.

"Dapat kami simpulkan bahwa di area temuan struktur bata ini pernah ada aktivitas di masa lalu," ujarnya di area temuan benda dan struktur bata diduga cagar budaya di area persawahan di Kota Blitar, Rabu (5/5/2021).

Kesimpulan aktivitas masa lalu itu merupakan salah satu langkah positif dalam arkeologi, menuju penyelamatan cagar budaya.

Selain bukti struktur bata, ujarnya, kesimpulan atau interpretasi tersebut juga didasarkan pada sebaran pecahan gerabah yang diduga berasal dari perabotan serupa wadah.

Ukuran batu bata dengan dimensi sekitar 6 centimeter(cm) x 20 cm x 30 cm juga merupakan bukti struktur tersebut merupakan peninggalan kuno periode kerajaan masa lalu.

Baca juga: Cegah Klaster Baju Lebaran”, Wali Kota Madiun Perpanjang Jam Operasional Mal

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nonuk akan mempelajari data yang didapatkan dari survei tersebut guna menimbang besar atau tidaknya potensi cagar budaya di area tersebut.

"Jika hasil analisa kami nanti menyimpulkan adanya potensi besar cagar budaya di sini, kami akan rekomendasikan langkah selanjutnya, yaitu survei ekskavasi," ujarnya.

Survei ekskavasi, jelasnya, bertujuan melihat lebih jauh potensi cagar budaya yang ada di suatu lokasi.

Pengecekan struktur bata

Keberadaan struktur bata kuno itu pertama kali ditemukan sejumlah warga yang sedang beraktivitas di sawah mereka.

Struktur itu terlihat setelah aliran deras air di saluran irigasi persawahan menggerus dinding tanah dan membuat gerowong.

Gerusan air pada dinding tanah di saluran irigasi rupanya membuat satu bagian dari struktur bata terlihat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Diangkut Ambulans, Digagalkan Petugas Bea Cukai

Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Diangkut Ambulans, Digagalkan Petugas Bea Cukai

Regional
Salatiga, Kota Terindah Jawa Tengah Era Hindia Belanda, Peringati Hari Jadi ke-1271

Salatiga, Kota Terindah Jawa Tengah Era Hindia Belanda, Peringati Hari Jadi ke-1271

Regional
Kasus Video Mata Ditusuk, Mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Diperiksa

Kasus Video Mata Ditusuk, Mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Diperiksa

Regional
Klaster Keluarga Sumbang Lonjakan Kasus Covid-19 di Klaten, Pasien OTG Akan Dipisah Isolasinya

Klaster Keluarga Sumbang Lonjakan Kasus Covid-19 di Klaten, Pasien OTG Akan Dipisah Isolasinya

Regional
Syarat Masuk Kepri Terbaru, Penumpang Pesawat Wajib Bawa Sertifikat Vaksin dan Hasil Tes PCR

Syarat Masuk Kepri Terbaru, Penumpang Pesawat Wajib Bawa Sertifikat Vaksin dan Hasil Tes PCR

Regional
Kronologi 2 Orang Tewas Tertimpa Bangunan Tembok, Berawal Saat Hendak Panen Ikan

Kronologi 2 Orang Tewas Tertimpa Bangunan Tembok, Berawal Saat Hendak Panen Ikan

Regional
WNA di Indonesia Berhak Dapat Vaksin Gratis, Sama dengan WNI di Luar Negeri

WNA di Indonesia Berhak Dapat Vaksin Gratis, Sama dengan WNI di Luar Negeri

Regional
Mulai Besok, 3 Wilayah di NTT Terapkan PPKM Level 4

Mulai Besok, 3 Wilayah di NTT Terapkan PPKM Level 4

Regional
Ibu Rumah Tangga Dibunuh Saat Suami Shalat Jumat, Pelaku Marah Tak Dipinjami Uang

Ibu Rumah Tangga Dibunuh Saat Suami Shalat Jumat, Pelaku Marah Tak Dipinjami Uang

Regional
Cerita Warga Karawang Ikut Vaksinasi, Ingin Menjaga Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan

Cerita Warga Karawang Ikut Vaksinasi, Ingin Menjaga Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan

Regional
Di Hadapan Warga Pasar, Mertua Tusuk Menantu Sendiri, Saksi Lihat Pelaku Santai Bawa Pisau dan Lukai Korban Berkali-kali

Di Hadapan Warga Pasar, Mertua Tusuk Menantu Sendiri, Saksi Lihat Pelaku Santai Bawa Pisau dan Lukai Korban Berkali-kali

Regional
Langgar Prokes Selama PPKM, 4 Pemilik Kafe di Padang Jadi Tersangka

Langgar Prokes Selama PPKM, 4 Pemilik Kafe di Padang Jadi Tersangka

Regional
Kasus Mayat dalam Karung di Aceh Terungkap, Pembunuhnya Ternyata Pegawai Korban

Kasus Mayat dalam Karung di Aceh Terungkap, Pembunuhnya Ternyata Pegawai Korban

Regional
3 Kabupaten di Babel Terapkan PPKM Level 4

3 Kabupaten di Babel Terapkan PPKM Level 4

Regional
Milenial Diajak Pasarkan Produk UMKM di Tengah Pandemi

Milenial Diajak Pasarkan Produk UMKM di Tengah Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X