Uang Rp 2,1 Miliar Tertutup Terpal yang Dibawa Mobil di Tol Ngawi Ternyata Dipergunakan untuk Ini

Kompas.com - 03/05/2021, 16:52 WIB
Viral polisi hentikan mobil yang mengangkut uang tunai Rp 2,1 miliar hanya ditutup terpal dan tanpa pengawalan aparat. repro bidik layar Kompas TVViral polisi hentikan mobil yang mengangkut uang tunai Rp 2,1 miliar hanya ditutup terpal dan tanpa pengawalan aparat.

NGAWI, KOMPAS.com - Video mobil mengangkut uang tunai Rp 2,1 milar dan hanya ditutup terpal di Ngawi, Jawa Timur viral di media sosial.

Sempat diberhentikan oleh petugas, polisi akhirnya melakukan pengawalan terhadap mobil pembawa uang miliaran tersebut.

Baca juga: Mobil Bawa Uang Tunai Rp 2,1 Miliar Ditutup Terpal Akhirnya Dikawal 2 Polisi

Uang untuk hari raya

Ilustrasi uang kertas.(AFP)KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL Ilustrasi uang kertas.(AFP)

Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya menambahkan, mobil yang membawa uang tunai Rp 2,1 miliar diketahui saat anggota Polres Ngawi melakukan penyekatan di jalur exit tol Ngawi pada Jumat (29/04/2021).

Di bagasi mobil berwarna putih tersebut, satgas gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi menemukan uang pecahan dari Rp 5.000, Rp 10.000 hingga Rp 50.000.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ternyata saat dicek jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

Dari keterangan sopir mobil uang tersebut merupakan milik bosnya dari Jakarta untuk dikirim ke Kecamatan Maospati Magetan dan ke Kabupaten Sidoarjo.

"Uang yang dibawa memang untuk penukaran uang kecil untuk hari raya," imbuhnya, Senin (2/5/2021).

Baca juga: Bongkar Jaringan KKB, Kapolda Papua Ingin Tangkap Pelaku Hidup-hidup

 

Ilustrasi Polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi Polisi
Akhirnya dikawal

Kepolisian akhirnya memberikan pengawalan kepada sebuah mobil yang mengangkut uang tunai sebanyak Rp 2,1 miliar itu.

I Wayan Winaya mengatakan, personel kepolisian mengawal mobil minibus hingga perbatasan Ngawi - Madiun.

"Kami bantu pengawalan sampai ke Madiun," ujarnya melalui pesan singkat.

Sebelumnya sebuah mobil mikibus warna putih kedapatan membawa uang Rp 2,1 miliar tanpa pengawalan dari aparat. Uang miliaran yang diletakkan di bagasi tersebut hanya ditutup dengan terpal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Regional
Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Regional
Berkunjung ke Dusun Butuh, 'Nepal van Java' yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Berkunjung ke Dusun Butuh, "Nepal van Java" yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal 'Hantu' Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal "Hantu" Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

Regional
Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Regional
Sejarah Becak Pertama di Yogyakarta, dari Antar Beras hingga Candu

Sejarah Becak Pertama di Yogyakarta, dari Antar Beras hingga Candu

Regional
Seorang Warga Sorong Menyerahkan Senjata Api dan Amunisi kepada TNI

Seorang Warga Sorong Menyerahkan Senjata Api dan Amunisi kepada TNI

Regional
Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Tinggi akibat Banyak Pasien Luar Daerah

Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Tinggi akibat Banyak Pasien Luar Daerah

Regional
Besok, Grobogan Berlakukan Gerakan Satu Hari di Rumah Saja

Besok, Grobogan Berlakukan Gerakan Satu Hari di Rumah Saja

Regional
60 Orang pada Satu Perusahaan di Karawang Positif Covid-19

60 Orang pada Satu Perusahaan di Karawang Positif Covid-19

Regional
Unggah Video Meresahkan soal Covid-19 di Facebook, Warga Jember Diamankan Polisi hingga Minta Maaf

Unggah Video Meresahkan soal Covid-19 di Facebook, Warga Jember Diamankan Polisi hingga Minta Maaf

Regional
Ganjar Kritik Rencana Pemerintah soal Sembako Kena Pajak

Ganjar Kritik Rencana Pemerintah soal Sembako Kena Pajak

Regional
Modus Berikan Pekerjaan, Pria Ini Setubuhi Gadis di Bawah Umur Selama 17 Hari

Modus Berikan Pekerjaan, Pria Ini Setubuhi Gadis di Bawah Umur Selama 17 Hari

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Bupati Jepara Keluarkan Kebijakan Dua Hari di Rumah Saja

Kasus Covid-19 Naik, Bupati Jepara Keluarkan Kebijakan Dua Hari di Rumah Saja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X