KILAS DAERAH

LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

Kompas.com - 29/04/2021, 21:25 WIB
Tangkapan layar unggahan Komisi III DPR RI Muhammad Syafi'i atau Romo Syafi'i di akun Instagram pribadinya @romo.syafii pada Senin (26/4/2021). Dok. Humas Pemerintah Kota MedanTangkapan layar unggahan Komisi III DPR RI Muhammad Syafi'i atau Romo Syafi'i di akun Instagram pribadinya @romo.syafii pada Senin (26/4/2021).

KOMPAS.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Medan menuntut Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk menindak tegas anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Muhammad Syafi'i atau Romo Syafi'i.

LIRA menilai, Romo Syafi'i telah melanggar kode etik dengan menyebut Wali Kota (Walkot) Medan Bobby Nasution ketularan kebiasaan berbohong terkait pencopotan Edwin Effendi dari jabatan sebagai Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Medan.

Adapun pernyataan Romo Syafi'i tersebut disampaikan melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya @romo.safii pada Senin (26/4/2021).

Romo Safi'i dalam unggahannya menulis, “Ternyata Bobby sudah KETULARAN KEBIASAAN BERBOHONG di awal masa jabatannya terkait dengan pencopotan Kadis Kesehatan Medan. Katanya telah mengingatkan berkali-kali soal Covid-19, padahal itu tidak dilakukannya lagi apalagi dia baru saja menjabat sebagai Wali Kota Medan.”

Baca juga: 2 Bulan Menjabat Wali Kota Medan, Bobby Nasution Copot Para Pejabatnya, Siapa Saja?

Lebih lanjut, Romo Safi'i juga menulis, “Sebelum dia jadi Wali Kota Medan, zona orange Kota Medan sedang menuju ke zona hijau, tetapi itu digagalkan Bobby dengan kerumunan masa kampanya Wali Kota Medan (dan) kerumunan di Kesawan setiap malam tanpa prokes (protokol kesehatan).”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perwakilan LIRA Kota Medan, Saman Lubis menegaskan, unggahan Romo Syafi'i tersebut berpotensi mengotori ruang publik karena memunculkan beragam komentar.

“Komentar tersebut, ada yang mengarah pelecehan terhadap Bobby Nasution, juga termasuk pelecehan terhadap Romo sendiri, dan itu juga berpotensi menciptakan kegaduhan pada masyarakat," ucap Saman, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Kamis (29/4/2021).

Menurut Saman, melalui unggahan itu, Romo Syafi'i justru menunjukkan kepada publik bahwa sebagai anggota DPR RI, dirinya terkesan berbicara untuk kepentingan pribadi atau golongan tertentu.

Baca juga: Lurah yang Dicopot Bobby Nasution karena Pungli: Kalau Dikasih Saya Terima, Kalau Enggak, Ya Sudah

Sebagai informasi, Edwin Effendi adalah besan dari Romo Syafi'i. Atas dasar inilah LIRA menilai Romo Syafi'i telah melanggar kode etik karena mengutamakan kepentingan keluarga.

“Hal yang dilakukan Romo Syafi'i itu tergolong membawa kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan tertentu. Tidak dibenarkan dan sudah terang-terangan melanggar kode etik," ujar Wali Kota LIRA.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X