Kompas.com - 03/05/2021, 15:35 WIB
Tampak pelaku tengah diperlihatkan kepolisian saat rilis penangkapan di Mapolresta Bandung, Senin (3/5/2021). KOMPAS.com/AGIE PERMADITampak pelaku tengah diperlihatkan kepolisian saat rilis penangkapan di Mapolresta Bandung, Senin (3/5/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial RI (33) nekat menusuk istri sirinya yang berinisial RM (27).

Peristiwa penusukan itu terjadi di Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Maragahayu, Kabupaten Bandung, pada 29 April 2021.

Video penusukan tersebut sempat viral di media sosial.

Baca juga: Diduga Malu karena Sering Buang Air, Seorang Pria Bunuh Diri

Sebab, aksi tersebut dilakukan RI di depan umum.

"Penganiayaan ini cukup viral di media sosial. Pelaku menganiaya korban yang merupakan istri sirinya," ucap Wakapolresta Bandung AKBP Dwi Indra Laksmana di Mapolresta Bandung, Senin (3/5/2021).

Indra mengatakan, penusukan tersebut dipicu oleh rasa cemburu pelaku terhadap korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelaku dengan motif sakit hati, karena cemburu melihat korban yang notabene istri sirinya berboncengan dengan laki-laki lain," ujar Indra.

Baca juga: Gubernur Banten Khawatir Ada Kerumunan seperti di Pasar Tanah Abang

Dalam video yang berdurasi 1 menit 12 detik, tampak pelaku mendatangi korban yang tengah berjalan dengan temannya.

Keduanya cekcok hingga pelaku mengeluarkan benda tajam dan melakukan penganiayaan.

"Di TKP marah-marah pelaku melakukan pemukulan terhadap korban dan mengeluarkan senjata tajam dan menusukkan kepada korban," ucap Indra.

Orang yang merekam perisitiwa itu kemudian lari menjauh dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Korban mengalami luka di perut dan wajah, serta harus dirawat beberapa hari di rumah sakit.

Polisi yang mendapatkan laporan tersebut kemudian melakukan pengecekan dan mendapatkan barang bukti pisau, baju dan celana korban.

 

Polisi kemudian menangkap pelaku yang kabur ke wilayah Garut.

"Pelaku ditangkap di Garut, karena yang bersangkutan melarikan diri ke tempat saudaranya," kata Indra.

Sementara itu, pelaku RI mengakui bahwa penusukan itu dilakukan karena ia sakit hati melihat istrinya yang sudah bersamanya selama 8 tahun, selingkuh dengan pria lain.

"Istri selingkuh di belakang saya, iya enggak hanya sekali, kejadian terakhir kemarin," ujar RI.

Menurut RI, penusukan itu dilakukan secara spontan, karena saat itu dirinya sedang mabuk.

RI dijerat Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiaayan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunakan Bom Saat Tangkap Ikan di Perairan Pulau Komodo, 6 Nelayan NTB Ditangkap

Gunakan Bom Saat Tangkap Ikan di Perairan Pulau Komodo, 6 Nelayan NTB Ditangkap

Regional
Buntut Masalah Pinjol, Pria Ini Bakar Kakak Ipar hingga Lukai Anaknya

Buntut Masalah Pinjol, Pria Ini Bakar Kakak Ipar hingga Lukai Anaknya

Regional
Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Regional
Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 September 2021

Regional
Polisi Ciduk Guru Agama di Nganjuk yang Cabuli Murid-muridnya Sendiri

Polisi Ciduk Guru Agama di Nganjuk yang Cabuli Murid-muridnya Sendiri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 September 2021

Regional
Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Remaja Yatim Piatu Diperkosa lalu Ditinggal di Kebun Sawit Tanpa Busana

Remaja Yatim Piatu Diperkosa lalu Ditinggal di Kebun Sawit Tanpa Busana

Regional
Ekspor Pinang ke Arab Saudi, Petani Hasilkan Rp 84 Juta Setiap Bulan

Ekspor Pinang ke Arab Saudi, Petani Hasilkan Rp 84 Juta Setiap Bulan

Regional
Donasi Pembaca Kompas Ringankan Beban Buruh Gendong di Yogyakarta

Donasi Pembaca Kompas Ringankan Beban Buruh Gendong di Yogyakarta

Regional
Derita Warga Sikka, Harus Naik Turun Bukit Sejauh 4 Kilometer demi Air Bersih

Derita Warga Sikka, Harus Naik Turun Bukit Sejauh 4 Kilometer demi Air Bersih

Regional
Truk Terguling di Kawasan Tambang, Marjuki Tertimbun Pasir Batu yang Diangkutnya Sendiri, Ini Kronologinya

Truk Terguling di Kawasan Tambang, Marjuki Tertimbun Pasir Batu yang Diangkutnya Sendiri, Ini Kronologinya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 September 2021

Regional
Kesal karena Mahar Kawin Rp 15 Juta, Pria Ini Aniaya Calon Istri, Ancam Ceraikan Usai Pernikahan

Kesal karena Mahar Kawin Rp 15 Juta, Pria Ini Aniaya Calon Istri, Ancam Ceraikan Usai Pernikahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.