Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Takbir Keliling Dilarang di Solo, Shalat Id Hanya Dibolehkan di Zona Hijau dan Kuning

Kompas.com - 05/05/2021, 13:39 WIB
Labib Zamani,
Dony Aprian

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Polresta Solo melarang kegiatan takbir keliling pada malam Hari Raya Idul Fitri 1442 di Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/5/2021).

Masyarakat diimbau melaksanakan takbiran di masjid wilayahnya masing-masing.

"Jadi tidak perlu berkeliling kita masih situasi pandemi. Kita harus bisa mengantisipasi kegiatan-kegiatan yang berpotensi kerumunan," kata Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di Solo, Jawa Tengah, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Masih Pandemi Covid-19, Pemkab Jepara Larang Takbir Keliling Saat Malam Idul Fitri

Larangan kegiatan takbir keliling karena berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Sehingga berpotensi menimbulkan penyebaran dan penularan virus Covid-19.

"Meskipun takbir keliling dilakukan di kampung tetap dilarang," ungkap dia.

Ade juga mengimbau masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid wilayahnya masing-masing.

"Jadi tidak boleh dilakukan di lapangan atau di tempat terbuka lainnya. Di jalan juga tidak boleh,"kata dia.

Baca juga: Palembang Zona Merah, Seluruh Masjid Dilarang Gelar Shalat Id

Ade melanjutkan, masjid yang boleh digunakan untuk melaksanakan shalat Idul Fitri adalah di wilayah zona hijau dan kuning kasus Covid-19.

"Kalau masjid di berada di zona merah tidak diperbolehkan," terang Ade.

Lebih lanjut, Ade mengungkap pospam yang didirikan di lima batas masuk kota akan bertugas menghalau apabila ada warga dari luar masuk melaksanakn takbir keliling.

"Nanti tugasnya pospam akan menghalau apabila ada yang takbir keliling," ungkap mantan Kapolres Karanganyar.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan pelaksanaan shalat Idul Fitri di lapangan masih dilarang. Begitu pun dengan takbir keliling juga dilarang.

Masyarakat boleh melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid wilayahnya masing-masing, terutama yang berada di zona hijau.

"Di lapangan masih tidak diperbolehkan. Di jalan juga tidak diperbolehkan. Shalat Idul Fitri dilaksanakan di masjid masing-masing," kata Gibran.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Regional
Tradisi Lebaran Ketupat: Sejarah, Filosofi, dan Perbedaan dengan Hari Raya Idul Fitri

Tradisi Lebaran Ketupat: Sejarah, Filosofi, dan Perbedaan dengan Hari Raya Idul Fitri

Regional
Pemudik Pejalan Kaki Kelelahan Berjalan 3 Km di 'Gangway' Pelabuhan Merak

Pemudik Pejalan Kaki Kelelahan Berjalan 3 Km di "Gangway" Pelabuhan Merak

Regional
Baru 27 Persen Pemudik Balik ke Pulau Jawa dari Sumatera melalui Pelabuhan Merak

Baru 27 Persen Pemudik Balik ke Pulau Jawa dari Sumatera melalui Pelabuhan Merak

Regional
Arus Balik, Daop 5 Purwokerto Tambah 1.390 Tempat Duduk

Arus Balik, Daop 5 Purwokerto Tambah 1.390 Tempat Duduk

Regional
Terjadi Kepadatan, 'One Way' Diberlakukan di Kota Semarang-GT Kalikangkung

Terjadi Kepadatan, "One Way" Diberlakukan di Kota Semarang-GT Kalikangkung

Regional
Polisi Amankan Pria Pukul Perempuan Pengendara Motor dengan Gitar di Malang

Polisi Amankan Pria Pukul Perempuan Pengendara Motor dengan Gitar di Malang

Regional
Gunung Lewotobi Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Gunung Lewotobi Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Regional
Balik Rantau Naik Motor, Anak Pemudik Hampir Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

Balik Rantau Naik Motor, Anak Pemudik Hampir Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

Regional
Brimob dan TNI AL Terlibat Perkelahian di Sorong, Dipicu Salah Paham

Brimob dan TNI AL Terlibat Perkelahian di Sorong, Dipicu Salah Paham

Regional
Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Regional
Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Regional
Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Regional
Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Regional
Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com