33 Orang Positif, Begini Kronologi Klaster Covid-19 Mushala di Banyumas

Kompas.com - 05/05/2021, 14:26 WIB
Evakuasi terhadap 33 orang yang positif Covid-19 di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (4/5/2011) malam. KOMPAS.COM/DOK DINHUB BANYUMASEvakuasi terhadap 33 orang yang positif Covid-19 di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (4/5/2011) malam.

BANYUMAS, KOMPAS.com - Penyebaran Covid-19 di mushala Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diduga bermula dari salah satu orang yang bergejala mirip Covid-19.

"Salah satu orang mengalami batuk dan demam. Kemudian dibawa ke Puskesmas Sumbang dan ternyata hasilnya positif," kata Camat Sumbang Purjito kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Klaster Mushala Muncul Lagi di Banyumas, 33 Orang Positif Covid-19

Atas temuan itu, kata Purjito, puskesmas lantas menindaklanjuti dengan tracing dan swab massal. Swab massal dilakukan dalam dua gelombang.

Berdasarkan hasil swab massal pertama pada 29 April sebanyak 11 orang dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian hasil swab massal pada 1 Mei sebanyak 22 orang positif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Total warga yang positif Covid-19 sebanyak 33 orang. 18 orang di antaranya merupakan jemaah mushala," jelas Purjito.

Untuk sementara, mushala tersebut juga ditutup untuk penyemprotan disinfektan.

"Selasa siang telah dilakukan penyemprotan. Biar musala steril terlebih dahulu. Selain itu, rumah-rumah warga juga disemprot," ujar Purjito.

Baca juga: Warga yang Nekat Mudik ke Banyumas Siap-siap Dikarantina 5 Hari

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto mengatakan, 33 orang tersebut masuk kategori tanpa gejala.

"Ada 33 orang yang positif, mereka kondisinya tanpa gejala atau OTG," kata Sadiyanto.

Diberitakan sebelumnya, klaster penyebaran Covid-19 di tempat ibadah kembali terjadi di Kabupaten Banyumas.

Sebanyak 33 orang di salah satu mushala Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebelumnya, puluhan jemaah shalat tarawih di Kabupaten Banyumas dilaporkan terpapar Covid-19.

Masing-masing di Desa Pekaja, Kecamatan Kalibagor dan Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Tampak Selama 3 Hari, Penghuni Kamar Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Pintu Kontrakannya Didobrak Warga

Tak Tampak Selama 3 Hari, Penghuni Kamar Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Pintu Kontrakannya Didobrak Warga

Regional
Terganggu Suara Tangisan, Residivis Ini Tega Pukuli Bayinya hingga Tewas

Terganggu Suara Tangisan, Residivis Ini Tega Pukuli Bayinya hingga Tewas

Regional
Perempuan Tewas Terkubur Hanya Pakai Celana Dalam di Sleman Pergi Tanpa Pamit Sejak 15 Juli

Perempuan Tewas Terkubur Hanya Pakai Celana Dalam di Sleman Pergi Tanpa Pamit Sejak 15 Juli

Regional
Polisi Bongkar Penjualan Surat Keterangan PCR Palsu, 3 Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Penjualan Surat Keterangan PCR Palsu, 3 Orang Ditangkap

Regional
Pasangan Hengki Yaluwo-Lexi Romel Menangi Pilkada Boven Digoel

Pasangan Hengki Yaluwo-Lexi Romel Menangi Pilkada Boven Digoel

Regional
Pria yang Bunuh IRT Saat Suaminya Shalat Jumat Ditangkap, Pelaku Ditembak

Pria yang Bunuh IRT Saat Suaminya Shalat Jumat Ditangkap, Pelaku Ditembak

Regional
Pengusaha PO Bus di Salatiga Kibarkan Bendera Putih dan Aksi Lempar Kunci

Pengusaha PO Bus di Salatiga Kibarkan Bendera Putih dan Aksi Lempar Kunci

Regional
Diwarnai Aksi Saling Dorong, Warga Ambil Paksa Jenazah Covid-19 dan Angkut Pakai Pikap

Diwarnai Aksi Saling Dorong, Warga Ambil Paksa Jenazah Covid-19 dan Angkut Pakai Pikap

Regional
Pembelajaran Daring di Babel Tanpa Batas Waktu, Sekolah Siapkan Komputer bagi Siswa Kurang Mampu

Pembelajaran Daring di Babel Tanpa Batas Waktu, Sekolah Siapkan Komputer bagi Siswa Kurang Mampu

Regional
Gotong Royong Saat Pandemi Covid-19: Beri Seikhlasnya, Ambil Seperlunya

Gotong Royong Saat Pandemi Covid-19: Beri Seikhlasnya, Ambil Seperlunya

Regional
Cerita Deni, Tertidur di Trotoar dan Dibangunkan Kapolresta, Sempat Dikira Akan Dirazia karena Dagang Kerupuk

Cerita Deni, Tertidur di Trotoar dan Dibangunkan Kapolresta, Sempat Dikira Akan Dirazia karena Dagang Kerupuk

Regional
Pengusaha Barang Bekas Dibunuh Karyawannya Sendiri, Jasad Korban Dibuang ke Sungai

Pengusaha Barang Bekas Dibunuh Karyawannya Sendiri, Jasad Korban Dibuang ke Sungai

Regional
Tak Dipinjami Uang, Pria di OKU Timur Bunuh Teman Wanitanya, Ini Kronologinya

Tak Dipinjami Uang, Pria di OKU Timur Bunuh Teman Wanitanya, Ini Kronologinya

Regional
Terjaring Razia Tak Pakai Masker, Ratusan Warga Dihukum Senam dan Berdoa

Terjaring Razia Tak Pakai Masker, Ratusan Warga Dihukum Senam dan Berdoa

Regional
Ditolak RSUD AWS Samarinda karena Oksigen Habis, Nenek 80 Tahun Meninggal di Ambulans

Ditolak RSUD AWS Samarinda karena Oksigen Habis, Nenek 80 Tahun Meninggal di Ambulans

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X