13.000 TKI Pulang via Batam sejak Januari, Kepri Kekurangan Lokasi Karantina dan Isolasi

Kompas.com - 05/05/2021, 10:19 WIB
Antrean penumpang yang meninggalkan Batam di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau menyemut. Antrean terjadi sejak pukul 05.30 WIB, Jumat (16/2/2018). KOMPAS.com/ HADI MAULANAAntrean penumpang yang meninggalkan Batam di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau menyemut. Antrean terjadi sejak pukul 05.30 WIB, Jumat (16/2/2018).

BATAM, KOMPAS.com - Komandan Resor Militer 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu menyebutkan bahwa saat ini Batam, Kepulauan Riau (Kepri), kekurangan lokasi karantina dalam menyambut pemulangan para pekerja migran Indonesia (TKI).

Hal ini diakuinya setelah melakukan pemantauan ke lokasi isolasi yang berada di Rusun Tanjung Uncang dan Pelabuhan Internasional Batam Center yang menjadi pintu masuk bagi para TKI.

"Setelah melakukan pemantauan ke dua lokasi ini kemarin, kami mendapatkan fakta bahwa Batam kekurangan lokasi karantina, dan saat ini tengah kami carikan solusinya," kata Jimmy melalui telepon, Rabu (5/5/2021).

Untuk saat ini, Jimmy menuturkan, kekurangan lokasi karantina setelah mendapatkan data bahwa ketersediaan kamar untuk RSKI Galang hanya tinggal tiga kamar lagi.

"Total kamar di sana ada 930 orang, dan saat ini sudah terisi 98 persen," terang Jimmy.

Baca juga: Sesaat Setelah Turun dari Pesawat, Pria Ini Ditangkap Polisi, Bawa Sabu dari Batam ke Lombok

Jimmy menegaskan, salah satu solusi yang dimiliki adalah penunjukan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri sebagai lokasi karantina tambahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Langkah ini diutarakannya setelah adanya koordinasi yang dilakukan oleh Satgas Pemulangan TKI bersama Kapolda Kepri Irjen Aris Budiman berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepri.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit lain di Kota Batam agar dapat menjadi lokasi karantina bagi PMI yang dinyatakan positif," papar Jimmy.

Baca juga: TKI dari Malaysia yang Masuk ke Batam Diduga Bawa Surat Tes PCR Palsu

Tidak hanya fasilitas kesehatan (Faskes) seperti rumah sakit, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengenai hotel dan penginapan yang bersedia untuk dijadikan sebagai lokasi karantina.

"Selain itu, sebagai Satgas, kami juga memperhitungkan mengenai lokasi isolasi. Karena ini juga memiliki potensi bahwa rusun yang tersedia juga akan kurang menampung ribuan PMI yang akan masuk sampai Lebaran nanti," jelas Jimmy.

Namun demikian, Jimmy juga menambahkan bahwa saat ini mengenai biaya selama para TKI psedang menjalani karantina setelah dinyatakan positif akan ditanggung oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Baca juga: 2 Pejabat Dishub Jadi Tersangka Pungli terhadap Diler Mobil Se-Batam

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gotong Royong Saat Pandemi Covid-19: Beri Seikhlasnya, Ambil Seperlunya

Gotong Royong Saat Pandemi Covid-19: Beri Seikhlasnya, Ambil Seperlunya

Regional
Cerita Deni, Tertidur di Trotoar Dibangunkan Kapolresta, Sempat Dikira akan Dirazia Karena Dagang Kerupuk

Cerita Deni, Tertidur di Trotoar Dibangunkan Kapolresta, Sempat Dikira akan Dirazia Karena Dagang Kerupuk

Regional
Pengusaha Barang Bekas Dibunuh Karyawannya Sendiri, Jasad Korban Dibuang ke Sungai

Pengusaha Barang Bekas Dibunuh Karyawannya Sendiri, Jasad Korban Dibuang ke Sungai

Regional
Tak Dipinjami Uang, Pria di OKU Timur Bunuh Teman Wanitanya, Ini Kronologinya

Tak Dipinjami Uang, Pria di OKU Timur Bunuh Teman Wanitanya, Ini Kronologinya

Regional
Terjaring Razia Tak Pakai Masker, Ratusan Warga Dihukum Senam dan Berdoa

Terjaring Razia Tak Pakai Masker, Ratusan Warga Dihukum Senam dan Berdoa

Regional
Ditolak RSUD AWS Samarinda karena Oksigen Habis, Nenek 80 Tahun Meninggal di Ambulans

Ditolak RSUD AWS Samarinda karena Oksigen Habis, Nenek 80 Tahun Meninggal di Ambulans

Regional
Syarat Terbaru Perjalanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal, Berlaku 26 Juli-2 Agustus 2021

Syarat Terbaru Perjalanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal, Berlaku 26 Juli-2 Agustus 2021

Regional
Ayah Penganiaya Balita hingga Tewas Tampak Tak Menyesal, Polisi: Biasa Saja, Tidak Menangis, Wataknya Memang Kasar

Ayah Penganiaya Balita hingga Tewas Tampak Tak Menyesal, Polisi: Biasa Saja, Tidak Menangis, Wataknya Memang Kasar

Regional
Satpol PP Kediri Bubarkan Resepsi Pernikahan yang Digelar di Hotel Saat PPKM

Satpol PP Kediri Bubarkan Resepsi Pernikahan yang Digelar di Hotel Saat PPKM

Regional
Mayat Perempuan Hanya Pakai Celana Dalam di Sleman Ternyata Warga Klaten

Mayat Perempuan Hanya Pakai Celana Dalam di Sleman Ternyata Warga Klaten

Regional
Domisili Bermasalah dan Tak Dapat Bantuan, Suami Istri Jual Alat Rumah Tangga demi Kebutuhan Hidup

Domisili Bermasalah dan Tak Dapat Bantuan, Suami Istri Jual Alat Rumah Tangga demi Kebutuhan Hidup

Regional
Tak Dipinjami Uang, Pria Ini Bunuh IRT Saat Suami Korban Shalat Jumat, Begini Ceritanya

Tak Dipinjami Uang, Pria Ini Bunuh IRT Saat Suami Korban Shalat Jumat, Begini Ceritanya

Regional
Cerita Bupati Muda Trenggalek Tangani Covid-19, Bikin Undian Hewan Ternak, Istri Ikut Blusukan Ingatkan Prokes

Cerita Bupati Muda Trenggalek Tangani Covid-19, Bikin Undian Hewan Ternak, Istri Ikut Blusukan Ingatkan Prokes

Regional
PPKM Level 4 Banjarmasin Berlaku Hari Ini, Pemkot Gelontorkan Anggaran Rp 34 M

PPKM Level 4 Banjarmasin Berlaku Hari Ini, Pemkot Gelontorkan Anggaran Rp 34 M

Regional
Polwan Ini Jadikan Rumahnya Posko Kemanusiaan untuk Puluhan Anak Korban Badai Seroja

Polwan Ini Jadikan Rumahnya Posko Kemanusiaan untuk Puluhan Anak Korban Badai Seroja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X