Pulang dari Malaysia dan Brunei, 80 Pekerja Migran Dikarantina di Banyuwangi

Kompas.com - 04/05/2021, 19:38 WIB
Ilustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19. Shutterstock/Pordee AomboonIlustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19.

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Banyuwangi, Jawa Timur, mulai berdatangan melalui Bandara Juanda, Surabaya.

Sebelum ke Banyuwangi, para pekerja ini harus menjalani karantina selama dua hari di Wisma Asrama Haji Surabaya dan menjalani tes swab PCR.

Baca juga: Pria yang Umpat Pengunjung Mal Bermasker di Surabaya: Covid-19 Ini Abu-abu, Saya Belum Percaya

Karantina dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan melonjaknya kasus Covid-19 setelah libur Lebaran 2021.

Setelah dinyatakan negatif Covid-19, para pekerja migran dijemput Pemkab Banyuwangi.

Para pekerja migran itu tak langsung dibawa ke rumah masing-masing, tetapi menjalani karantina selama tiga hari di gedung isolasi khusus di Kecamtan Licin, Banyuwangi.

Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, Widji Lestariono mengatakan sejauh ini sebanyak 80 PMI telah dikarantina sejak Sabtu (1/5/2021).

Mereka datang secara bergelombang. Dari jumlah tersebut, 15 PMI telah dipulangkan usai menjalani isolasi tiga hari dan dinyatakan negatif Covid-19.

"Sehingga total karantina buat mereka orang yang datang dari luar negeri selama lima hari. Kemudian diakhiri swab PCR hari kelima, jika negatif pulang," katanya saat dihubungi, Selasa (4/5/2021).

Widji mengatakan para PMI ini berasal dari sejumlah Kecamatan di Banyuwangi. Mereka awalnya bekerja di luar negeri seperti Malaysia hingga Brunei Darusalam.

Baca juga: Positif Covid-19, 34 Pekerja Migran Indonesia Dirawat di RS Lapangan Surabaya

Para pekerja migran ini pulang ke Tanah Air karena kontrak kerjanya telah habis.

"Putus kontrak, mungkin karena kondisi sekaligus karena momentum lebaran seperti ini jadi mereka datang," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Angka Kematian akibat Covid-19 di Riau Disebut Tertinggi Selama Pandemi

Penambahan Angka Kematian akibat Covid-19 di Riau Disebut Tertinggi Selama Pandemi

Regional
Anggota Tim Pakar Satgas Covid-19 Kunjungi Gresik, Ada Apa?

Anggota Tim Pakar Satgas Covid-19 Kunjungi Gresik, Ada Apa?

Regional
Pengelola Bandara Ahmad Yani Akui Lalai soal Penumpang Positif Covid-19 Bisa Terbang

Pengelola Bandara Ahmad Yani Akui Lalai soal Penumpang Positif Covid-19 Bisa Terbang

Regional
Berawal dari 2 Orang, Kasus Covid-19 di Rutan Batusangkar Jadi 53

Berawal dari 2 Orang, Kasus Covid-19 di Rutan Batusangkar Jadi 53

Regional
Bupati Purbalingga Larang Shalat Id Outdoor dan Takbir Keliling

Bupati Purbalingga Larang Shalat Id Outdoor dan Takbir Keliling

Regional
Baru Masuk Jawa Tengah, Ratusan Kendaraan Pemudik Diminta Putar Balik

Baru Masuk Jawa Tengah, Ratusan Kendaraan Pemudik Diminta Putar Balik

Regional
KAI Sumut Kurangi Perjalanan KA di Stasiun Medan

KAI Sumut Kurangi Perjalanan KA di Stasiun Medan

Regional
Saling Ejek di Facebook Berujung Perkelahian dengan Senjata Tajam, Netizen Asal Jember Ditangkap Polisi

Saling Ejek di Facebook Berujung Perkelahian dengan Senjata Tajam, Netizen Asal Jember Ditangkap Polisi

Regional
Jambret Tas Berisi Uang Rp 5 Juta, 2 Tukang Ojek Dituntut 5 Tahun Penjara

Jambret Tas Berisi Uang Rp 5 Juta, 2 Tukang Ojek Dituntut 5 Tahun Penjara

Regional
Ada Pemudik Mengaku Aparat Penegak Hukum agar Lolos dari Penyekatan

Ada Pemudik Mengaku Aparat Penegak Hukum agar Lolos dari Penyekatan

Regional
Puluhan Kendaraan Asal Jatim yang Masuk ke Rembang Diminta Putar Balik

Puluhan Kendaraan Asal Jatim yang Masuk ke Rembang Diminta Putar Balik

Regional
Ngotot Ingin Melintasi Pos Penyekatan, Satu Keluarga Ditemui Wakil Bupati Sumedang

Ngotot Ingin Melintasi Pos Penyekatan, Satu Keluarga Ditemui Wakil Bupati Sumedang

Regional
9 Hari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Juru Kunci Makam Bung Karno Lumpuh, Begini Gejalanya...

9 Hari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Juru Kunci Makam Bung Karno Lumpuh, Begini Gejalanya...

Regional
Warga Perbatasan RI-Timor Leste Serahkan Granat Senapan Buatan Belgia ke TNI, Milik Almarhum Sang Ayah

Warga Perbatasan RI-Timor Leste Serahkan Granat Senapan Buatan Belgia ke TNI, Milik Almarhum Sang Ayah

Regional
Ada 3.000 Pemudik 'Curi Start' Sudah Masuk ke Banyumas

Ada 3.000 Pemudik "Curi Start" Sudah Masuk ke Banyumas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X