Mendengar KRI Nanggala-402 Hilang, Kolonel Iwa yang Terbaring Sakit Menangis di Pelukan Kakak

Kompas.com - 01/05/2021, 17:17 WIB
Foto-foto Mantan Komandan Satuan Kapal Selam TNI AL Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwan semasa masih sehat dan bertugas yang kini terbaring sakit di kediamannya Tasikmalaya. Dok. Pelopor Passus Kapal Selam Kolonel Laut (P) Iwa KartiwaFoto-foto Mantan Komandan Satuan Kapal Selam TNI AL Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwan semasa masih sehat dan bertugas yang kini terbaring sakit di kediamannya Tasikmalaya.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa mantan komandan KRI Nanggala-402 langsung menangis di pelukan sang kakak saat mengetahui insiden kapal selam Naggala di perairan utara Bali.

Kondisi Iwa saat ini sulit berbicara dan hanya bisa terbaring lemah di tempat tidurnya.

Hal tersebut diceritakan Purnawirawan Anton Charliya kakak kandung Iwa Kartiwa kepada Kompas.com, Sabtu (1/5/2021).

Iwa adalah adik kelima dari Anton yang tercatat sebagai mantan Kapolda Jawa Barat.

Baca juga: Iwa Kartiwa, Sang Kolonel Penakluk Kapal Selam Indonesia, 26 Tahun Gadaikan Hidup dengan Maut

"Iya, Iwa itu adik kandung saya dan dia juga sebagai salahsatu petugas pelopor kapal selam di Indonesia. Iwa sekarang terbaring sakit dan saat mendengar insiden KRI Nanggala, kami langsung nangis. Namun, mereka sudah tahu risiko pasukan khusus kapal selam itu gadaikan hidupnya dengan maut," jelas Anton

Anton bercerita jika Iwa lulus Akademi Militer Angkatan Laut Tahun 1991. Sepanjang karirnya, Iwa menjadi orang terpilih di pasuan khusus kapal selam Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi selain pernah menjadi komandan Kapal Selam KRI Nanggala 403, Iwa juga pernah menjadi komandan kapal selam milik Indonesia lainnya sampai akhirnya menjabat sebagai Dansatsel (Komandan Satuan Kapal selam) TNI AL," kata Anton.

Baca juga: Iwa Sering Berkata ke Ibu, Kalau Kapal Selam di Indonesia Sudah Berusia Tua

26 tahun mengabdi di kapal selam

KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan Bali.AA/ALEX WIDOJO via DW INDONESIA KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan Bali.
Saat ini, Iwa terbaring lemas dan tak bisa bicara karena terkena radiasi serbuk besi setelah menjalankan tugas di kapal selam selama 26 tahun.

Iwa bersama istri dan tiga anaknya serta mertuanya tinggal di sebuah rumah sederhana di Gang Haji Shaun Jalan Paseh, Kota Tasikmalaya.

Sebelumnya Iwa dan keluarganya tinggal di Surabaya dan pindah ke Tasikmalaya sejak akhir 2019. Terakhir dia mejabat sebagai Komandan Satsel.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

Regional
Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Regional
Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Regional
'Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full'

"Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full"

Regional
Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Regional
Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Regional
Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Regional
Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Regional
Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Regional
Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Regional
Imbau Warga Terpapar Covid-19 Manfaatkan Tempat Isolasi, Bupati Banyuwangi: Terutama yang Punya Komorbid

Imbau Warga Terpapar Covid-19 Manfaatkan Tempat Isolasi, Bupati Banyuwangi: Terutama yang Punya Komorbid

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Hardjono Ponorogo Tutup Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam

Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Hardjono Ponorogo Tutup Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X