Antisipasi Kerumunan di Pasar dan Mal, Satpol PP Sukoharjo Giatkan Patroli Pagi hingga Malam

Kompas.com - 04/05/2021, 14:49 WIB
Tim gabungan melakukan sidak dalam patroli penegakan disiplin protokol kesehatan di Pasar Harjodaksino Solo pada pelaksanaan Jateng di Rumah Saja, Sabtu (6/2/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANITim gabungan melakukan sidak dalam patroli penegakan disiplin protokol kesehatan di Pasar Harjodaksino Solo pada pelaksanaan Jateng di Rumah Saja, Sabtu (6/2/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukoharjo terus menggiatkan patroli gabungan untuk mengantisipasi kerumunan di pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan (mal).

Hal tersebut karena aktivitas pengunjung di pasar tradisional dan mal mengalami peningkatan menjelang Lebaran 2021.

"Kita adakan patroli gabungan pagi sampai sore hari. Patroli kita laksanakan secara mobile karena keterbatasan personel," kata Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Viral, Video Pria Mengumpat Pengunjung Mal yang Pakai Masker di Surabaya

Personel yang diterjunkan dalam patroli gabungan ada tiga regu dengan jumlah satu regunya ada 10 orang.

Mereka berpatroli setiap pagi, siang dan malam dengan sasaran pasar tradisional dan pusat perbelanjaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Heru mengatakan, penerapan prokes di pusat perbelanjaan dinilai sudah baik karena setiap pengunjung masuk selalu dicek suhu tubuh, penyediaan tempat cuci tangan atau hand sanitizer dan pakai masker.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan petugas keamanan mal selalu berpatroli untuk mengantisipasi kerumunan pengunjung.

"Mal itu kita anggap prokesnya sudah bagus. Kita terus koordinasi dengan petugas keamanan untuk patroli di ruangan mal atau supermarketnya," kata dia.

Baca juga: Gibran: Jangan Ada Kerumunan, Sanksi bagi Pelanggar Prokes

Menurut Heru, yang menjadi perhatian adalah penerapan prokes di pasar tradisional. Dia menilai masih banyak ditemukan pengunjung berkerumun dan tidak menjaga jarak.

Ada tiga pasar tradisional yang menjadi perhatian Satpol PP karena pengunjung tak prokes, antara lain pasar hewan Tawangsari, Pasar Gawok dan pasar hewan Bekonang, Mojolaban.

"Mereka sudah kita tegur. Tapi setelah petugas pergi, mereka kembali lagi berkerumun. Tapi kita tidak henti-hentinya selalu mengingatkan agar masyarakat selalu mematuhi prokes," kata Heru.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beras Bansos Ditemukan Banyak Kutu, Ini Reaksi Emil Dardak

Beras Bansos Ditemukan Banyak Kutu, Ini Reaksi Emil Dardak

Regional
Wakil Bupati Konawe Sultra Gusli Topan Sabara Meninggal Dunia

Wakil Bupati Konawe Sultra Gusli Topan Sabara Meninggal Dunia

Regional
Bupati Lamongan Perintahkan Camat Data Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Bupati Lamongan Perintahkan Camat Data Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Siswa SMA di Batu, Pimpinan Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Siswa SMA di Batu, Pimpinan Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
230 Vial Vaksin Moderna Tiba, Nakes di Kabupaten Blitar Mulai Disuntik Dosis Ketiga

230 Vial Vaksin Moderna Tiba, Nakes di Kabupaten Blitar Mulai Disuntik Dosis Ketiga

Regional
Kronologi Seorang Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sehari Sebelumnya Tulis Status “RIP” di Medsos

Kronologi Seorang Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sehari Sebelumnya Tulis Status “RIP” di Medsos

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Regional
Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

Regional
Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Regional
Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Regional
BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

Regional
Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Regional
Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X