Terminal Klari Karawang Tutup 6-17 Mei 2021, Tidak Ada Bus Beroperasi

Kompas.com - 30/04/2021, 10:02 WIB
Petugas Dinas Perhubungan Karawang tengah melakukan ramp chek sejumlah bus AKAP di Terminal Klari, Selasa (4/2/2020). KOMPAS.COM/FARIDAPetugas Dinas Perhubungan Karawang tengah melakukan ramp chek sejumlah bus AKAP di Terminal Klari, Selasa (4/2/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub)Kabupaten Karawang akan menghentikan sementara operasional bus angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Klari pada 6-17 Mei 2021.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Ade Safrudin mengatakan, penutupan sementara Terminal Klari berdasar pada Surat Edaran Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 hijriah dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadhan.

"Kami mulai tanggal 6-17 Mei 2021 layanan bus angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Klari untuk sementara ditiadakan dan ditutup," kata Ade dihubungi melalui pesan singkat, Jumat (30/4/2021).

Bersama dengan Dinas Kesehatan Karawang, kata Ade, pihaknya akan mendirikan pos di Terminal Klari.

Ia menyebut jika ada warga yang memaksakan diri untuk mudik dan tidak mematuhi protokol kesehatan, akan dilakukan dilakukan tes rapid antigen dan diminta memutar balik arah kendaraannya.

Baca juga: Kisah Mansur Lolos Penyekatan Perbatasan Bekasi-Karawang, Sebut Pulang Kampung ke Pemalang

Agen bus juga harus tutup layanan

Ade juga mengingatkan agen-agen bus yang diluar Terminal Klari seperti Bunderan Karawang Barat, Bunderan Perumnas dan Jalan Niaga untuk tutup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami mengimbau agen-agen tidak melayani warga yang mudik," ujar Ade.

Di Karawang ada 15 titik penyekatan dengan dua prioritas utama di akses Gerbang Tol Karawang Barat dan Tanjungpura, Karawang.

Selain itu ada lima titik perbatasan Karawang-Bekasi yang bakal dipantau.

Titik-titik itu merupakqn gerbang keluar dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang diterapkan aglomerasi.

Masyarakat di wilayah itu diperbolehkan mudik lokal se-Jabodetabek.

Baca juga: Mudik Lebaran Tak Setertib Tahun Lalu, Bupati Karawang Minta Penyekatan Diperketat



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjadi Lagi, 4 Penjual Kulit Harimau Sumatera Ditangkap di Riau

Terjadi Lagi, 4 Penjual Kulit Harimau Sumatera Ditangkap di Riau

Regional
Dishub DIY Bakal Uji Coba Pemeriksaan Sertifikat Vaksin Bus Pariwisata

Dishub DIY Bakal Uji Coba Pemeriksaan Sertifikat Vaksin Bus Pariwisata

Regional
Sandiaga Siapkan Paket Wisata Nakes, Bentuk Apresiasi dan Genjot Pemulihan Ekonomi

Sandiaga Siapkan Paket Wisata Nakes, Bentuk Apresiasi dan Genjot Pemulihan Ekonomi

Regional
Investasi Fiktif Guru Madrasah Tipu Ratusan Warga Bogor hingga Rp 23 Miliar

Investasi Fiktif Guru Madrasah Tipu Ratusan Warga Bogor hingga Rp 23 Miliar

Regional
Bus Sugeng Rahayu Ringsek Usai Tabrak Truk Kontainer di Kulon Progo, 2 Orang Tewas

Bus Sugeng Rahayu Ringsek Usai Tabrak Truk Kontainer di Kulon Progo, 2 Orang Tewas

Regional
Razia Narkoba di Lapas Tasikmalaya, Petugas Malah Temukan Gunting dan Paku

Razia Narkoba di Lapas Tasikmalaya, Petugas Malah Temukan Gunting dan Paku

Regional
Seorang Pria di Bali Ditangkap Setelah Curi 9 Celana Dalam, Polisi: Dijadikan sebagai Fantasi

Seorang Pria di Bali Ditangkap Setelah Curi 9 Celana Dalam, Polisi: Dijadikan sebagai Fantasi

Regional
'Kiwirok Kosong karena Masyarakat Ketakutan dengan KKB'

"Kiwirok Kosong karena Masyarakat Ketakutan dengan KKB"

Regional
Kapolda Sulteng soal Sisa Anggota MIT: Masih Bersenjata, Masih Banyak Bom

Kapolda Sulteng soal Sisa Anggota MIT: Masih Bersenjata, Masih Banyak Bom

Regional
Curahan Hati Peternak Ayam Petelur: Harga Turun, Kami Tak Bisa Bayar Kredit Bank

Curahan Hati Peternak Ayam Petelur: Harga Turun, Kami Tak Bisa Bayar Kredit Bank

Regional
Tak Bawa SIM, Polisi Ditilang Sesama Polisi Saat Hendak Masuk Kantor

Tak Bawa SIM, Polisi Ditilang Sesama Polisi Saat Hendak Masuk Kantor

Regional
Unjung Rasa Hari Tani Diwarnai Aksi Saling Dorong Mahasiswa dan Polisi

Unjung Rasa Hari Tani Diwarnai Aksi Saling Dorong Mahasiswa dan Polisi

Regional
Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Regional
Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Regional
Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.