Terancam Hukuman Mati, Nani Kirim Sate Beracun karena Sakit Hati Target Menikah dengan Orang Lain

Kompas.com - 03/05/2021, 12:06 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pengirim sate ayam yang mengandung racun bernama Nani Apriliani Nurjaman (25) atau NA alias Tika, beralamat KTP di Desa Buniwangi, Kecamatan Palasan, Majalengka, Jawa Barat, terancam hukuman mati. Motif pelaku karena sakit hati.

Dir Reskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satriya mengatakan, motifnya sakit hati karena ternyata targetnya, yakni T, menikah dengan orang lain.

Sempat beredar kabar bahwa target kiriman, yakni T, merupakan polisi. Namun, Burkan tidak menjawab secara gamblang.

"Pernah berhubungan dulu sebelum nikah. Target T sedang kita dalami. (Profesi target) Pegawai negeri," kata Burkan di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021)

Baca juga: Polisi Tangkap Perempuan Pengirim Sate Beracun yang Tewaskan Anak Pengemudi Ojol di Bantul


Menurut dia, rencana pembunuhan sudah direncanakan oleh NA alias Tika. Pemesanan racun sudah beberapa hari sebelumnya. Pemesanan dilakukan melalui online e commerce atau dagang-el.

Racun yang ditaburkan yakni KCn atau kalium sianida. Racun ini yang menyebabkan Naba Faiz Prasetya (10), warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, pada Minggu (25/4/2021).

Polisi menyita beberapa barang bukti, di antaranya helm, sandal, uang tunai Rp 30.000, dan dua sepeda motor.

Tersangka dijerat Pasal 340 KUHP Sub-Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 tentang Perlindungan Anak, dengan hukuman mati atau paling lama 20 tahun penjara. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Buruk di Kepri Sebabkan Laka Laut di Kepri, Telan Korban Jiwa

Cuaca Buruk di Kepri Sebabkan Laka Laut di Kepri, Telan Korban Jiwa

Regional
Suami Istri di Lebak Ditemukan Tewas Dalam Warung, Diduga Dibunuh

Suami Istri di Lebak Ditemukan Tewas Dalam Warung, Diduga Dibunuh

Regional
Jalani Hukuman 6 Bulan Penjara, Wakil Wali Kota Bima Datangi Rutan Raba

Jalani Hukuman 6 Bulan Penjara, Wakil Wali Kota Bima Datangi Rutan Raba

Regional
Dubes Indonesia untuk Myanmar Dirawat di RSUP M Djamil Usai Kecelakaan, Kondisinya Stabil

Dubes Indonesia untuk Myanmar Dirawat di RSUP M Djamil Usai Kecelakaan, Kondisinya Stabil

Regional
Proses Pemberhentian Sekdes Banyuasin yang Diduga Minum Miras Berjalan Lambat, Padahal Kades Janjikan 10 Hari

Proses Pemberhentian Sekdes Banyuasin yang Diduga Minum Miras Berjalan Lambat, Padahal Kades Janjikan 10 Hari

Regional
Anak yang Tenggelam Saat Rekreasi di Pantai Sodong Cilacap Ditemukan Tewas

Anak yang Tenggelam Saat Rekreasi di Pantai Sodong Cilacap Ditemukan Tewas

Regional
Kebakaran di Pelabuhan Tulehu Maluku Tengah, 20 Warung Ludes, Seorang Pedagang Terluka

Kebakaran di Pelabuhan Tulehu Maluku Tengah, 20 Warung Ludes, Seorang Pedagang Terluka

Regional
Angkut Sapi Tanpa Dokumen, Pria Asal NTB Ditangkap Polisi di Manggarai

Angkut Sapi Tanpa Dokumen, Pria Asal NTB Ditangkap Polisi di Manggarai

Regional
3 Pemandu Karaoke di Sunan Kuning Semarang Viral karena Keroyok Rekan Kerja, Korupsi Jadi Motifnya

3 Pemandu Karaoke di Sunan Kuning Semarang Viral karena Keroyok Rekan Kerja, Korupsi Jadi Motifnya

Regional
Jalan Panjang Mencari Keadilan Kasus Pembunuhan Saksi Kasus Korupsi di Semarang

Jalan Panjang Mencari Keadilan Kasus Pembunuhan Saksi Kasus Korupsi di Semarang

Regional
Kisah Sunardi, Penjual Sepatu Bekas sejak 1980-an di Semarang untuk Bertahan Hidup

Kisah Sunardi, Penjual Sepatu Bekas sejak 1980-an di Semarang untuk Bertahan Hidup

Regional
Penimbun BBM Bersubsidi Lintas Kabupaten Ditangkap, Diduga untuk Hilangkan Jejak

Penimbun BBM Bersubsidi Lintas Kabupaten Ditangkap, Diduga untuk Hilangkan Jejak

Regional
Tiga Polisi dan 1 Anggota TNI Jadi Tersangka Pencurian Kabel Telkom di Solo

Tiga Polisi dan 1 Anggota TNI Jadi Tersangka Pencurian Kabel Telkom di Solo

Regional
Anak Laporkan Bapak Kandung ke Polisi karena Pakai Narkoba

Anak Laporkan Bapak Kandung ke Polisi karena Pakai Narkoba

Regional
Dideklarasikan Sebagai Capres 2024 PSI, Ganjar Pranowo: Makasih

Dideklarasikan Sebagai Capres 2024 PSI, Ganjar Pranowo: Makasih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.