2 Oknum Kades Terciduk "Nge-room" dengan Wanita Pemandu Karaoke, Ini Kata Bupati Pati

Kompas.com - 30/04/2021, 20:54 WIB
Petugas gabungan menggelar razia Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sekaligus penertiban saat Ramadhan di tempat karaoke di wilayah Kabupaten Pati, Jateng, Kamis (29/4/2021) malam. DOKUMEN POLRES PATIPetugas gabungan menggelar razia Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sekaligus penertiban saat Ramadhan di tempat karaoke di wilayah Kabupaten Pati, Jateng, Kamis (29/4/2021) malam.

PATI, KOMPAS.com - Dua oknum Kepala Desa (Kades) terjaring razia petugas gabungan tengah asyik "nge-room" ditemani wanita pemandu lagu di tempat karaoke di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Berdasarkan data Polres Pati, seorang oknum kades di Kecamatan Gabus terciduk penertiban di Kafe Diva Kecamatan Juwana dan seorang oknum kades di Kecamatan Trangkil terciduk di Kafe New Merdeka Kecamatan Pati.

Baca juga: 13 Manusia Karung Terjaring Razia Satpol PP di Kota Semarang

Bupati Pati Haryanto membenarkan perihal tersebut. Menurutnya, kedua kades tersebut terjaring razia Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang digelar Polres Pati dan Satpol PP Pati.

Razia dilakukan dalam rangka penertiban tempat hiburan saat bulan suci Ramadhan.

Haryanto sendiri mengaku geram dengan perilaku kedua kades tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Iya benar. Razia semalam. Dua Kades yang tidak patut dijadikan contoh apalagi ini bulan suci Ramadhan. Sesuai peraturan, kami kenakan sanksi denda dan tentunya terima sanksi moral dari masyarakat," tegas Haryanto saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Terjaring Razia, 10 Pengendara Motor Wajib Ganti Knalpot Bising dengan Knalpot Standar

Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat mengatakan, dalam razia yang digelar pada Kamis (29/4/2021) malam tersebut, diamankan 70 orang selaku pemandu karaoke, pengunjung karaoke dan pengelola karaoke dari lima tempat karaoke yang nekat beroperasi.

Petugas gabungan juga menyita 35 botol minuman keras.

Sesuai Perda Kabupaten Pati, puluhan pelanggar selanjutnya diserahkan ke Satpol PP untuk menjalani rapid antigen serta penindakan.

"Hasilnya negatif semua," kata Arie.

Sekretaris Satpol PP Pati Imam Kartiko menambahkan, usai menjalani rapid antigen, seluruh pelanggar yang terjaring razia itu dikenakan sanksi sesuai peraturan PPKM.

"Pengusaha karaoke kami denda Rp 1 juta. Pengunjung dan pemandu karaoke kami denda masing-masing Rp 100.000. Kemudian ada juga kades yang kami denda Rp 300.000," pungkas Imam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Regional
Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Regional
Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Regional
Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Regional
Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Regional
Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Regional
Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Regional
Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Regional
Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Regional
Sepanjang Juni 2021, 23 Jenazah di Sleman Dimakamkan dengan Prokes Covid-19

Sepanjang Juni 2021, 23 Jenazah di Sleman Dimakamkan dengan Prokes Covid-19

Regional
Gali Pasir Timah pada Malam Hari, 6 Penambang Tertimbun Longsor

Gali Pasir Timah pada Malam Hari, 6 Penambang Tertimbun Longsor

Regional
Tak Tega Anaknya Isoman Sendiri di Rumah, Seorang Ibu Positif Covid-19

Tak Tega Anaknya Isoman Sendiri di Rumah, Seorang Ibu Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X