Ancam Sebar Foto Bugil, 5 Pria Perkosa Gadis secara Bergilir di Kebun

Kompas.com - 03/05/2021, 12:03 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

GIANYAR, KOMPAS.com - Seorang perempuan yang berprofesi sebagai pekerja swasta di Bali berinisial MA (18) diperkosa 5 orang pria. 

Kelima pria tersebut yakni GA (25), CA (22) PR (41) AAGD (27) dan GNAC (30). Mereka melakukan pemerkosaan kepada korban secara bergantian.

Kasatreskrim Polres Gianyar AKP Laorens Rajamangapul Haselo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/4/2021) pukul 23.30 Wita.

MA sedang berada di sebuah minimarket di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Saat itu, GA dan CA, yang merupakan teman MA datang ke minimarket dan kemudian membawa paksa MA dengan mengendarai sebuah sepeda motor ke sebuah kebun di Ubud.

Baca juga: Viral, Mobil Angkut Uang Tunai Rp 2,1 Miliar Cuma Ditutup Terpal, Tanpa Pengawalan Polisi

Di kebun tersebut, PR, AD, dan GN sedang pesta alkohol. Mereka lalu memaksa MA untuk berhubungan badan secara bergantian.

"Pelaku GA mengancam korban kalau tidak mau berhubungan badan maka foto telanjangnya akan disebarkan ke media sosial. Karena takut, korban akhirnya mau mengikuti keinginan dari pelaku, dan pelaku bersama dengan pelaku yang lainnya menyetubuhi korban secara bergiliran bersama pelaku lain," kata Laorens, saat dihubungi, Senin (3/5/2021).

Tak terima dengan aksi bejat tersebut, MA bersama orangtuanya melaporkan pemerkosaan itu kepada polisi.

Pada Sabtu (1/5/2021), polisi langsung menangkap dua pelaku GA dan CA di rumahnya masing-masing, sedangkan tiga lainya menyerahkan diri ke Polres Gianyar.

Saat ini, lanjut Laorens, MA trauma dengan kasus pemerkosaan tersebut.

"Kondisi korban mulai dari pemeriksaan sampai saat ini masih trauma dengan kejadian tersebut sehingga dalam pemeriksaan didampingi oleh orangtua korban," kata dia.

Polisi juga masih mendalami ancaman pelaku terhadap korban mengenai foto telanjang. Polisi belum menemukan foto yang menjadi ancaman dari tangan para pelaku.

Baca juga: Penampakan Desa Purba di Jember, Ada Ratusan Batuan Zaman Megalitikum

"Masih kami dalami dari pelaku foto yang dimaksud oleh pelaku yang dijadikan bahan ancaman," kata dia.

Atas perbuatan tersebut, para pelaku dijerat dengan Pasal 285 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Foto Nani Pengirim Sate Beracun Menggunakan Daster di Tahanan Viral di Medsos, Ini Penjelasan Kapolsek Bantul

Foto Nani Pengirim Sate Beracun Menggunakan Daster di Tahanan Viral di Medsos, Ini Penjelasan Kapolsek Bantul

Regional
Daftar 15 Titik Penyekatan di Karawang, Berlaku Selama Larangan Mudik 6-17 Mei

Daftar 15 Titik Penyekatan di Karawang, Berlaku Selama Larangan Mudik 6-17 Mei

Regional
Lebaran, Obyek Wisata di Banyumas Tetap Buka, Kuota Pengunjung Dibatasi

Lebaran, Obyek Wisata di Banyumas Tetap Buka, Kuota Pengunjung Dibatasi

Regional
Berawal dari Curhat, Gadis 19 Tahun Malah Dijual Keperawanannya, Dijadikan PSK

Berawal dari Curhat, Gadis 19 Tahun Malah Dijual Keperawanannya, Dijadikan PSK

Regional
Kabupaten Tangerang Tutup Akses bagi Pemudik, 15 Titik Penyekatan Dijaga 24 Jam

Kabupaten Tangerang Tutup Akses bagi Pemudik, 15 Titik Penyekatan Dijaga 24 Jam

Regional
Di Lampung Mudik Lokal Tak Dilarang, Pemudik Tetap Harus Bawa Bukti Negatif Covid-19

Di Lampung Mudik Lokal Tak Dilarang, Pemudik Tetap Harus Bawa Bukti Negatif Covid-19

Regional
Uji Coba Jam Malam di Banjarmasin, Kendaraan Masuk Dialihkan

Uji Coba Jam Malam di Banjarmasin, Kendaraan Masuk Dialihkan

Regional
Berkaca dari Kerumunan Pasar Tanah Abang, Dedi Mulyadi Sarankan Pasar Buka 24 Jam

Berkaca dari Kerumunan Pasar Tanah Abang, Dedi Mulyadi Sarankan Pasar Buka 24 Jam

Regional
Tambang Emas Ilegal di Riau Digerebek, Puluhan Pekerja Tak Berkutik Diamankan

Tambang Emas Ilegal di Riau Digerebek, Puluhan Pekerja Tak Berkutik Diamankan

Regional
Nekat Mudik 6 Mei Dini Hari, Puluhan Pemudik Diputar Balik di Pos Tanjungpura Karawang

Nekat Mudik 6 Mei Dini Hari, Puluhan Pemudik Diputar Balik di Pos Tanjungpura Karawang

Regional
Penjaga Kebun Durian Berkelahi dengan Pencuri, Satu Tewas

Penjaga Kebun Durian Berkelahi dengan Pencuri, Satu Tewas

Regional
Larangan Mudik, Mobil Pelat Luar Kota Diminta Putar Balik di Pintu Suramadu

Larangan Mudik, Mobil Pelat Luar Kota Diminta Putar Balik di Pintu Suramadu

Regional
Cerita Pemudik Motor Pasrah Diputar Balik di Karawang, 'Dua Minggu 2 Kali Antigen, Duit dari Mana?'

Cerita Pemudik Motor Pasrah Diputar Balik di Karawang, "Dua Minggu 2 Kali Antigen, Duit dari Mana?"

Regional
Salatiga Zona Merah, Kadinkes Merasa Bersalah dan Minta Maaf

Salatiga Zona Merah, Kadinkes Merasa Bersalah dan Minta Maaf

Regional
Hari Pertama Larangan Mudik, 6 Travel Gelap dari Jakarta Tujuan Cianjur Diamankan Polisi

Hari Pertama Larangan Mudik, 6 Travel Gelap dari Jakarta Tujuan Cianjur Diamankan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X