Bocah 2 Tahun Tewas Dianiaya Ibu dan Selingkuhannya, Alasannya Dianggap Nakal dan Dikelilingi Roh Jahat

Kompas.com - 30/04/2021, 21:16 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak Shutterstock.comIlustrasi kekerasan pada anak
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Seorang ibu berinisial YN (34) di Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, tega menganiaya anak kandungnya sendiri yang masih berusia dua tahun hingga tewas.

Ironisnya lagi, penganiayaan itu dilakukan bersama dengan pria selingkuhannya berinisial RH (32).

Atas perbuatan yang dilakukan itu, kedua pelaku kini diamankan polisi dan terancam 20 tahun penjara.

Baca juga: Bocah Tewas Dianiaya Ibu dan Selingkuhannya, Korban Dicekoki Cabai Rawit dan Dibanting ke Lantai

Kronologi kejadian

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan itu kedua pelaku mengakui perbuatannya.

Penganiayaan itu dilakukan selama tiga hari, yakni sejak 23-25 April 2021 lalu.

Kepada polisi, YN mengaku menganiaya anaknya karena dianggap nakal atau sering menangis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena merasa kesal itu, korban sering ditampar dan dicubit hingga menyebabkan memar di sekujur tubuhnya.

Tak hanya YN, pria selingkuhannya berinisial RH itu juga melakukan penganiayaan terhadap korban secara tidak manusiawi.

Baca juga: Detik-detik Anak Bunuh Ayah Kandung dengan Sadis, Korban Sempat Berteriak Minta Tolong

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perawat Korban Penganiayaan Langsung Cabut Laporan Saat Melihat Pelaku, Ternyata Ini Penyebabnya

Perawat Korban Penganiayaan Langsung Cabut Laporan Saat Melihat Pelaku, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Juni 2021

Regional
Jadwal Vaksinasi Massal di Lebak, Ini Lokasi dan Syaratnya

Jadwal Vaksinasi Massal di Lebak, Ini Lokasi dan Syaratnya

Regional
Satgas Covid-19 Jatim: Pekan Lalu Hanya Bangkalan, Kini Tambah Ponorogo dan Ngawi Jadi Zona Merah

Satgas Covid-19 Jatim: Pekan Lalu Hanya Bangkalan, Kini Tambah Ponorogo dan Ngawi Jadi Zona Merah

Regional
Diusung PKS di Pilpres 2024, Gubernur NTB: Wajar karena Saya Gubernur, tapi Bukan Berarti GR Pasti Jadi Capres

Diusung PKS di Pilpres 2024, Gubernur NTB: Wajar karena Saya Gubernur, tapi Bukan Berarti GR Pasti Jadi Capres

Regional
Penjelasan Gibran soal Tinggalkan Mobil Dinas di Lokasi Perusakan Makam

Penjelasan Gibran soal Tinggalkan Mobil Dinas di Lokasi Perusakan Makam

Regional
Fakta KKB Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Orang Tewas dan 4 Warga Disandera

Fakta KKB Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Orang Tewas dan 4 Warga Disandera

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara

Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara

Regional
92 Siswa TNI AL di Makassar Terkonfirmasi Covid-19, Semua Isolasi Mandiri

92 Siswa TNI AL di Makassar Terkonfirmasi Covid-19, Semua Isolasi Mandiri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juni 2021

Regional
Cegah Lonjakan Kasus, Asrama Haji Palembang Akan Disiapkan untuk Pasien Covid-19

Cegah Lonjakan Kasus, Asrama Haji Palembang Akan Disiapkan untuk Pasien Covid-19

Regional
Uang Nasabah Hilang Rp 3,2 Miliar, Ternyata Dicuri Mantan Manajer Bank, Begini Modusnya

Uang Nasabah Hilang Rp 3,2 Miliar, Ternyata Dicuri Mantan Manajer Bank, Begini Modusnya

Regional
Kapal Pengangkut Sembako dan Elpiji Terbakar di Pelabuhan Bajoe Bone, 2 ABK Kritis

Kapal Pengangkut Sembako dan Elpiji Terbakar di Pelabuhan Bajoe Bone, 2 ABK Kritis

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juni 2021

Regional
BOR RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Hampir Penuh, 4 Hari Lalu Masih Tersisa Separuh

BOR RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Hampir Penuh, 4 Hari Lalu Masih Tersisa Separuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X