Kompas.com - 03/05/2021, 21:53 WIB
DIAMBIL SAMPEL--Salah satu pemudik diambil sampel untuk diuji swab antigen di Terminal Giri Adipura Wonogiri. KOMPAS.COM/Dokumentasi Polres WonogiriDIAMBIL SAMPEL--Salah satu pemudik diambil sampel untuk diuji swab antigen di Terminal Giri Adipura Wonogiri.

WONOGIRI, KOMPAS.com-Sebanyak tiga perantau yang mudik ke Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, diketahui terkonfirmasi positif covid-19.

Ketiganya terdeteksi terpapar virus corona setelah Satgas Covid-19 menggelar swab test antigen acak pada penumpang bus di Terminal Giri Adipura Wonogiri dalam tiga hari terakhir.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan ketiga pemudik yang diketahui terpapar virus corona langsung dikarantina di rumah sakit terdekat.

“Sementara ada tiga pemudik yang dilaporkan positif Covid-19. Tetapi saat ini proses tracing, tracking dan treatment terus kami lakukan menjelang dan pasca-Lebaran,” kata Jekek sapaan akrab Joko Sutopo, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (3/5/2021).

Baca juga: 3 Pedagang Meninggal Positif Covid-19, Pasar Tirtomoyo Wonogiri Ditutup 5 Hari

Pemeriksaan acak tidak hanya dilakukan di lingkungan terminal saja.

Satgas Covid-19 juga menggelar uji swab test antigen di tempat-tempat keramaian yang menjadi lokasi berkerumunnya orang seperti pasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi Jekek kebijakan pemerintah melarang mudik tidak perlu diperdebatkan. Pelarangan itu upaya pemerintah agar tidak terjadi ledakan kasus Covid-19.

Untuk itu Pemkab Wonogiri tetap melakukan antisipasi terhadap kondisi yang tidak diharapkan.

Baca juga: 25 Kendaraan Berpelat Nomor Luar Wonogiri Diperiksa, Tak Ada yang Diputar Balik

Semisal walaupun ada pelarangan namun masih ada warga yang mudik ke Wonogiri.

“Untuk itu Pemkab Wonogiri melakukan langkah persuasif dengan menggelar uji swab antigen dan tracing serta treatment. Dari langkah itu ditemukan pemudik yang positif dan langsung dilakukan penindakan,” kata Jekek.

Jekek mengatakan saat ini Satgas Covid-19 masih menelisik kontak erat ketiga pemudik yang terkonfirmasi positif covid-19.

Agar tidak kecolongan di desa, kata Jekek, ia sudah mengumpulkan seluruh kepala desa agar menjadi palang pintu terakhir mengawasi kedatangan pemudik di kampung halaman.

Baca juga: Pemerintah Pusat Larang Mudik, Tiap Hari 2.000 Warga Mudik Awal ke Wonogiri

Seluruh kades diharapkan merangkul tokoh masyarakat, RT dan RW untuk memantau kedatangan pemudik menjelang dan pasca-Lebaran.

“Saya juga minta Kades masif mengumumkan ke warganya agar perantau yang mudik segera memeriksakan di fasilitas kesehatan terdekat untuk memutus mata rantai penularan corona. Jangan sampai pelaku perjalanan sampai menimbulkan klaster baru,” jelas Jekek.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KAI Daop 4 Kembali Operasikan 2 KA Lokal, Penumpang Wajib Vaksin Dosis Pertama

KAI Daop 4 Kembali Operasikan 2 KA Lokal, Penumpang Wajib Vaksin Dosis Pertama

Regional
Senangnya Warga Cilacap Dapat Kaus dari Jokowi

Senangnya Warga Cilacap Dapat Kaus dari Jokowi

Regional
Kasus Perusakan Batu Nisan di Pemakaman Muslim Sukoharjo Berakhir Damai

Kasus Perusakan Batu Nisan di Pemakaman Muslim Sukoharjo Berakhir Damai

Regional
Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah, Disdik Blora Terapkan Kebijakan Tes Antigen Acak kepada Siswa dan Guru

Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah, Disdik Blora Terapkan Kebijakan Tes Antigen Acak kepada Siswa dan Guru

Regional
Kabel Laut Sumatera - Bangka Akan Terhubung, Ini Beragam Manfaatnya

Kabel Laut Sumatera - Bangka Akan Terhubung, Ini Beragam Manfaatnya

Regional
Pemkab Ciamis Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah Gratis

Pemkab Ciamis Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah Gratis

Regional
Sempat Mengapung Pakai Jeriken dan Tenggelam, Syahrul Ditemukan Tewas Sehari Kemudian

Sempat Mengapung Pakai Jeriken dan Tenggelam, Syahrul Ditemukan Tewas Sehari Kemudian

Regional
Sekda Kalsel Ungkap 5 SKPD Lamban Selesaikan Aduan Masyarakat

Sekda Kalsel Ungkap 5 SKPD Lamban Selesaikan Aduan Masyarakat

Regional
Situasi di Kiwirok Tidak Kondusif, Kapolda Papua: Kalau Warga Ingin Dievakuasi, Kita Evakuasi

Situasi di Kiwirok Tidak Kondusif, Kapolda Papua: Kalau Warga Ingin Dievakuasi, Kita Evakuasi

Regional
Kabupaten Sumba Timur Masuk PPKM Level 3 di Inmendagri, Bupati: Diberi Kesempatan Terapkan Level 2, tapi...

Kabupaten Sumba Timur Masuk PPKM Level 3 di Inmendagri, Bupati: Diberi Kesempatan Terapkan Level 2, tapi...

Regional
Pesan Mesra Berujung Prahara, Selingkuhan Istri Dilabrak Suami, lalu Dianiaya secara Sadis

Pesan Mesra Berujung Prahara, Selingkuhan Istri Dilabrak Suami, lalu Dianiaya secara Sadis

Regional
Muncul Klaster Sekolah di Jateng, Wonogiri Belum Pastikan Gelar PTM Terbatas

Muncul Klaster Sekolah di Jateng, Wonogiri Belum Pastikan Gelar PTM Terbatas

Regional
Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago di Batam Diduga Depresi

Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago di Batam Diduga Depresi

Regional
Terlibat Kasus Narkotika, Tiga Peracik Tembakau Sintetis Ditangkap di Bandung

Terlibat Kasus Narkotika, Tiga Peracik Tembakau Sintetis Ditangkap di Bandung

Regional
Ini Penyebab Kura-kura Leher Ular Rote Asal NTT Bisa Sampai ke Luar Negeri

Ini Penyebab Kura-kura Leher Ular Rote Asal NTT Bisa Sampai ke Luar Negeri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.