2 Jasad Kembali Ditemukan, Jumlah Korban Longsor PLTA Batang Toru Jadi 5 Orang

Kompas.com - 02/05/2021, 22:26 WIB
Tim SAR Gabungan membawa jasad korban longsor PLTA Batang Toru, yang ditemukan warga di aliran Sungai Batang Toru, Desa Muara Huta Raja, Kecamatan Muara Batang Toru, Tapanuli Selatan, Minggu (2/5/2021). Hingga Minggu, total korban longsor PLTA yang sudah ditemukan sebanyak 5 orang. KOMPAS.COM/ORYZA PASARIBUTim SAR Gabungan membawa jasad korban longsor PLTA Batang Toru, yang ditemukan warga di aliran Sungai Batang Toru, Desa Muara Huta Raja, Kecamatan Muara Batang Toru, Tapanuli Selatan, Minggu (2/5/2021). Hingga Minggu, total korban longsor PLTA yang sudah ditemukan sebanyak 5 orang.

TAPANULI SELATAN, KOMPAS.com - Hingga Minggu (02/05/2021), proses evakuasi dan pencarian korban longsor PLTA Batang Toru terus dilakukan. Dua korban kembali ditemukan dalam keadaan meninggal. 

Kedua korban ditemukan warga jauh dari lokasi kejadian longsor, tepatnya di aliran Sungai Batang Toru, di Dusun Mabang, Desa Muara Huta Raja, Kecamatan Muara Batang Toru, Tapanuli Selatan.

"Benar. Di hari ketiga pencarian, dua korban longsor kembali ditemukan. Dan jenazahnya langsung dibawa ke RSUD Sipirok," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Isnut Siregar, lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Minggu (02/05/2021).

Baca juga: Ibu dan 2 Anak Jadi Korban Longsor di Area PLTA Batang Toru, Dimakamkan Satu Liang

Isnut mengatakan, kedua korban teridentifikasi berjenis kelamin perempuan, dengan identitas Yasmani Halawa (53) dan cucunya Sopiana (12).

"Jadi total korban yang ditemukan pada Minggu, yang menjadi hari ketiga pencarian yaitu sudah 5 korban," ujar Isnut.

Isnut mengatakan, kedua korban sudah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk kemudian dilakukan pemakaman. Jenajah Yasmani Halawa, diserahkan kepada anaknya, dan sudah dimakamkan di pemakaman di Desa Pangurabaan, Sipriok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan jenajah Sopiana, diserahkan kepada ayahnya Adisman Zalukhu (42), dan dibawa ke tempat tinggal mereka di Sigalagala, Sosopan, Kabupaten Padang Lawas.

Baca juga: 12 Orang Tertimbun Longsor di Lokasi Proyek PLTA, Baru 3 yang Ditemukan

Ditemukan warga yang sedang memancing

Kedua korban, ditemukan warga yang sedang memancing di aliran Sungai Batang Toru, di Dusun Mabang, Desa Muara Huta Raja, Kecamatan Muara Batang Toru. Lokasinya berada jauh dari tempat awal kejadian.

Jasad kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh, namun masih bisa dikenali. Diduga hanyut dan terseret arus sungai.

"Dua korban awalnya ditemukan warga yang sedang memancing, dan diduga merupakan korban longsor dari PLTA. Penemuan itu langsung saya kabarkan kepada Bhabinsa," kata Rohim Siregar, perangkat desa setempat.

 

Salah seorang pihak keluarga korban, Junianto Waruwu (26) mengatakan, dia membenarkan kedua korban merupakan ibu dan satu keponakannya.

"Benar, itu ibu dan anak kakak saya. Mereka tinggal di rumah orang tua saya yang berada di dalam area proyek PLTA," ujar Junianto, saat ditemui usai pemakaman ibunya.

Junianto yang merupakan anak kandung Yasmina Halawa (korban yang ditemukan) mengatakan, kelima korban yang sudah ditemukan merupakan keluarganya.

"Mereka semua keluarga saya, ada 10 orang yang tinggal di rumah itu. Dan masih ada 5 lagi yang belum ditemukan, termasuk ayah saya (Anius Waruwu)," kata Junianto.

Junianto menyampaikan, dia berharap kepada semua pihak yang ada agar bisa menemukan seluruh korban yang hilang, termasuk keluarganya.

"Harapan kami kiranya, semua korban bisa segera ditemukan. Dari kami sangat berharap sekali," ujar Junianto.

Diberitakan, bencana longsor terjadi di lokasi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kelurahan Wek I, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (29/4/2021) malam.

Akibat bencana tersebut, dikabarkan satu unit rumah beserta penghuninya dan sejumlah pekerja PLTA tertimbun material longsor.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Tani, Aksi Saling Dorong Warnai Demo Mahasiswa dan Petani Blitar

Peringati Hari Tani, Aksi Saling Dorong Warnai Demo Mahasiswa dan Petani Blitar

Regional
Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Regional
Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Regional
Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Regional
Dinas Pendidikan Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di Gresik

Dinas Pendidikan Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di Gresik

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Regional
Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Regional
Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Regional
Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Regional
Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Regional
Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Regional
'Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan'

"Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan"

Regional
Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Regional
Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.