Razia Balap Liar di Banjarbaru, 5 Remaja Positif Covid-19 Saat Dites

Kompas.com - 02/05/2021, 08:30 WIB
Ilustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona. ShutterstockIlustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona.


BANJARBARU, KOMPAS.com - Sebanyak 11 remaja ditangkap saat melakukan aksi balap liar di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Mereka ditangkap saat petugas dari Polres Banjarbaru menggelar razia balap liar pada Sabtu (1/5/2021) malam.

Razia balap liar itu juga melibatkan petugas dari Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Banjarbaru Iptu Riyanda Putra Utama mengatakan, semua yang ditangkap langsung diperiksa menggunakan tes swab antigen.

Hasilnya, 5 orang dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Pengadaan Diduga Bermasalah, 30 iPad Anggota DPRD Disita Kejaksaan Negeri Banjarbaru

"Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dan melakukan swab antigen kepada 11 remaja tersebut dengan hasil 5 orang dinyatakan positif," kata Riyanda Putra Utama dalam keterangan yang diterima, Minggu (2/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi kemudian menghubungi orangtua masing-masing remaja yang ditangkap.

Para remaja itu langsung didata dan diberi pembinaan sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

Namun, kendaraan yang mereka gunakan untuk balap liar akan tetap disita dan akan ditilang.

"Mengamankan 10 unit roda dua yang diduga melakukan aksi balap liar dan tidak dilengkapi surat kendaraan bermotor. Selanjutnya dilakukan tindakan berupa tilang," kata dia.

Baca juga: Selama Bulan Puasa, Permintaan Janggelan di Magetan Naik 10 Kali Lipat

Selain itu, petugas juga menangkap seorang remaja lainnya yang kedapatan membawa senjata tajam.

Remaja tersebut langsung digelandang ke Mapolres Banjarbaru untuk proses hukum lebih lanjut.

"Seorang yang tertangkap tangan membawa senjata tajam selanjutnya dalam penanganan Satreskrim Polres Banjarbaru," kata Riyanda.

Selama ini, Lapangan Murjani di Banjarbaru memang kerap dijadikan arena balap liar oleh para remaja.

Walaupun sering dirazia petugas, para remaja ini tetap nekat melakukan balap liar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelenggara Hajatan Bingung, Gelar Acara Mantu, Malah Ikut Jadi Korban Keracunan Massal: Enggak Menyangka

Penyelenggara Hajatan Bingung, Gelar Acara Mantu, Malah Ikut Jadi Korban Keracunan Massal: Enggak Menyangka

Regional
Pemkab Bogor Sediakan Layanan Mengurus Perizinan secara 'Drive-thru'

Pemkab Bogor Sediakan Layanan Mengurus Perizinan secara "Drive-thru"

Regional
Diduga Cemburu, Bripka MN Tembak Briptu HT hingga Tewas, Ponsel Istri Disita Penyidik, Ini Penjelasannya

Diduga Cemburu, Bripka MN Tembak Briptu HT hingga Tewas, Ponsel Istri Disita Penyidik, Ini Penjelasannya

Regional
Pemda Targetkan 445 ODGJ di Manggarai Barat Tervaksin

Pemda Targetkan 445 ODGJ di Manggarai Barat Tervaksin

Regional
21 Rumah di Banjarbaru Kalsel Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

21 Rumah di Banjarbaru Kalsel Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Ancam Sebar Foto Bugil Pacarnya, Sudah Dikirim ke Orangtua Korban

Polisi Tangkap Pria yang Ancam Sebar Foto Bugil Pacarnya, Sudah Dikirim ke Orangtua Korban

Regional
Kapal Cepat Tanjungpandan - Pangkalbalam Tambah Frekuensi

Kapal Cepat Tanjungpandan - Pangkalbalam Tambah Frekuensi

Regional
Kampus di Magelang Mulai Kuliah Tatap Muka, Hanya untuk Mahasiswa Tertentu

Kampus di Magelang Mulai Kuliah Tatap Muka, Hanya untuk Mahasiswa Tertentu

Regional
Waspada, 24 Kecamatan di Kabupaten Bandung Rawan Longsor

Waspada, 24 Kecamatan di Kabupaten Bandung Rawan Longsor

Regional
Mengenal Candisari, Desa Tertua di Lamongan yang Ada Sejak 1.000 Tahun Lalu

Mengenal Candisari, Desa Tertua di Lamongan yang Ada Sejak 1.000 Tahun Lalu

Regional
Buntut Meninggalnya Mahasiswa Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Bentuk Tim Evaluasi

Buntut Meninggalnya Mahasiswa Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Bentuk Tim Evaluasi

Regional
Dibantu Pemkab Ngawi Bangun Rumah, Sri Hartuti Akan Lebih Fokus Berantas Buta Huruf

Dibantu Pemkab Ngawi Bangun Rumah, Sri Hartuti Akan Lebih Fokus Berantas Buta Huruf

Regional
Pohon Tua Tumbang dan Menimpa Rumah Warga di Cianjur

Pohon Tua Tumbang dan Menimpa Rumah Warga di Cianjur

Regional
Tanggapan Adik Gus Yaqut soal Pernyataan Kemenag Hadiah Khusus untuk NU

Tanggapan Adik Gus Yaqut soal Pernyataan Kemenag Hadiah Khusus untuk NU

Regional
Educa, Studio Asal Salatiga yang Hasilkan Miliaran Rupiah dari Video Game dan Animasi

Educa, Studio Asal Salatiga yang Hasilkan Miliaran Rupiah dari Video Game dan Animasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.