Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Investasi Bodong di Banyuwangi Bermodal Grup Whatsapp, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Kompas.com - 04/05/2021, 18:09 WIB
Kontributor Banyuwangi, Imam Rosidin,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Polisi menangkap ZS (26) asal Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Jawa Timur, dalam kasus investasi bodong melalui grup Whatsapp.

Dalam kasus ini, tersangka menipu 35 korban dengan kerugian senilai Rp 1 milar.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengatakan, tersangka menjalankan aksinya sejak November 2020 hingga Maret 2021.

Kasus terungkap setelah salah satu korban bernama Inda Dwi (21) melapor ke polisi.

Baca juga: Uang Rp 2,1 Miliar Tertutup Terpal yang Dibawa Mobil di Tol Ngawi Ternyata Dipergunakan untuk Ini

Tawarkan investasi melalui status WhatsApp

Ilustrasi WhatsappShutterstock/Antonio Salaverry Ilustrasi Whatsapp

Awalnya korban melihat status pesan Whatsapp milik pelaku sekitar November 2020.

Dalam unggahan status itu pelaku menawarkan investasi dengan keuntungan dalam waktu singkat.

Pelaku membuka slot investasi dengan modal Rp 100 ribu menjadi Rp 150 ribu dalam lima hari, Rp 200 ribu menjadi Rp 300 ribu dalam enam hari, dan Rp 300 ribu menjadi Rp 450 ribu dalam tujuh hari.

Rupanya korban tertarik dan mulai bertanya-tanya kepada tersangka.

"Member mulai tertarik dan menanyakan bagaimana sistem dan cara bagaimana mengikuti investasi itu," kata Arman melalui keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Detik-detik Perawat Disiram Bensin dan Dibakar oleh Orang Tak Dikenal, Bermula Istirahat di Tempat Kerjanya

Ilustrasi tanda tanyaThinkstock Ilustrasi tanda tanya
Awalnya lancar, lama-lama...

Selanjutnya korban berinvestasi sejak November 2020.

Mulanya pembayaran lancar sesuai yang dijanjikan berlangsung hingga awal Februari 2021.

Setelah itu, pada Maret 2021 pembayaran mulai mandek dan korban baru merasa tertipu.

Ada 11 kloter yang diikuti korban dengan nilai investasi mulai Rp 3,5 juta hingga Rp 7,5 juta. Total uang yang diinvestasikan korban dan tak terbayar sebanyak Rp 45 juta.

Korban lantas melaporkan kasus ini ke Unit Harta Benda Reskrim Polresta Banyuwangi.

Polisi lalu menangkap tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti seperti buku tabungan, uang tunai Rp 45 juta, serta berbagai rekening koran dari tersangka.

Atas perbuatannya, ZS dijerat Pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Wanita Tewas Terpental Saat Gunakan 'Treadmill', Jatuh dari Lantai 3 Tempat Gym

Kronologi Wanita Tewas Terpental Saat Gunakan "Treadmill", Jatuh dari Lantai 3 Tempat Gym

Regional
Diduga Korsleting, Tempat Penggilangan Padi di Cilacap Terbakar

Diduga Korsleting, Tempat Penggilangan Padi di Cilacap Terbakar

Regional
Kisah Unik Haji Indonesia, Gus Addin Tiba-tiba Dibekali 14 Kitab oleh Ulama Besar Arab Saudi

Kisah Unik Haji Indonesia, Gus Addin Tiba-tiba Dibekali 14 Kitab oleh Ulama Besar Arab Saudi

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Pagi Ini, Abu Mengarah ke 5 Desa

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Pagi Ini, Abu Mengarah ke 5 Desa

Regional
Ayah Bunuh Anak di Banten Berubah Tertutup Sejak 6 Bulan Terakhir, Pelaku Sempat Minta Digorok

Ayah Bunuh Anak di Banten Berubah Tertutup Sejak 6 Bulan Terakhir, Pelaku Sempat Minta Digorok

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria | Desertir TNI yang Gabung KKB Ditembak Mati

[POPULER NUSANTARA] Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria | Desertir TNI yang Gabung KKB Ditembak Mati

Regional
Tanggul Rob Tambaklorok Semarang, 'Si Penyelamat' Ekonomi Warga yang Masih Perlu Diperkuat

Tanggul Rob Tambaklorok Semarang, "Si Penyelamat" Ekonomi Warga yang Masih Perlu Diperkuat

Regional
Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Regional
Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Regional
5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

Regional
Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari 'Treadmill'

Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari "Treadmill"

Regional
Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Regional
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Regional
Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Regional
Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com