Klaster Pernikahan Muncul di Sekadau, 54 Orang Positif Covid-19, 3 Meninggal Dunia

Kompas.com - 03/05/2021, 05:30 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock) ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Muncul klaster baru penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar).

Klaster ini awalnya bermula dari sebuah acara pernikahan di sebuah barak perkebunan kelapa sawit.

Baca juga: Puluhan Santri Klaster Ponpes Pulang, Kontak Erat Tolak Swab dan Pilih Karantina

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan, dalam klaster tersebut setidaknya teridentifikasi ada 54 orang positif Covid-19 dan 3 orang meninggal dunia.

"Muncul klaster penyebaran Covid-19 di acara pernikahan di Kabupaten Sekadau. Sebanyak 54 orang positif, 3 meninggal dunia," kata Harisson kepada wartawan, Minggu (2/5/2021).

Harisson menjelaskan, dari 3 orang yang meninggal dunia, 2 di antaranya merupakan suami istri, warga Tapang Semadak.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Satu orang lainnya dari Gonis Tekam, Sekadau," jelas Harisson.

Harisson menerangkan, klaster itu terungkap setelah diketahui ada salah seorang positif Covid-19.

Baca juga: 10 Hari Diisolasi, Puluhan Santri Klaster Ponpes di Kulon Progo Diperbolehkan Pulang

Setelah dilakukan tracing kontak, yang bersangkutan pernah menghadiri acara pernikahan.

"Pesta pernikahannya dilaksanakan pekan lalu. Setelah dilakukan tracing terhadap semua yang hadir ternyata banyak yang positif," ujar Harisson.

Harisson mengungkapkan, pada hari Minggu, 2 Mei 2021, terdapat tambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 95 orang, dengan 9 di antaranya dirawat di rumah sakit.

Adapun 95 kasus baru tersebut masing-masing berasal dari Kota Pontianak 13 orang, Kabupaten Bengkayang 2 orang, Kabupaten Kayong Utara 3 orang, Kabupaten Mempawah 6 orang, Kabupaten Sambas 2 orang, Kabupaten Sekadau 54 orang dan Kabupaten Melawi 15 orang.

"Kemudian di hari yang sama, ada 73 orang telah dinyatakan sembuh," ungkap Harisson.

Dengan demikian, sejak pandemi Covid-19 terdapat 7.931 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalbar.

Sebanyak 6.901 atau 87,01 persen sembuh dan 46 orang atau 0,58 persen meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Malang Hanya Tersisa Separuh

Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Malang Hanya Tersisa Separuh

Regional
Cerita AS Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Diamankan Polisi karena Dianggap Memprovokasi

Cerita AS Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Diamankan Polisi karena Dianggap Memprovokasi

Regional
10 Orang di Madiun Positif Covid-19, Bermula Satu Warga Sakit Sepulang dari Surabaya

10 Orang di Madiun Positif Covid-19, Bermula Satu Warga Sakit Sepulang dari Surabaya

Regional
Jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 50, Aktivitas Malam Minggu di Makassar Dihentikan

Jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 50, Aktivitas Malam Minggu di Makassar Dihentikan

Regional
Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Regional
Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Regional
Sejumlah Bupati di Jabar ke Bali Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Ini Kata Ridwan Kamil

Sejumlah Bupati di Jabar ke Bali Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Ini Kata Ridwan Kamil

Regional
Kepala Inspektorat Sikka, 2 Staf dan Sopir Positif Rapid Antigen

Kepala Inspektorat Sikka, 2 Staf dan Sopir Positif Rapid Antigen

Regional
Bupati Madiun Berikan Kewenangan Camat dan Kades Larang Hajatan, Ini Penyebabnya

Bupati Madiun Berikan Kewenangan Camat dan Kades Larang Hajatan, Ini Penyebabnya

Regional
Jadi Korban Pelecehan Rektor, Dosen di Jember Kirim Pesan WA Secara Acak: Tolong Saya Pak...

Jadi Korban Pelecehan Rektor, Dosen di Jember Kirim Pesan WA Secara Acak: Tolong Saya Pak...

Regional
Penjelasan Lengkap Duta Besar Timor Leste soal 20 ABK WNI Telantar di Kapal Tanker MT Ocean Star

Penjelasan Lengkap Duta Besar Timor Leste soal 20 ABK WNI Telantar di Kapal Tanker MT Ocean Star

Regional
Tempat Karaoke Diam-diam Buka Saat PPKM, Pengunjung Masuk lewat Pintu Belakang

Tempat Karaoke Diam-diam Buka Saat PPKM, Pengunjung Masuk lewat Pintu Belakang

Regional
Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Ditangkap, Dianggap Cederai Perjuangan Nakes

Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Ditangkap, Dianggap Cederai Perjuangan Nakes

Regional
Dukung Jokowi 3 Periode, Warga NTT Deklarasi Komite Referendum Masa Jabatan Presiden

Dukung Jokowi 3 Periode, Warga NTT Deklarasi Komite Referendum Masa Jabatan Presiden

Regional
BOR Capai 91,34 Persen, Pemkot Semarang Buka RS Darurat Covid-19

BOR Capai 91,34 Persen, Pemkot Semarang Buka RS Darurat Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X